Menjelang Iduladha, kebutuhan masyarakat terhadap hewan kurban biasanya meningkat cukup tajam.
Karena itu, penting bagi masyarakat untuk memahami cara memilih hewan kurban yang sehat, layak, dan sesuai syariat agar ibadah yang dijalankan sah serta memberikan manfaat maksimal.
Kementerian Pertanian juga mengimbau masyarakat agar lebih teliti saat memilih hewan kurban.
Tidak hanya memperhatikan ukuran atau harga, kondisi kesehatan dan kelayakan hewan juga menjadi faktor utama yang wajib diperhatikan.
Melansir dari laman Kementerian Pertanian Republik Indonesia dan BAZNAS, berikut enam tips memilih hewan kurban yang baik dan sesuai syariat Islam.
1. Pastikan Hewan Kurban yang Sesuai
Dalam Islam, hewan yang diperbolehkan untuk kurban adalah hewan ternak seperti kambing, domba, sapi, kerbau, dan unta.
Hewan-hewan tersebut memang telah ditetapkan sebagai hewan yang sah untuk ibadah kurban.
Karena itu, masyarakat perlu memastikan hewan yang dibeli benar-benar berasal dari jenis ternak yang diperbolehkan.
Selain sesuai syariat, hewan ternak juga umumnya telah melalui proses pemeliharaan khusus sehingga lebih layak untuk dikurbankan.
2. Pilih Hewan yang Cukup Umur
Usia hewan kurban menjadi salah satu syarat penting yang harus dipenuhi.
Kambing dan domba minimal berusia satu tahun, sedangkan sapi atau kerbau minimal berusia dua tahun.
Cara paling mudah mengetahui umur hewan adalah melalui catatan kelahiran ternak dari pemilik.
Selain itu, usia hewan juga bisa dicek melalui kondisi giginya, yakni ketika dua gigi susu bagian depan sudah tanggal dan digantikan gigi tetap.
3. Pastikan Hewan dalam Kondisi Sehat
Hewan kurban wajib berada dalam kondisi sehat dan tidak menunjukkan tanda-tanda penyakit.
Beberapa ciri hewan sehat di antaranya mata terlihat cerah, bulu bersih dan mengilap, nafsu makan baik, serta gerakannya lincah.
Calon pembeli juga perlu memperhatikan apakah ada tanda-tanda penyakit seperti diare, lemas, cairan berlebih dari hidung atau mulut, hingga bulu kusam.
Jika memungkinkan, mintalah Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) sebagai bukti hewan telah diperiksa kesehatannya.
4. Hindari Hewan yang Cacat
Hewan kurban tidak boleh memiliki cacat fisik yang jelas. Misalnya buta sebelah, pincang, sakit parah, atau bagian tubuh tertentu terpotong secara signifikan.
Dalam syariat Islam, hewan dengan kondisi cacat berat tidak sah dijadikan hewan kurban. Karena itu, penting untuk memeriksa kondisi tubuh hewan secara menyeluruh sebelum membelinya.
5. Pilih Hewan yang Gemuk dan Tidak Kurus
Kondisi fisik hewan juga perlu menjadi perhatian utama. Pilihlah hewan yang memiliki tubuh berisi, nafsu makan baik, serta terlihat aktif dan sehat.
Hewan yang terlalu kurus biasanya menandakan adanya masalah kesehatan atau kurang perawatan. Hewan yang sehat dan gemuk juga menghasilkan kualitas daging yang lebih baik.
Selain itu, hewan kurban sebaiknya jantan dengan tetap memperhatikan beberapa aspek seperti tidak dikebiri dan buah zakar lengkap dengan bentuk dan letak yang simetris.
6. Beli di Tempat Penjualan Resmi dan Bersih
Lokasi membeli hewan kurban juga tidak kalah penting untuk diperhatikan. Sebaiknya pilih tempat penjualan resmi atau peternak terpercaya yang mendapat pengawasan dari dinas terkait.
Hindari membeli hewan yang dipelihara di area dekat tempat pembuangan sampah atau lingkungan kotor.
Lingkungan yang bersih dan jauh dari polusi dapat membantu menjaga kesehatan hewan serta mengurangi risiko hewan terpapar zat berbahaya.
Dengan memperhatikan berbagai hal tersebut, masyarakat diharapkan dapat memilih hewan kurban yang terbaik.
Jangan sampai niat ibadah kita untuk berkurban harus terhalang karena hewan kurban yang dipilih tak sesuai dengan syariat.
Baca Juga
-
7 Film Netflix yang Wajib Kamu Tonton Mei 2026: Awas, Ada yang Bikin Susah Tidur!
-
Terungkap! Motif Armor Toreador Lakukan KDRT ke Cut Intan Nabila, Polisi Dalami Kasus
-
Video Detik-detik Penangkapan Armor Toreador Usai Viral Lakukan KDRT pada Cut Intan Nabila
-
Armor Toreador Terlilit Utang Miliaran Rupiah, Alvin Faiz Jadi Korban
-
Kartika Putri Murka Disebut Hijrah karena Takut Ketahuan Prostitusi: Fitnahan Terkejam!
Artikel Terkait
-
Benarkah Orang yang Belum Akikah Tidak Boleh Kurban? Ini Ketentuannya
-
Kurban Kambing Bisa untuk Berapa Orang? Ini Ketentuannya
-
Apakah Hewan Kurban Boleh Betina? Ini Ketentuannya dalam Islam
-
5 Cara Memilih Hewan Kurban dan Daging Kurban yang Layak Dikonsumsi Saat Idul Adha
-
Hukum Menjual Daging Kurban Menurut Syariat Islam bagi Pekurban dan Penerima
Lifestyle
-
4 Sheet Mask Mengandung Soybean untuk Atasi Kulit Kering dan Kusam
-
5 Sheet Mask Premium Mulai Rp100 Ribuan untuk Wajah Glowing Tanpa Treatment
-
5 Cleansing Oil Korea untuk Kulit Sensitif yang Lembut dan Anti Iritasi
-
Jam Tangan Casio AQ-240 Resmi Meluncur: Desain Vintage, Harga Bersahabat
-
Dari Murah ke Flagship, Ini 8 Tablet Xiaomi Terbaik 2026
Terkini
-
4 Hal Menarik di MotoGP Prancis 2026: Jorge Martin Tampil Sempurna!
-
Ambisi, Dendam, dan Pengkhianatan dalam Novel Rencana Paling Sempurna
-
Seni Mengelola Hati di Era yang Penuh Curiga: Membaca Dalam Dekapan Ukhuwah
-
Pink Tax Adalah Bentuk Diskriminasi yang Dijual Lewat Produk Perempuan
-
Rilis Tracklist, aespa Gandeng G-Dragon di Album Penuh Kedua 'LEMONADE'