Berpikir kritis adalah salah satu modal utama bagi kita untuk menghadapi masalah yang sedang dan akan kita hadapi nantinya. Sayangnya, kita bisa melihat sendiri fenomena yang terjadi pada masyarakat Indonesia yang kerap sulit untuk berpikir kritis dan terlalu cepat mengambil keputusan. Kemajuan teknologi media informasi membuat masyarakat Indonesia sulit untuk menggunakan kemampuan berpikir kritis untuk memahami sebuah informasi. Inilah juga yang membuat orang Indonesia susah maju karena orangnya memang tidak mau untuk berusaha berpikir maju.
Padahal berpikir kritis itu perlu untuk menganalisa setiap informasi yang didapatkan dari media terkait kebenaran atau biasnya. Selain itu, berpikir kritis juga perlu diimbangi dengan literasi yang baik agar bisa mendukung proses analisa sebelum mengambil keputusan. Itulah yang masih lemah di Indonesia yang mana orang Indonesia terlalu cepat menyimpulkan tanpa menelaah terlebih dulu. Untuk itu, saya akan membagikan tips cara sederhana untuk melatih critical thingking. Mari simak pembahasannya.
Biasakan diri untuk bertanya mengenai hal yang baru
Hal pertama yang perlu dilatih adalah rasa ingin tahu yang tinggi. Ketika kita ingin mengolah informasi, kita harus banyak bertanya kepada orang yang lebih paham dan berpengalaman. Cara bertanya juga tidak boleh sembarangan. Kamu harus bertanya mengenai permasalahan yang memang relevan dan memiliki bobot untuk dijawab oleh orang yang kamu tanyakan. Misalnya kamu menanyakan terkait sistem pendidikan di Indonesia kepada gurumu, maka sebaiknya kamu bertanya "Mengapa sistem pendidikan kita harus menuntut setiap siswa harus paham dan pintar di semua mata pelajaran?. Padahal di dunia kerja itu SDM yang unggul adalah orang yang ahli dalam 1 sampai 2 bidang saja." Cara bertanya seperti itulah yang mungkin sederhana, tapi itu memiliki nilai untuk didiskusikan.
Imbangi rasa ingin tahu dengan membaca literatur
Membiasakan diri untuk bertanya juga harus diimbangi dengan rajin membaca literatur seperti membaca buku, artikel atau menonton konten video di Youtube dan lain sebagainya yang relevan dengan masalah yang sedang kamu tanyakan. Jika kamu hanya banyak bertanya tanpa didukung oleh literasi, itu tidak bisa disebut berpikir kritis karena orang yang kamu tanyakan suatu saat akan menanyakan kamu berbicara atas landasan apa dan darimana.
Bedakan masalah yang butuh berpikir kritis dan yang butuh berpikir cepat
Tidak semua masalah harus diselesaikan dengan berpikir kritis. Ada kalanya dalam sehari kita harus mengambil keputusan dengan cepat seperti memutuskan ingin menentukan kendaraan ke kampus, menentukan agenda setelah kuliah untuk di kampus atau mungkin kamu ingin memakan apa di kampus hari ini. Jadi, hal yang tidak membutuhkan berpikir keras tidak butuh untuk berpikir kritis. Tetapi, jika sudah menyangkut kebijakan yang baru dikeluarkan dari pihak perusahaan atau fakultas misalnya, kamu harus bisa menganalisa terlebih dahulu mengenai tujuannya. Jadi, kamu harus bisa membedakan di antara 2 tipe masalah itu yang datang setiap hari.
Mari terapkan cara sederhana ini untuk meningkatkan kualitas dirimu. Karena orang cerdas memiliki tanda salah satunya adalah berpikir kritis. Semoga bermanfaat.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
AI Mengguncang Dunia Seni: Kreator Sejati atau Ilusi Kecerdasan?
-
Lebaran di Tengah Gempuran Konsumerisme, ke Mana Esensi Kemenangan Sejati?
-
Dungeons and Dragons: Honor Among Thieves, Saat Game RPG Dijadikan Film
-
Mengupas Bahaya Digital Anxiety di Hari Raya, Silaturahmi atau Kompetisi?
-
Ulasan Film Kill Boksoon, Dilema Ibu Tunggal Berkehidupan Ganda
Artikel Terkait
-
Pasar Literasi Jogja 2025: Memupuk Literasi, Menyemai Budaya Membaca
-
Perjalanan Menemukan Keajaiban Membaca: Review Novel 'The Magic Library'
-
Pemahaman Layanan Keuangan Syariah di RI Masih Rendah
-
Membangun Pola Pikir Sehat: Kunci Kesuksesan Siswa di Era Modern
-
Inisiatif SeaBank Dorong Pemerataan Edukasi Literasi Keuangan di Panti Asuhan Perempuan Saat Bulan Ramadan
Lifestyle
-
4 Facial Wash dengan Kandungan Probiotik, Jaga Keseimbangan Skin Barrier!
-
Selain Donatur Dilarang Ngatur: Apakah Pria Harus Kaya untuk Dicintai?
-
Lebih Bahagia dengan Cara Sederhana: Mulai dari Micro-Moments of Happiness
-
Koreksi Diri, 3 Hal Ini Membuat Kita Terjebak dalam Pilihan Salah
-
Tampil Menarik dan Keren! Intip 4 Daily Outfit Edgy ala Yoon STAYC
Terkini
-
'Weak Hero Class 2' Tayang April, Kelanjutan Kisah Yeon Si Eun di SMA Baru!
-
Spider-Man: Brand New Day, Jembatan Multiverse MCU ke Avengers: Doomsday
-
First Impressions Drama 'Korea The Divorce Insurance', Worth It Gak Sih?
-
Resmi! PSSI Umumkan Skuad Timnas Indonesia Untuk Piala Asia U-17 2025
-
22 Tahun Bersama, TVXQ Resmi Perpanjang Kontrak dengan SM Entertainment