Orang tua merupakan akademi pertama bagi tumbuh kembang anak-anak, setiap perbuatan orang tua akan terekam dalam memori sang buah hati dan akan di respon dengan menirukan apa yang mereka lihat setiap harinya. Kepribadian yang akan diperoleh anak tergantung bagaimana lingkungan tumbuh kembangnya, baik dan buruknya tabiat seorang anak dapat dilihat dari pendidikan pertama mereka di keluarga.
Tahap penting perkembangan anak adalah ketika mereka dapat meniru kebiasaan orang tua mereka dirumah, maka dari itu sebisa mungkin jangan sampai anak kita sering melihat kebiasaan buruk yang akan berdampak pada pembentukan sifat dan kepribadian mereka. Dilansir oleh alodokter berikut beberapa sikap buruk orang tua yang dapat dicontoh anak di rumah:
1. Kebiasaan marah-marah
Dalam menghadapi segala sesuatu kadang orang tua mengeluarkan emosi yang berlebihan seperti marah-marah, para orang tua yang sering menunjukan sikap agresif di depan anaknya atau justru sering memarahi anaknya beresiko membentuk sifat anak yang pemarah pula. Seorang anak yang sering melihat orang tuanya marah secara otomatis akan merekam dalam benaknya bahwa dalam menyelesaikan sebuah masalah harus dilakukan dengan sikap marah-marah.
2. Kebiasaan Memainkan Gadget Berlebihan
Di zaman yang serba digital ini, gadget tidak bisa ditinggalkan bahkan sudah menjadi kebutuhan. Semua pekerjaan dapat dilakukan dan diselesaikan melalui sebuah gadget, apalagi hiburan pun saat ini dapat dicari lewat gadget.
Namun hati-hati, entah karena urusan pekerjaan ataupun hanya sekedar mencari hiburan, seringkali para orang tua memperlihat penggunaan gadget secara berlebihan di depan anak-anaknya, bahkan lebih parahnya lagi orang tua memberikan gadget kepada anaknya yang masih kecil agar tidak menganggu pekerjaan. Hasilnya maka seorang anak akan mengalami kecanduan untuk bermain gadget daripada bermain bersama keluarga ataupun bersama teman-temannya.
BACA JUGA: Sulit Mengembangkan Potensi Diri? Lakukan 9 Langkah Ini
Kecanduan gadget bagi anak akan menimbulkan dampak negatif bagi pertumbuhan sang anak, seperti kehilangan minat pada hal lain bahkan lebih parahnya akan menjadi seorang introvert karena sering menarik diri dari lingkungan sosial.
3. Berlaku dan berkata kasar
Kebiasan buruk seperti berlaku kasar atau berkata kasar didepan anaknya tentu saja beresiko akan membentuk seorang anak yang bersikap agresif dan ringan tangan. Perlakuan kasar seperti pukulan ataupun teriakan didepan anaknya ataupun dilakukan oleh orang tua kepada anaknya jangan dianggap sepele, tindakan kasar yang dilihat dan dirasakan dari orang tuanya akan ditiru anaknya kepada lingkungan sekitar seperti kepada temannya agar jika menginginkan sesuatu.
Itulah 3 kebiasaan buruk yang seringkali dilakukan oleh para orang tua dirumah yang beresiko untuk ditiru anak-anak dirumah, maka dari itu sebagai orang tua harus berhati-hati karena anak adalah sosok perekam yang mengamati setiap tindak-tanduk orang tua mereka.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Kekurangan Poin, Pelatih Timnas Jepang Waspadai Permainan Agresif Indonesia
-
Perkuat Timnas Indonesia, Rafael Struick Akan Diterjunkan Lawan Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
3 Cara Bijak Mengatasi Permasalahan Hyperseksual di Kehidupan Rumah Tangga
-
4 Cara Membangun Karakter Unggul dalam Diri Anak Lewat Metode Gamifikasi
-
5 Cara Mendapatkan Uang dengan Cepat lewat Keterampilan Editing Video
Artikel Terkait
Lifestyle
-
4 Ide Gaya Layering ala Ten WayV yang Bikin OOTD Makin Stand Out!
-
4 Serum Lokal Cysteamine, Solusi Lebih Maksimal Atasi PIH dan Melasma
-
5 Gaya OOTD Kondangan Feminin ala Han Ji Min
-
4 Sepatu Lari Kanky yang Cocok untuk Jogging Santai, Ringan dan Empuk!
-
Bikin Lelah Mental, Ini 6 Tanda Kamu Punya Hubungan Buruk dengan Diri Sendiri
Terkini
-
Terinspirasi Notting Hill, Lisa BLACKPINK Siap Debut Film Rom-Com Netflix
-
Young K Gantikan Park Na Rae dan Key di Program tvN 'Amazing Saturday'
-
Menemukan Jalan Pulang ke Diri Sendiri di Buku 'Semua Orang Butuh Curhat'
-
FOMO di Kalangan Pelajar: Ancaman Tren Viral Meredupkan Budaya Literasi
-
Mengapa Banyak Orang Percaya Elite Global Adalah Reptil?