Perasaan memang tidak ada yang kekal abadi begitu pula dengan kebahagiaan, adakalanya kesedihan yang datang menghampiri diri. Apapun penyebab dari kesedihan itu, bertahan lah dan kuatkan diri bahwa hari esok akan lebih baik lagi. Akan selalu ada pelajaran di setiap kesedihan, kelola perasaan tersebut dengan baik maka kamu akan tahu apa pelajaran yang bisa diambil dari kesedihan itu.
Berikut 5 tips mengelola perasaan sedih agar kamu menjadi lebih kuat untuk menghadapi segala rintangan yang ada di depan.
1. Yakinkan diri bahwa kesedihan adalah hal yang normal
Jika kamu sedang merasa sedih stop lakukan penolakan dengan berpura-pura semuanya sedang baik-baik saja. Tanamkan dalam diri kamu bahwa kesedihan adalah hal wajar yang dirasakan semua orang. Menangislah jika memang hal itu bisa mengurangi rasa sedih itu. Bahkan ada lebih banyak orang di luar sana yang mungkin saja tengah merasakan hal yang sama denganmu.
2. Temukan waktu dan kegiatan yang tepat untuk mengekspresikan emosi
Menghilangkan kesedihan memang butuh waktu dan proses yang tidak sebentar. Kamu dapat melakukan kegiatan-kegiatan yang disukai untuk meredakan rasa sedih di hati, seperti menyanyi; pergi ke suatu tempat; atau bahkan memakan makanan kesukaan. Semua itu bertujuan untuk mengembalikan mood bahagia kamu dan agar kamu dapat melupakan kesedihan yang tengah dirasakan.
3. Berbagi cerita dengan orang lain
Memendam sendiri kesedihan adalah hal yang sangat tidak baik, maka berbagilah cerita dengan orang terdekat. Kamu juga bisa meminta solusi atas kesedihan yang sedang kamu rasakan. Ingatlah masih banyak orang diluar sana yang peduli pada keadaanmu, maka bercerita lah dan tidak perlu untuk dipendam sendiri.
4. Jauhkan diri dari hal-hal berbahaya
Saat kesedihan tengah melanda seseorang biasanya merasa bahwa apa yang dilakukannya sudah tidak berguna lagi, padahal semua statement itu adalah salah. Tidak ada kesedihan yang abadi begitu pula dengan kebahagiaan, akan selalu ada harapan bagi mereka yang terus mau berjuang. Maka dari itu jangan pernah sesekali mendekati hal-hal yang bisa membahayakan diri sendiri saat tengah bersedih.
5. Pergi ke profesional
Jika semua sudah dilakukan namun kesedihan tak kunjung mereda, pergilah ke orang yang lebih profesional seperti psikolog atau psikiater. Di sana kamu akan mendapat arahan lebih lanjut mengenai bagaimana memanajemen kesedihan yang tengah dirasakan. Dengan penanganan yang tepat juga akan menjauhkanmu dari hal-hal berbahaya yang mungkin saja kamu lakukan di luar kendali.
Itulah tadi 5 tips mengelola kesedihan dengan tepat. Perlu diingat kembali bahwa hidup adalah silih berganti, tidak ada yang abadi begitu pula dengan kesedihan, selalu ada kebahagiaan untuk mereka yang mau berjuang.
Video yang mungkin Anda lewatkan.
Baca Juga
-
Ramai Dibicarakan, Apa Sebenarnya Intrusive Thoughts?
-
Menjamurnya Bahasa 'Gado-Gado' Sama dengan Memudarnya Jati Diri Bangsa?
-
7 Tips Efektif Menjaga Hubungan agar Tetap Harmonis saat Pacar PMS, Cowok Wajib Tahu!
-
Sering Merasa Lelah Akhir-akhir Ini? 5 Hal ini Bisa Jadi Penyebabnya
-
Kuliah sambil Healing, 2 Universitas Negeri Terbaik di Malang Versi THE WUR 2023
Artikel Terkait
-
Cara Memilih Bedak untuk Usia 40-an, Ini 5 Produk yang Bisa Samarkan Kerutan
-
Rahasia Puasa Tetap Kenyang Lebih Lama Tanpa Loyo, Ini Pendamping Sahur yang Tepat
-
Apakah Sepeda Listrik Boleh Dicuci? Simak Tips yang Tepat!
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Ubah Hobi Jadi Cuan: Tips Mendapatkan Penghasilan Tambahan dari Rumah
Lifestyle
-
Anti Ribet! 4 Ide OOTD Minimalis ala Wonyoung IVE yang Super Effortless
-
4 Toner Korea Heartleaf Penyelamat Atasi Redness dan Jerawat Kulit Sensitif
-
Biar Makin Stunning di Momen Imlek, Ini 5 Lipstik Merah yang Layak Dicoba
-
Pulau Lengkuas Belitung Surga Tropis Dengan Mercusuar Bersejarah
-
4 Mix & Match OOTD Minimalis ala Chanyeol EXO, Buat Daily Look Lebih Keren!
Terkini
-
Kreativitas Siswa Tumbuh Lewat Inkuiri Kolaboratif di SMAN 4 Yogyakarta
-
Ulasan Film Unbroken: Perjuangan Atlet Olimpiade Bertahan Hidup dalam Perang Dunia II
-
Ketika Lembaga Keuangan Ikut-ikutan Baper
-
Penghuni Lantai Dua Kampus
-
Festival Musik dan Komodifikasi Ruang Publik: Mengapa Harga Tiket Kian Mahal?