Generasi sandwich atau generasi yang menanggung hidup generasi di atasnya atau orang tua dan generasi di bawahnya misalnya adik, sering menjadi bahan pembicaraan belakangan ini. Terutama di media sosial, banyak yang berbicara mengenai generasi sandwich.
Banyak orang yang mau tidak mau harus menanggung hidup sebagai generasi sandwich. Hal ini tentu bukan karena keinginannya sendiri, melainkan karena keadaan yang tidak bisa diatur olehnya. Tidak jarang kita bisa menemukan generasi sandwich di sekitar kita. Barangkali, kita akan berpacaran dengan generasi sandwich.
Berpacaran dengan generasi sandwich memiliki tantangan tersendiri yang harus dihadapi. Hal ini karena banyaknya tanggungan yang diemban oleh pacar kita. Hal ini tentu sangat berpengaruh pada hubungan kita.
Berikut ini adalah 4 risiko berpacaran dengan generasi sandwich.
1. Kurang Waktu Bersama
Generasi sandwich umumnya selalu sibuk bekerja. Selain pekerjaan utama, mereka juga biasanya memiliki pekerjaan lain atau sampingan. Hal ini dilakukan tentu saja agar bisa memenuhi kebutuhannya sendiri dan kebutuhan keluarga.
Hal ini tentu sangat berpengaruh pada intensitas pertemuan. Kita mungkin akan jarang melakukan pertemuan apalagi menghabiskan waktu bersama. Dibanding menghabiskan waktu untuk berpacaran, mungkin pikirnya lebih baik untuk bekerja.
2. Tidak Menjadi Prioritas
Karena tanggungan yang dimiliki dan berbagai kebutuhan yang harus dipenuhi, maka prioritas utama para generasi sandwich kebanyakan adalah uang atau pendapatan. Pokoknya bagaimanapun caranya harus bisa mendapat uang sebanyak mungkin untuk memenuhi kebutuhan. Alhasil, pacarnya tidak menjadi prioritas dan tidak terlalu diutamakan.
3. Jarang Mendapat Hadiah
Karena kebutuhan yang banyak, apalagi jika pemasukan tidak begitu banyak, maka uang yang didapat sebagian besar harus diperuntukkan pada kebutuhan yang penting saja. Akibatnya kita harus rela jika jarang mendapat hadiah dari pacar kita yang generasi sandwich.
4. Sulit Berlanjut ke Jenjang Pernikahan
Jika kita sudah cocok dengan pacar kita, maka kita mungkin ingin melanjutkan hubungan ke jenjang yang lebih serius yaitu pernikahan. Namun jika pacar kita adalah generasi sandwich, mungkin tidak semudah itu kita lakukan. Hal ini karena lebih banyak pertimbangan. Misalnya sekolah adik yang belum selesai, dan lain sebagainya.
Demikian 4 risiko yang harus kita tanggung jika berpacaran dengan generasi sandwich.
Tag
Baca Juga
-
Viral Isi Minyakita Hanya 750 ML, Bagaimana Hukumnya dalam Islam?
-
Mobil Terendam Banjir? Cegah Kerusakan dengan 5 Tips ini
-
Bapak Presiden, Buzzer adalah Musuh Besar Pendidikan Kita
-
Juara eAsian Cup, Berikut ini Profil 3 Pemain Timnas eFootball Indonesia
-
Cetak Sejarah, Indonesia Sukses Jadi Juara AFC eAsian Cup Qatar!
Artikel Terkait
-
Seusai Ngaku Jadi Selingkuhan Ridwan Kamil, Lisa Mariana Pamer Sejuta Follower
-
Heboh Nicholas Saputra Bikin Ketupat, Cincin di Jari Manis Jadi Sorotan
-
Ritual Leluhur Berujung Tragis: Pria Ini Diduga Picu Kebakaran Hutan Terburuk dalam Sejarah Korsel
-
Anaknya Anggota Dewan, Venna Melinda Harap Verrell Bramasta Temukan Pasangan yang Salihah
-
Kode Keras! Prilly Latuconsina Baru Mau Pakai Baju Lebaran Kembar dengan Omara Usai Resmi Menikah
Lifestyle
-
4 Ide Outfit Nyaman ala Kim Seon Ho, Simple dan Effortless Chic!
-
4 Facial Wash dengan Kandungan Probiotik, Jaga Keseimbangan Skin Barrier!
-
Selain Donatur Dilarang Ngatur: Apakah Pria Harus Kaya untuk Dicintai?
-
Lebih Bahagia dengan Cara Sederhana: Mulai dari Micro-Moments of Happiness
-
Koreksi Diri, 3 Hal Ini Membuat Kita Terjebak dalam Pilihan Salah
Terkini
-
Perjalanan Menemukan Kebahagiaan dalam Ulasan Novel The Burnout
-
Kandaskan CAHN FC, PSM Makassar Lanjutkan Hegemoni Persepakbolaan Indonesia atas Vietnam
-
Review The Dreaming Boy is a Realist: Ketika Jaga Jarak Justru Bikin Baper
-
3 Rekomendasi Anime yang Cocok Ditonton Penggemar Solo Leveling
-
Kode Redeem Genshin Impact Hari Ini, Hadirkan Hadiah Menarik dan Seru