Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) belum lama ini menyatakan jika produk kosmetik atau skincare share in jar adalah ilegal dan berbahaya. Share in jar adalah istilah membagi suatu produk skincare menjadi bagian yang lebih sedikit yang dikemas di wadah yang lebih kecil.
Seseorang yang biasanya membeli produk share in jar ini bermaksud untuk mencoba suatu produk sebagai tester sebelum memutuskan untuk membeli produk yang isinya lebih banyak. Hal ini tentu saja bertujuan untuk mengirit pengeluaran karena jika nantinya produk yang dicoba dalam kemasan share in jar tidak cocok maka tidak perlu membuang biaya terlalu banyak.
Melihat fenomena maraknya penjualan skincare share in jar di ecommerce, maka pada Jumat lalu (04/03/2023) BPOM dengan tegas menerangkan jika produk kosmetik atau skincare yang dijual secara share in jar adalah ilegal dan berbahaya.
Lalu apa saja sebetulnya yang membuat produk skincare share in jar berbahaya? Mengutip Sehatq, berikut adalah potensi bahaya yang bisa ditimbulkan.
1. Rentan terkontaminasi
Proses pemindahan atau pembagian produk ke wadah lebih kecil bisa memungkinkan produk terkontaminasi oleh bakteri akibat alat atau tangan yang tidak steril sehingga bisa menyebabkan kurangnya fungsi, keampuhan, bahkan pH produk. Akibat lainnya bisa mendatangkan bakteri yang justru bisa menyebabkan jerawat.
2. Lebih cepat teroksidasi
Proses pemindahan produk juga bisa menyebabkan produk skincare teroksidasi lebih cepat. Biasanya produk mengalami perubahan tekstur, warna atau bau yang berpotensi mengurangi efektifitas produk serta bisa memunculkan radikal bebas yang berbahaya untuk kulit.
BACA JUGA: Terkuak Alasan Aldila Jelita Layangkan Gugatan Cerai, Indra Bekti Buka-bukaan: Dia Lelah
3. Tidak menjamin keaslian produk
Konsumen tidak mengetahui apakah produk yang dijual melalui sistem share in jar tersebut asli atau palsu. Bisa saja hal tersebut dimanfaatkan oknum pedagang curang yang memasukan barang palsu dalam produk yang dijualnya. Tentu saja hal tersebut bisa berbahaya jika dipakai di kulit, apalagi jika mengandung bahan kimia berbahaya.
4. Sulit mengetahui masa kedaluwarsa
Sebagian pedagang terkadang memberitahu kapan masa kedaluwarsa produk yang dijual dalam kemasan share in jar, namun hal tersebut tidak bisa benar-benar dipastikan. Padahal produk yang sudah jauh terlewat dari masa kedaluwarsa bisa menimbulkan risiko infeksi jika diaplikasikan ke kulit.
Setelah mengetahui potensi bahaya skincare share in jar, maka selanjutnya para konsumen hendaknya berpikir ulang jika ingin membeli produk skincare share in jar agar tidak menimbulkan kerugian di kemudian hari. Selalu waspada ya!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Kisah di Balik Foto Messi Mandikan Lamine Yamal yang Viral Jelang Final Piala Dunia
-
Tom Cruise hingga Robbie Williams Tampil di Penutupan Piala Dunia 2026
-
Tahun Ajaran Baru Tak Harus Serba Baru, Orang Tua Tak Perlu Memaksakan Diri
-
Sinopsis The Whisper Man, Kisah Pembunuh Berantai yang Mengincar Anak-Anak Melalui Bisikan
-
Top Skor Piala Dunia dari Tahun ke Tahun, Just Fontaine Masih Pegang Rekor
Artikel Terkait
-
Impor Sepatu Bekas Bakal Makin Sulit
-
Denise Chariesta Terus Pamer Kemesraan, Ini 3 Bahaya Hubungan Tanpa Pengaman
-
Persik Kediri Kirim Sinyal Bahaya ke Persib, Tekuk Skuat Barito Putera yang Sebelumnya Kalahkan Maung Bandung
-
3 Bahaya Vape bagi Paru-Paru, Waspada!
-
Dulu Pernah Diberikan Payung dan Didoakan, Gibran Ternyata Masih Ingat dengan Nenek Penjual Pisang
Lifestyle
-
Old Money Vibes! 4 Gaya Outfit Preppy Style ala Winter aespa yang Timeless
-
Budget Rp20 Ribuan? 4 Tone Up Cream Tranexamic Acid Bikin Glowing dan Sehat
-
Usai Tuai Kritik, Samsung Klarifikasi Isu Penghapusan Data Samsung Health
-
Lebih Sehat dan Aman di Perut, Ini 4 Macam Ragi Alami untuk Membuat Roti
-
Redmi Note 17 Rilis dengan Fitur AI Anti Penipuan, Ini Spesifikasinya
Terkini
-
Wajah Pendidikan Karakter: Ketika Pemimpin Gagal Menjadi Contoh
-
Termasuk Semifinal Kali Ini, Argentina Sudah 3 Kali Singkirkan Inggris dengan Menyakitkan!
-
Tenggelam dalam Tuntutan, Terbungkam oleh Stigma: Potret Buram Kesehatan Mental Remaja
-
Piala Dunia 2026: Saatnya Spanyol Akhiri Puasa Juara?
-
Ada KJ Apa, Netflix Umumkan Jajaran Pemain Serial Myron Bolitar