Drama sindir menyindir antara Selena Gomez, Kylie Jenner, dan Hailey Bieber sempat memanas beberapa waktu lalu, apalagi sempat diberitakan bahwa sahabat lama Kylie Jenner yakni Jordyn Woods ikut 'nimbrung' pada persoalan alis ini. Hubungan mereka yang semula terlihat baik-baik saja, kini mendadak jadi omongan warga dunia.
Kejadian seperti itu sebenarnya juga sering kita temui bahkan pernah kita alami di kehidupan kita sendiri, teman-teman yang kita harap bisa memberi support justru malah ngomongin kita di belakang atau membully kita.
BACA JUGA: Dapat Menyebabkan Stres, Ini 5 Fakta Situationship yang Harus Kamu Tahu
Lalu, sebaiknya seperti apa tanggapan kita pada mereka? Berikut adalah beberapa cara menanggapi pembully dengan elegan.
1. Bikin Humor
Alih-alih memasukkan sindiran atau bullyan ke dalam hati, kamu bisa menghibur dirimu sendiri dengan menjadikan itu sebagai bahan guyonan.
Hal ini juga akan membuat mereka yang membullymu merasa malu, tujuan mereka adalah menurunkan mentalmu, tapi dengan menjadikannya sebuah guyonan membuktikan bahwa kamu tidak semudah itu untuk direndahkan.
2. Buktikan dengan Pancapaian
Salah satu cara terbaik menutup mulut pembully atau haters adalah dengan membuat prestasi, jadikan omongan tersebut sebagai cambuk atau motivasi bagi diri sendiri. Kalau kamu sudah berprestasi, dijamin mereka yang suka ngomongin kamu dibelakang bakal merasa malu.
BACA JUGA: 4 Ciri Seseorang Alami Burnout dalam Pernikahan, Jadi Sering Menarik Diri!
3. Bahagia
Sedih karena dibully oleh teman sendiri memang tidak salah, tapi kamu tidak bisa terus menerus memelihara kesedihan tersebut. Cepat move on dan berbahagialah dengan caramu sendiri, buktikan pada mereka bahwa kamu tidak seburuk yang mereka kira.
Kamu bisa bahagia dengan bekerja, belanja menggunakan uangmu sendiri, bersama teman-teman yang menghargai kamu, dan lain-lain.
4. Percaya Diri
Hindari menunjukkan sikap rendah diri atau takut di depan seorang pembully, ini justru akan memberi mereka dorongan untuk semakin membully kamu. Percaya diri saja, buktikan bahwa kamu tidak takut pada siapa pun.
BACA JUGA: 4 Cara Mudah Mengatasi Rasa Bosan pada Rutinitas Kerja yang Itu-itu Saja
5. Tidak Menanggapi
Yap, kadang-kadang cara terbaik untuk menanggapi pembully adalah dengan tidak menanggapinya. Tidak semua orang mau melakukan sesuatu untuk mendapat pengakuan dari orang lain. Sehingga jalan keluar satu-satunya adalah mengabaikan mereka.
Itulah 5 cara menghadapi teman yang suka membully atau ngomong di belakang kita, tetap semangat!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Bukan Cuma Kopi, 5 Kafe di Nganjuk Ini Punya Konsep Unik yang Menarik
-
Praktis! 2 Produk Ini Bisa Hapus Makeup sekaligus Membersihkan Wajah
-
Wajah Baru Jalan A. Yani Nganjuk: Jadi Pusat Dagang Hingga Spot Nongkrong
-
Poin Tertinggal Jauh, Alex Marquez Yakin Kakaknya Bisa jadi Juara Dunia
-
Tak Dapat Kursi Musim Depan, 5 Pembalap MotoGP Ini akan Hijrah ke WorldSBK?
Artikel Terkait
-
Pahami Cara Hubungan Intim Suami-Istri di Bulan Ramadhan, Jangan Sampai Berdosa Besar!
-
Dikritik Biarkan Baby Izz Tidur Sendiri, Nikita Willy Akui Tidurnya Lebih Berkualitas
-
Jelang Ramadhan 2023, Simak Tata Cara Mandi Wajib dan Bacaan Niat dengan Latin
-
4 Cara Mudah Mengatasi Rasa Bosan pada Rutinitas Kerja yang Itu-itu Saja
-
Jangan Tahu Keuntungannya Saja, Ini Lho Bahayanya Menggunakan ChatGPT
Lifestyle
-
Bye Ketombe! 5 Pilihan Shampoo Bar Ramah Lingkungan yang Bikin Rambut Segar
-
Bye Kusam! 4 Brightening Pad Solusi Buat Wajah Cerah dan Lembap Seketika
-
5 Bahan Makanan yang Beracun Jika Tidak Diolah Benar, Termasuk Kimpul?
-
Cuma Rp2 Jutaan! 8 HP 5G + NFC yang Wajib Kamu Lirik, Speknya Gahar Semua
-
5 Rekomendasi Body Lotion Argan Oil yang Ampuh Melembapkan Kulit Kering
Terkini
-
Jika Aku Mereka: Melihat Dunia dari Sudut Pandang Penyandang Disabilitas
-
The Dragon Republic: Dari Pejuang Menjadi Bidak dalam Permainan Kekuasaan
-
The Man Who Didn't Like Animals: Ketika Si Pembenci Hewan Berubah Hati
-
Ketika Energi Hijau Mengusik Ruang Hidup Warga
-
Ulasan Black Beauty: Kisah Seekor Kuda tentang Kebaikan dan Kemanusiaan