Banyak orang yang memutuskan untuk merantau dari kampung halaman mereka untuk mengejar cita-cita atau mencari penghasilan yang lebih baik. Namun, ada satu hal yang seringkali terjadi ketika seseorang merantau, yaitu jarak yang semakin jauh antara diri mereka dengan keluarga di kampung halaman. Hal ini dapat menyebabkan anak rantau menjadi jarang berkomunikasi dengan keluarga. Lalu, apa saja alasan mengapa hal tersebut terjadi? Berikut empat alasan yang mungkin menjadi penyebab anak rantau jarang berkomunikasi dengan keluarga.
1. Kesibukan
Ketika kamu merantau, kegiatan sehari-harimu bisa menjadi lebih padat. Kamu harus bekerja atau belajar, mengurus rumah, dan juga menjalin hubungan sosial baru di lingkungan tempat kamu tinggal. Hal ini bisa membuatmu sibuk sehingga sulit untuk menemukan waktu untuk berkomunikasi dengan keluarga di kampung halaman.
2. Perbedaan Waktu
Perbedaan waktu antara kampung halaman dan tempat kamu merantau juga bisa menjadi penghalang dalam berkomunikasi dengan keluarga. Misalnya, ketika kamu sedang sibuk bekerja di siang hari, keluarga di kampung halaman sedang tidur pada malam hari. Hal ini bisa membuatmu sulit untuk menemukan waktu yang tepat untuk berkomunikasi dengan mereka.
BACA JUGA: 3 Alasan Mengapa Toxic Relationship Sulit Untuk Ditinggalkan, Hindari!
3. Rasa Malu
Meskipun terdengar tidak logis, namun rasa malu juga bisa menjadi alasan mengapa anak rantau jarang berkomunikasi dengan keluarga. Ada beberapa anak rantau yang merasa malu karena mereka belum bisa memberikan bantuan finansial kepada keluarga atau karena merasa tidak memiliki prestasi yang membanggakan untuk diceritakan kepada keluarga.
4. Rasa Rindu
Anak rantau sering merasa rindu dengan keluarga dan kampung halaman mereka. Namun, rasa rindu yang terlalu besar bisa membuat mereka enggan untuk berkomunikasi dengan keluarga. Hal ini bisa disebabkan karena mereka takut rasa rindu tersebut semakin menjadi-jadi dan membuat mereka merasa sedih dan homesick.
Meskipun terdapat beberapa alasan mengapa anak rantau jarang berkomunikasi dengan keluarga, hal tersebut sebaiknya tidak membuatmu melupakan keluarga di kampung halaman. Komunikasi yang baik dengan keluarga tetap penting untuk menjaga hubungan baik dan saling menguatkan. Oleh karena itu, cobalah untuk mencari waktu untuk berkomunikasi dengan keluarga meskipun kamu sedang sibuk atau terkendala oleh faktor lain.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
4 Alasan Pentingnya Work Life Balance, Buat Kita Lebih Fokus saat Bekerja
-
4 Alasan Kamu Tidak Harus Mengadakan Pesta Pernikahan, Hemat Biaya!
-
7 Strategi Efektif untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca pada Orang Dewasa
-
5 Langkah Mengatasi Anggota Keluarga yang Toxic, Jaga Batasan!
-
6 Penyebab Enochlophobia atau Phobia Takut Keramaian yang Perlu Kamu Tahu
Artikel Terkait
-
Review Novel 'TwinWar': Pertarungan Harga Diri di Balik Wajah yang Sama
-
Tingkah Ipar di Hari Lebaran Bikin Aaliyah Massaid Panik, Atta Halilintar Dicap Tukang Rusuh
-
6 Rekomendasi Tempat Wisata Viral di Bandung, Cocok untuk Liburan Keluarga
-
Tiga Bukti Ibunda Ruben Onsu Seorang Muslim Sejati
-
Beda Silsilah Keluarga Luna Maya dan Maxime Bouttier: Sama-Sama Blasteran!
Lifestyle
-
Gaya Street Style ala Moon Sua Billlie, Ini 4 Ide OOTD yang Bisa Kamu Coba!
-
4 OOTD Minimalis ala Yerin GFRIEND, Cocok untuk Gaya Harian yang Effortless
-
Penalaran Kata 'Mundhut': Sama-sama Predikat Kalimat, tapi Dilarang Ambigu!
-
Mudah Ditiru! 4 Gaya Hangout ala Bona WJSN yang Wajib Dicoba
-
4 Inspirasi Gaya Harian dari Yeri RED VELVET, Kece untuk Outfit Sehari-hari
Terkini
-
Review Novel 'TwinWar': Pertarungan Harga Diri di Balik Wajah yang Sama
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia Kembali Gendong Marwah Persepakbolaan Asia Tenggara
-
Ulasan Webtoon Our Secret Alliance: Perjanjian Palsu Ubah Teman Jadi Cinta
-
Pemain PC Kini Bebas dari PSN! Sony Ubah Kebijakan Akun PlayStation
-
Timnas Indonesia, Gelaran Piala Asia dan Bulan April yang Selalu Memihak Pasukan Garuda