Kehidupan sosial tidak pernah lepas dari perasaan senang, sedih dan kesal, sama halnya bagi para mahasiswa yang sedang menempuh kuliah di perantauan. Termasuk ketika mahasiswa tinggal bersama atau mengontrak sebuah rumah bersama. Pasti selalu saja ada hal-hal yang menyebalkan yang kerap kali dirasakan mereka. Misalnya, beberapa hal menyebalkan berikut ini.
1. Kesal, ketika ada yang jorok
Jangan kaget, sudah menjadi rahasia umum jika tidak semua mahasiswa mampu menerapkan kebersihan pada diri dan lingkungan sekitarnya. Maka tidak heran, jika ada saja penghuni rumah yang menumpuk cucian kotornya, atau tidak langsung mencuci peralatan makannya setelah selesai makan. Ketika diingatkan, alasannya sibuk dengan tugas kuliah.
2. Terpaksa harus menombok karena ada teman yang telat bayar iuran
Kemampuan ekonomi setiap mahasiswa pasti berbeda, tanggal atau jadwal kirim uang dari orang tua juga bisa jadi berbeda. Mau gimana lagi, memang harus ada yang berkorban.
3. Jadwal piket bersih-bersih tidak pernah konsisten
Kegiatan bersih-bersih seringkali hanya menjadi wacana semata. Selain karena kesibukan aktivitas kuliah yang berbeda-beda untuk tiap mahasiswa, juga biasanya ada saja yang mager. Bahkan, ada yang mendadak harus mudik ketika jadwal piketnya tiba. Jadi, tidak heran jika kebersihan dalam rumah pasti terabaikan.
4. Ketika ada yang meminjam barang tanpa izin
Nah, hal menyebalkan yang terakhir ini yang paling membahayakan. Dampaknya bukan hanya bagi pihak yang dipinjami, tapi juga untuk orang yang meminjam barang tanpa izin. Pemilik barang akan kesulitan menemukan barangnya ketika sewaktu-waktu membutuhkan barang tersebut. Sedangkan untuk orang yang meminjam barang tanpa izin, tidak menutup kemungkinan akan menjadi orang yang susah di[percaya oleh teman-teman lainnya yang tinggal serumah.
Nah, itulah 4 hal menyebalkan yang sering mahasiswa rasakan ketika mengontrak rumah bersama. Keempat hal tersebut memang bagian dari risiko ketika memutuskan untuk mengontrak bersama. Namun, di sisi lain ada banyak pengalaman menyenangkan yang dirasakan selama tinggal bersama teman-teman dalam satu atap. Kamu pernah mengalaminya?
Video yang mungkin Anda lewatkan.
Baca Juga
-
Hari Buruh Internasional: Seruan Perubahan untuk Dunia Kerja
-
Buka Kembali Kenangan Lama Lewat Google Maps dan Earth
-
Belajar Jadi Seru: 7 Cara Pilih Aplikasi AI yang Cocok untuk Anak
-
Chatbot vs Agen AI: Kenali Perbedaannya sebelum Memilih
-
Tren Masa Depan AI Action Figure: Mainan dengan Kecerdasan Buatan
Artikel Terkait
-
EHEF 2026 Resmi Digelar di UGM, Hadirkan 90 Kampus Eropa dan 1.000 Beasiswa
-
Geger Mahasiswa Gadungan di Acara Sumpah Pemuda, Polisi Janji Usut: Siapa Terlibat Bakal Disanksi
-
Ulasan Do You Like Brahms?: Jatuh Bangun Mahasiswa Musik Mengejar Mimpi
-
Dari Isi Piring hingga Obat, Politik Mengatur Kehidupan Kita Sehari-hari
-
MIND ID Tampilkan Peran Mineral bagi Kehidupan dalam Ajang Minerba Convex 2026
Lifestyle
-
Bye Bibir Kering! Ini 5 Lip Balm Madu yang Ampuh Melembapkan
-
4 Serum Korea Berbahan Rice Extract, Rahasia Wajah Tampak Glowing dan Mulus
-
3 Body Serum Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Kusam dalam 7 Hari
-
4 Pelembap Beta Glucan Jaga Skin Barrier dan Kulit Lembap, Cuma Rp80 Ribuan
-
5 Rekomendasi Shampoo Affordable untuk Rambut Kering dan Sulit Diatur
Terkini
-
Ulasan Cerpen Senyum Karyamin: Ironi Kemiskinan dan Kritik Ahmad Tohari
-
Review Dive into You: Komedi Romantis dengan Premis Pertukaran Jiwa
-
Trend Renting Generation: Gaya Hidup Serba Nyewa, Solusi atau Jebakan?
-
Sinopsis 'One Year to Live, Buy a Man', Film Romcom Shibasaki Ko di Netflix
-
November Rain Guns N' Roses: Kenangan, Cinta, dan Kehilangan