Konsisten, satu kata sederhana yang sangat sulit proses perwujudannya. Bisa dibilang konsisten ini adalah kunci dari kesuksesan. Hal sulit apapun yang ingin kita raih bisa terwujud kalau kita melakukannya perlahan-lahan namun secara konsisten setiap hari.
Ada banyak sekali tips atau cara-cara agar bisa membangun konsistensi dalam diri kita, tapi ada baiknya kita membersihkan jiwa dan raga kita dari hal-hal yang membuat kita sulit membentuk rasa tanggung jawab untuk menjadi konsisten. Berikut ini tiga jenis alasan sederhana yang bisa menghambat diri kita untuk menjadi konsisten.
1. Terlalu Sering Mengintip Progres
Anggap tujuanmu adalah untuk menjadi orang yang lebih kurus dan memiliki berat badan yang ideal. Yang kamu lakukan sehari-hari adalah berolahraga dan mengatur pola makan. Selain itu, kamu juga menimbang berat badanmu setiap hari untuk memastikan kalau apa yang kamu lakukan hari ini membuahkan hasil.
Namun, karena hasil yang terbilang sangat sedikit bahkan seringkali tidak nampak setiap hari, kamu menjadi muak dan memutuskan untuk berhenti melakukan diet dan olahraga. Padahal berhenti melakukan suatu usaha tidak akan mempercepat sebuah progres yang kamu harapakan.
Jadi dari pada membuat dirimu kecewa dengan progres yang tidak memuaskan setiap hari, lebih baik cek kemajuanmu dalam waktu yang berkala. Misalnya setiap bulan atau bahkan setiap tahun.
2. Pola Pikir yang Perfeksionis
Ketika kita baru memulai suatu perjalanan untuk meraih tujuan, biasanya kita melakukannya dengan waktu dan energi yang sempurna di hari itu. Tapi, hari-hari lain belum tentu berjalan sama sempurnanya seperti hari pertama.
BACA JUGA: Wajah Lionel Messi Bakal Terpampang di Mata Uang Argentina
Kamu tidak perlu selalu menantikan hari-hari sempurna itu untuk melakukan kegiatan yang seharusnya kamu lakukan. Lakukan saja meskipun tidak sempurna. Konsisten itu bukan tentang kesempurnaan.
3. Memberi Jeda Lebih Dari Satu Kali
Hari-hari yang tidak sempurna terkadang membuatmu mengurangi bahkan absen dari melakukan kegiatan meraih tujuanmu. Kamu bisa membiarkan dirimu beristirahat di hari itu tapi tidak dengan hari selanjutnya.
Akan sulit untuk membangun kembali konsistensi ketika kamu sudah berhenti lebih dari sekali. Kalau kamu berhenti hari ini, lakukan lagi besok bagaimanapun caranya meski hanya sedikit saja.
Itulah tiga alasan yang bisa membuat kita sulit raih konsistensi. Kamu suka melakukan tiga hal di atas? Yuk, hilangkan kebiasaan-kebiasaan itu agar kamu bisa meraih konsistensi dan wujudkan tujuan-tujuan yang kamu anggap besar sekalipun.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Video yang Mungkin Anda Suka.
Baca Juga
-
Ulasan Toy Story 5: Ketika Gadget Perlahan Mengambil Alih Masa Kecil Anak
-
Spirit Fingers: Menemukan Warna Diri di Tengah Ramainya Perbandingan
-
Kim Garam Unggah Foto Profil Baru, Siap Comeback dan Debut Jadi Aktris
-
Mantra untuk Cinta dan Brengseknya Dunia: Ketika Sebuah Buku Jadi Penyelamat
-
Memaknai The Stoic Way of Not Giving A Damn: Kita Terlalu Banyak Peduli
Artikel Terkait
Lifestyle
-
5 Peptide Sheet Mask untuk Samarkan Garis Halus dan Bikin Kulit Kenyal
-
Kulit Bebas Breakout! 5 Low pH Cleanser Tea Tree yang Ramah Skin Barrier
-
Berkaca dari Konten Maudy Ayunda, Mengapa Stoikisme Sangat Relevan Menjaga Kewarasan?
-
Capek Pantau Medsos tapi Susah Berhenti? Kenali yang Namanya Doomscrolling!
-
Kulit Remaja Bebas Jerawat Tanpa Kuras Dompet! 4 Acne Serum Rp30 Ribuan
Terkini
-
Jangan Asal Ikut-ikutan Resign! Beda Kasta Antara Privilege Finansial dan Perjudian Ekonomi
-
Di Balik Lucunya Anak Ayam Warna-warni: Nyawa Rentan yang Dijadikan Mainan Murah
-
Kupas Lagu Teh Hijau Tulus, Sulitnya Mencari Rasa yang Hilang
-
Pikirannya Nggak Bisa Diam? Kenali 4 Jenis Overthinking dan Cara Mengatasinya
-
Tak Seindah Ekspektasi: Novel 'Sisi Tergelap Surga' Buka-bukaan Fakta Pahit Kerasnya Jakarta