Menghargai pasangan memang harus dilakukan di manapun. Namun satu yang paling penting adalah di depan orangtuanya. Bukan berarti kita harus berpura-pura untuk ini dan itu ketika sedang di depan orangtuanya, hanya saja kita memang berkewajiban untuk melakukannya. Jangan menganggap ini sebuah hal yang rumit. Karena kalau kamu merasa rumit, maka selama ini kamu belum bisa menghargai pasangan dengan baik.
Kamu adalah manusia yang dipilih oleh pasangan, untuk menemani dirinya sepanjang hidup. Sangat wajar apabila pada awalnya, orangtua tidak begitu suka dengan kamu, karena setiap orangtua memang selalu menginginkan yang terbaik untuk anaknya. Tapi, pasanganmu membela dirimu dengan begitu gigih. Setelah kamu mendapatkannya, apakah kamu tidak akan menghargainya terutama di depan orangtua?
Kalau kamu masih cukup bingung untuk melakukannya, maka berikut ini beberapa tips yang bisa kamu terapkan.
1. Menunjukkan kehangatan
Kamu harus menunjukkan kehangatan dalam rumah tangga yang kamu jalani bersama pasangan. Duduk berdekatan, makan bersama, memeluk sesekali, atau hal lainnya yang biasanya akan dilakukan secara natural ketika kamu sayang dengan pasangan.
Hal ini akan menjadikan orangtua memahami kalau anaknya dihargai, kalau rumah tangga anaknya selalu punya cinta yang bertumbuh, tidak mati. Beberapa orang cukup merasa malu untuk mesra-mesraan di depan orangtua, maka kamu bisa melakukan hal-hal yang memang membuat kamu dan pasangan saling merasa nyaman.
2. Membantu pasangan saat sulit
Ketika kamu melihat pasangan sedang repot atau kesulitan, maka kamu harus punya inisiatif untuk membantunya. Tidak peduli tugas siapa yang sedang dia kerjakan, kamu harus punya inisiatif yang cukup membuktikan kalau kamu peduli dengan pasangan.
Beberapa orang cukup menjadi acuh ketika memahami bahwa yang dikerjakan pasangan bukan hal yang bersangkutan dengan dirinya. Padahal, seharusnya kita bisa membuat pasangan merasa dihargai dan dicintai, terutama di depan orangtuanya.
Jangan sampai mertuamu menganggap bahwa kamu adalah menantu yang tidak tahu diri. Bahkan tidak peduli dengan kegiatan berat yang dilakukan oleh pasangan.
3. Memberikan pujian
Jangan malu untuk memuji pasangan ketika ada orangtuanya. Bahkan kamu bisa memberikan pujian dengan cara menceritakan kebaikan-kebaikan pasangan kepada orangtuanya.
Memberikan pujian akan membuat orangtua merasa bahwa anaknya dihargai oleh pasangannya sendiri. Kamu harus melakukan hal itu sebagai sebuah pembuktian. Bahkan, membiasakan diri untuk memuji pasangan memang akan membuat pasangan bahagia dan rumah tangga semakin harmonis, lho!
Jadi, itu dia beberapa hal yang bisa kamu lakukan sebagai bentuk menghargai pasangan di depan orangtuanya. Semoga bermanfaat!
Baca Juga
-
5 Dampak Keuangan yang Tidak Transparan: Bom Waktu dalam Rumah Tangga
-
Rumah Besar, Napas yang Sempit
-
Tepuk Sakinah Viral, Tapi Sudahkah Kita Paham Maknanya?
-
Bertemu Diri Kecil Lewat AI: Percakapan yang Tak Pernah Kita Siapkan
-
Dari Flu hingga Leptospirosis: 8 Penyakit Musim Hujan yang Harus Diwaspadai
Artikel Terkait
-
Jangan Terlalu Sering, Inilah Dampak Buruk dari Berhubungan Intim
-
Coba 5 Posisi Bercinta Malam Ini, Rasakan Sensasi yang Berbeda Dari Pasangan Anda
-
Lakukan 6 Hal Ini jika Kamu Diselingkuhi Pasangan, Jangan Ragu Nangis Sepuasnya!
-
8 Tips Aman Cari Pasangan lewat Dating Apps, Ladies.. Perhatikan Hal-hal Ini
-
3 Kebiasaan yang Bisa Membuat Pasangan Merasa Lelah, Cepat Dihilangkan!
Lifestyle
-
4 Rekomendasi Day Cream Vitamin C untuk Kulit Cerah Seharian, Bye Kusam!
-
4 Ide Styling Outerwear ala Yeosang ATEEZ untuk OOTD Simpel tapi Kece!
-
4 Rekomendasi HP dengan Memori Internal 1 TB 2026, Leluasa Menyimpan File Besar dan Aplikasi Berat
-
Infinix Note 60 Pro Siap Meluncur ke Indonesia, Usung Desain Mirip iPhone 17 Pro
-
Vivo India Umumkan iQOO 15R Debut 24 Februari 2026, Usung Sensor Kamera Sony LYT-700V 50 MP
Terkini
-
Review Kambing dan Hujan: Saat Perbedaan Rakaat Salat Menjadi Ujian Cinta
-
Heboh! Pemain Diaspora ke Liga Indonesia Demi AFF Cup? PSSI Buka Suara
-
Review Panor 2: Film Ilmu Hitam Thailand dengan Adegan Gore yang Intens
-
Luka-luka yang Tidak Mudah Diobati
-
Fenomena Cut Off Orang Tua: Self-Love atau Batasan yang Terlambat Dibuat?