Memiliki kawan dekat memang asyik. Terlebih lagi jika satu frekuensi, punya kesukaan dan hobi yang sama. Betah berlama-lama menghabiskan waktu luang bersama. Memiliki tempat terpercaya untuk berbagi rahasia. Meskipun begitu, ternyata kedekatan tak menjamin persahabatan selalu baik-baik saja.
Ungkapan orang yang paling dekat denganmu berpotensi menjadi musuh bagimu rupanya bukan hanya sekedar isapan jempol belaka. Banyak kita saksikan orang-orang terjangkit rasa iri pada sahabat dekat mereka. Entah karena merasa bahwa sahabatnya selalu lebih unggul dalam segala hal dibandingkan dirinya atau alasan lain.
Hati-hati, sebab terbiasa merasa iri tidak baik untuk kesehatan mental yang bisa berujung pada sakit fisik. Seperti kata bijak yang berbunyi rasa iri ibarat engkau menenggak racun tapi berharap orang lain yang mati (Ali bin Abi Thalib). Mengerikan bukan?
Agar tidak mudah dengki pada orang lain terlebih sahabat kita atau sudah terlanjur terkena virus iri yang sulit hilang mari simak tips berikut.
1. Mendoakan yang Terbaik
Melihat kawan dekat hidupnya lebih beruntung dibandingkan diri sendiri, acap kali menimbulkan kesedihan yang mendalam jika tidak diimbangi dengan rasa syukur atas apa yang telah Tuhan beri.
Sibuk memikirkan mengapa diri kita tidak seberuntung mereka, bukan pilihan bijak. Sebab setiap orang pasti memiliki masalah yang tak selalu diceritakan sekalipun pada orang terdekatnya dengan alasan batas privasi dimana mereka tidak ingin ada yang ikut campur.
Ada rumus paksa, bisa, terbiasa. Paksa diri sendiri untuk selalu mendoakan yang terbaik bagi sahabat meskipun ada kedengkian yang masih menggelayut di hati pada seseorang tersebut. Yakin bisa, setiap hari doakan maka lama-lama akan terbiasa melakukannya. Doa yang baik akan kembali kepada yang mendoakan.
2. Tidak Sering Berpura-pura
Di depan baik di belakang julid. Bermuka dua. Berperan seolah diri sendiri adalah kawan terbaik yang dapat dipercaya, namun kenyataannya menusuk dari belakang. Perbuatan yang sangat menyakitkan.
Berhenti berpura-pura, mulailah untuk merenungkan jika seandainya posisi dibalik. Diri sendiri yang mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan tersebut. Jika tahu dilempar batu terasa sakit maka jangan melempar batu pada orang lain. Tunjukkan rasa simpati dan empati dengan tulus tanpa adanya modus.
3. Membangun Rasa Senang
Saat sahabat dekat kita mendapatkan kebahagiaan, ikutlah bersyukur dan senang. Ucapkan selamat. Bisa juga memberi hadiah kalau perlu. Yakinkan dalam hati suatu saat pasti ada kebahagiaan berlimpah yang juga menghampiri hidup kita.
Bukan larut menyesali keadaan diri. Bersedih hati berkepanjangan. Roda kehidupan selalu berputar. Barangkali kendala yang dialami saat ini merupakan ujian yang perlu ditaklukkan. Tetap tersenyum esok pasti lebih baik.
4. Buang Ucapan Buruk Orang Lain
Salah satu pemicu mengapa rasa dengki menggerogoti hati adalah ucapan orang lain yang sering membanding-bandingkan kita dengan kawan kita.
Pada mulanya hubungan persahabatan yang terjalin sangat harmonis bisa saja hancur hanya karena perilaku buruk orang luar. Sengaja melontarkan kalimat bernada ejekan tentang pencapaian kita yang tak sebanding dengan sahabat kita.
Jangan dengarkan dan buang jauh-jauh kritik yang tak membangun diri kita. Mereka hanya orang-orang yang suka menjatuhkan.
Setiap dari kita memiliki potensi berbeda. Tetap optimis jangan putus asa. Pandai-pandailah memilah ucapan orang lain yang patut untuk didengar.
Mempunyai sahabat sangat menyenangkan. Jangan sampai hubungan yang ada ternodai dengan sifat-sifat yang seharusnya bisa ditiadakan. Sahabat bukan rival untuk bertaruh kalah menang. Bersaing dalam hal positif tentu baik tapi bukan untuk saling iri dengki apalagi berujung menyakiti.
Nah, uraian diatas semoga bermanfaat menghilangkan sifat buruk yang terlanjur menjangkiti hati, yang pada dasarnya menyimpan banyak kebaikan.
Baca Juga
-
Sering Diabaikan! Pentingnya 4 Etika Bertemu Bayi saat Lebaran, Sudah Tahu?
-
Kelewat Baper? Awas 5 Bahaya Mencintai Tokoh Fiksi secara Berlebihan!
-
5 Cara Menyimpan Sayur dan Buah Supaya Tahan Lama, Tertarik Mencoba?
-
Rencana Bertandang ke Ngawi? Wajib Lakukan 4 Hal Ini agar Tidak Menyesal!
-
Terlanjur Terjangkit Crab Mentality, Simak 4 Langkah Tepat Mengatasinya
Artikel Terkait
-
Anti Ribet, Ini 3 Tips Diet Mudah Tanpa Perlu Menghitung Kalori Makanan
-
The Best 5 Oto: Daihatsu Charade Wagub Jabar, Wuling Air ev Keliling Monas, Mitsubishi Triton Sport Edition di Australia
-
Tips Sehat Atasi Keputihan dengan Resep Herbal Ampuh Dokter Zaidul Akbar
-
Kulit Putih Alami, Coba Kosumsi 7 Sayuran Ini
-
Ini 5 Tips jika Pasangan Sulit Terbuka Padamu
Lifestyle
-
TWS Apple AirPods 4: Musik Terasa Lebih Dekat, Lebih Hening, dan Personal
-
OOTD Lebih Maskulin dengan 4 Inspirasi Padu Padan Outerwear ala Wi Ha Joon
-
Perbedaan Apple Watch Ultra 3 dan Series 11 di Era Smartwatch Modern, Ultra atau Elegan?
-
Tahan Banting di Segala Situasi: Miliki 5 Kekuatan Mental Ini Jika Ingin Sulit Dihancurkan
-
Lagi Capek? 6 Lagu BTS Ini Siap Jadi "Booster" Biar Kamu Pantang Menyerah
Terkini
-
LiSA Kembali Isi OST untuk Film Baru The Irregular at Magic High School
-
Dear Writers, Let's Revisweet! Lingkaran Setan Penulis dan Revisi Berdarah
-
Sinopsis Reborn, Drama Fantasi Jepang Terbaru Issei Takahashi di Netflix
-
Bye-bye Polusi! Kisah Inspiratif Pak Zaki yang Pilih Lari 4 KM ke Sekolah Demi Efisiensi Bensin
-
Dimensi Mimpi: Bocah Bertopi Gendut yang Menganggapku Gila