Bullying atau perundungan saat ini masih menjadi momok bagi masyarakat Indonesia. Bullying diartikan sebagai segala bentuk penindasan atau kekerasan dilakukan dengan sengaja oleh satu orang atau sekelompok orang yang lebih kuat atau berkuasa terhadap orang lain bertujuan untuk menyakiti dan dilakukan secara terus menerus.
Davis (2005) dalam penelitiannya juga menyebutkan bahwa perilaku bullying merupakan faktor resiko dalam berkembangnya depresi pada pelaku dan korban bullying.
BACA JUGA: 5 Keuntungan Memiliki Pacar yang Kuliah Jurusan Psikologi, Bisa Curhat!
Oleh sebab itu, kita perlu untuk peka dan sadar terhadap perilaku bullying ini sehingga dapat diminimalisir dalam kehidupan sehari-hari. Jika diabaikan, bullying dapat memiliki efek serius dan merugikan pada korban dan pelaku. Berikut adalah 5 dampak umum dari perilaku bullying.
1. Dampak emosional dan psikologis
Korban bullying seringkali mengalami gangguan emosional dan psikologis seperti kecemasan, depresi, rendah diri, stres dan isolasi sosial. Hal ini dapat menyebabkan kesulitan tidur, penurunan minat dalam aktivitas sehari-hari, dan bahkan pikiran atau tindakan yang merugikan atau membunuh diri sendiri.
2. Efek fisik
Penindasan juga dapat memiliki konsekuensi fisik yang nyata. Korban bullying sering mengalami luka fisik seperti memar, luka sayat, dan patah tulang. Pelecehan berulang bahkan dapat menyebabkan masalah kesehatan jangka panjang bagi beberapa korban.
BACA JUGA: Punya Kebiasaan Menggigit Kuku? Ini 5 Cara Menghentikan Kebiasaan tersebut!
3. Dampak akademik
Korban bullying sering mengalami penurunan prestasi sekolah. Mereka sulit berkonsentrasi, sering bolos sekolah atau bahkan bolos sekolah karena takut atau merasa tidak aman di lingkungan sekolah. Efek ini dapat berdampak negatif pada kinerja akademik dan masa depan pendidikan korban bullying.
4. Dampak sosial
Bullying dapat memengaruhi kemampuan korban untuk membentuk hubungan sosial yang sehat. Korban mungkin mengalami kesulitan mempercayai orang lain, menjalin persahabatan, dan berpartisipasi dalam kegiatan sosial. Hal ini dapat menyebabkan isolasi sosial dan perasaan kesepian yang mendalam.
BACA JUGA: 3 Cara Hindari Hustle Culture, Lakukan Hobi yang Menyenangkan
5. Efek jangka panjang
Efek bullying bisa bertahan hingga dewasa. Korban bullying memiliki risiko lebih tinggi untuk menderita masalah kesehatan mental seperti kecemasan, depresi, dan gangguan stres pascatrauma. Korban juga dapat mengembangkan perilaku berbahaya, seperti penyalahgunaan alkohol dan narkoba, dan menderita masalah interpersonal yang berkelanjutan.
Penting untuk diingat bahwa dampak intimidasi dapat bervariasi dari orang ke orang dan bergantung pada faktor-faktor seperti tingkat keparahan intimidasi, dukungan sosial yang tersedia, dan ketahanan psikologis orang tersebut. Penting agar komunitas, sekolah, dan keluarga bekerja sama untuk mencegah dan campur tangan dalam intimidasi untuk memastikan kesejahteraan dan perkembangan anak-anak dan remaja.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Menyantap Ayam Goreng Rempah Rumah Makan Gantinyo, Rasa Autentik!
-
Mengeja Cinta di Pelataran Kurban: Mengajarkan Anak Seni Merelakan dan Rahasia Berbagi
-
Huma Kusa Danau Sipin, Sensasi Liburan Tepi Danau Estetik di Kota Jambi
-
Connect Community: Bergerak dari Kampus, Berdampak bagi Remaja Desa
-
Nikmati Sambal Seruit Khas Lampung di Jambi, Tempat Nyaman Rasa Juara!
Artikel Terkait
-
BMKG Prediksi Fenomena El Nino Terjadi pada Bulan Juni Ini, Masyarakat Diminta Waspada dengan Bencana Kekeringan
-
Peringati Hari Musik Sedunia, Ini 5 Dampak Positif dari Mendengarkan Musik
-
5 Dampak Positif dari Alami Kegagalan Berulang Kali, Mental Makin Kuat!
-
Pilunya Nasib Siswi SMP Ini, Jadi Korban Bullying sampai Memar-memar, Eh Pelaku Malah Playing Victim: Capek Masalah Selalu Datang
-
Dampak Positif Usai Timnas Indonesia Kalah Dari Argentina
Lifestyle
-
Boyfriend Material Vibes, 5 Ide Pose Mirror Selfie Ala Dokyeom SEVENTEEN!
-
Laptop Asus ROG Zephyrus G14, Senjata Baru Gamer dan Content Creator Profesional
-
5 Tips Jitu Memilih Pelembap Wajah yang Pas untuk Hasil Lembap Optimal
-
Jangan Cuma Rendang! Sulap Daging Kurban Jadi 4 Hidangan Nusantara yang Lebih Menggoda
-
Cari HP dengan Kamera Terbaik 2026? Ini 3 Pilihan Flagship yang Setara Kamera iPhone!
Terkini
-
Kerumunan Terakhir: Mengapa Novel Okky Madasari Ini Ramalan Paling Akurat Tentang Media Sosial Kita?
-
Ulasan Novel Periculo: Citra Sempurna, Pengkhianatan, dan Misteri Kematian
-
Stop 'Check Out' Spontan! Ini Alasan Kenapa Payday Kamu Justru Bikin Rumah Berantakan
-
Ketika Sastra Menjadi Kritik Sosial: Membaca Cak Nun Lewat Dosa Mencabut Kutukan Tarian Rembulan
-
Tragedi Kresek Hitam: Sengkarut Sampah Plastik Pasca-Iduladha yang Tak Kunjung Usai