Kamu pastinya akan setuju jika blender merupakan salah satu peralatan dapur yang sangat membantu kita dalam menyiapkan berbagai makanan sehat untuk keluarga.
Dengan menggunakan blender, pekerjaan di dapur menjadi berkali-kali lebih ringan. Kita dapat menikmati aneka jus kapan pun sesuai selera hanya dengan satu alat saja.
Tidak hanya itu, blender juga dapat membantu kamu dalam menghaluskan bumbu-bumbu dapur, sehingga kamu tidak perlu repot-repot menguleknya dengan tangan.
BACA JUGA: Bukan Cuma Pukulan, Berikut 4 Kategori KDRT yang Wajib Kamu Catat!
Nah, berikut ini ada beberapa tips yang bisa kamu terapkan untuk merawat blender agar lebih awet:
1. Bersihkan blender secara rutin
Apapun jenis blender yang kamu miliki, pastikan kami membersihkannya secara rutin ya. Terutama pada bagian wadah tempat menampung buah dan juga sayur, karena kadangkala ada sisa-sisa olahan yang menyelip ke bagian sudut.
Bersihkan bagian tersebut dan juga seluruh kabinet dalam menggunakan sabun pembersih khusus supaya blender siap digunakan dalam kondisi yang bersih.
BACA JUGA: 4 Cara Sehat Memasak Mi Instan agar Tidak Terlalu Merasa Bersalah
2. Jangan mengisi tabung blender terlalu penuh
Demi menjaga supaya blender yang kamu punya awet, maka usahakanlah untuk tidak mengisi tabung blender sampai penuh ya. Cukup seperempatnya atau setengah tabung saja.
Menggunakan blender terlalu banyak dapat membuat mesin blender akan menjadi panas karena bekerja terlalu keras untuk menghaluskan bahan makanan. Hal tersebut akan membuat blender yang kamu miliki menjadi cepat rusak.
3. Simpanlah di tempat yang kering dan sejuk
Simpanlah blender di dalam tempat ataupun ruangan yang bersuhu normal. Kamu juga perlu menghindari menyimpan blender di tempat yang lembap, terlebih ketika blender baru saja selesai dibersihkan dan belum kering.
Selain itu, pastikan juga ruangan penyimpanan kamu bersih dari debu dan hewan seperti serangga, tikus, cicak dan lain sebagainya.
BACA JUGA: 5 Cara Mempraktikan Sleep Hygiene, Bisa Perbaiki Kualitas Tidur!
4. Potonglah bahan makanan sebelum dimasukkan ke dalam blender ya
Walaupun fungsi utama blender ialah untuk menghaluskan makanan, namun bukan berarti kamu bisa memasukkan bahan makanan utuh ke dalam blender.
Pastikan kamu telah memotong bahan makanan menjadi beberapa bagian sebelum dimasukkan ke dalam tabung blender. Selain membuat kerja mesin blender menjadi ringan, makanan yang kamu blender pun akan lebih cepat halus.
Nah, itulah tadi beberapa tips merawat blender yang bisa kamu coba di rumah, semoga bermanfaat ya.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
6 Rekomendasi Buku Bacaan yang Menginspirasi dan Mendidik
-
4 Keindahan Tersembunyi dalam Barang-Barang Vintage
-
Kurang Bergerak? Berikut Deretan Cara yang Membantumu Supaya Tidak Mager!
-
Spider-Man: Across the Spider-Verse, Petualangan Melintasi Dimensi
-
7 Tips Belanja Murah di Tempat Wisata untuk Liburan yang Hemat
Artikel Terkait
-
Tengah Digemari Banyak Kalangan, Ini 4 Tips Makan 'All You Can Eat' yang Sehat
-
Diet Ala Song Hye Kyo, Turun Berat Badan Hingga 17 Kg
-
5 Cara Atasi Sakit Tenggorokan yang Ampuh Dengan Bahan Alami Saat Cuaca Ekstrem Melanda
-
Cuaca Ekstrem Diprediksi Melanda Awal Tahun 2023! Simak 5 Tips ini Untuk Jaga Kondisi Badan
-
Sering Ada Makanan Sisa di Rumah? Lakukan 6 Tips Aman Menyimpannya!
Lifestyle
-
Ingin Mudik Lebaran 2026 Tanpa Drama Macet? Manfaatkan Aplikasi Travoy Ini
-
4 Toner Chamomile Berikan Efek Calming, Cegah Iritasi dan Skin Barrier Kuat
-
Harga Anjlok! 7 HP Samsung Galaxy S Series Ini Wajib Masuk Wishlist
-
5 Rekomendasi Bumbu Rendang Instan Terbaik, Masak Lebaran Jadi Sat-set!
-
4 HP dengan Kamera Ultra Wide Terbaik 2026: Cocok untuk Foto Saat Lebaran, Harga Rp3 Jutaan
Terkini
-
Rahasia Meredam Pikiran Berisik: Ganti Scrolling dengan Ritual 15 Menit Ini
-
Review Good Boy: Aksi Brutal Mantan Atlet Jadi Polisi yang Bikin Tegang
-
Bagi Seorang Ayah seperti Saya, Bulan Ramadan Justru Datangkan Perasaan Ngenes yang Berganda
-
Ketika Ucapan Idulfitri Diwakili oleh Mesin Kecerdasan Buatan
-
Di Balik Larangan Medsos untuk Remaja: Ada Bahaya Konten Kekerasan, Hoaks, dan Bullying Online