Perasaan seseorang tidak selamanya dalam keadaan tenang atau bahagia, tak bisa dipungkiri perasaan sedih dan kecewa itu bisa saja datang. Sehingga mengatasi masalah penting dilakukan dan caranya pun bisa banyak pula. Tetapi tak sedikit juga banyak orang yang sulit memecahkan masalahnya sendiri dan sebenarnya ia butuh bantuan dari orang lain.
Dengan butuhnya bantuan dari orang lain, ada banyak pula yang justru kesulitan bahkan merasa tidak asyik jika belum bercerita kepada orang lain sebenarnya apa yang terjadi. Bukan hanya itu, bisa jadi orang yang mau bercerita itu memang butuh tempat untuk menyampaikan kesedihannya dan keluh kesah yang dialami.
Untuk itu saat ingin bercerita kepada orang lain sebenarnya tidak asal cerita juga, karena tentu ada etika dasar juga yang perlu diketahui. Mengutip dari akun instagram @mudahbergaul, berikut ini setidaknya ada enam etika dasar kalau mau cerita kepada orang lain.
1. Jangan spam chat atau telpon
Biasakan kalau mau bercerita kepada orang jangan spam mereka terus chat atau kamu telpon-telpon terus, tunggu saja dulu. Ini penting kamu lakukan karena setiap orang punya kesibukan dan urusannya masing-masing. Bisa jadi kalau terus-terusan menelpon orang yang kamu mau cerita kepadanya itu terkesan tidak menghargai, dan parahnya kalau perbuatanmu itu bisa mengganggu aktivitasnya, bisa saja dia malah tidak suka dengan kamu.
2. Izin dan tanya dulu
Biasakan kalau mau cerita kepada orang, cobalah tanya terlebih dahulu mereka lagi sibuk atau tidak. Apakah mereka bersedia mendengarkan cerita kamu atau tidak. Ini penting untuk kamu lakukan karena tidak setiap orang lagi dalam keadaan baik atau bisa untuk mendengarkan cerita kamu.
3. Jangan memaksakan
Biasakan jangan memaksa orang lain untuk selalu bisa mendengarkan cerita kamu. Kamu juga perlu untuk menghargai keputusannya. Sama seperti poin yang kedua, ini penting untuk kamu lakukan karena tidak setiap saat mereka lagi bisa untuk mendengarkan cerita kamu. Untuk itulah kamu perlu memahami kondisi dan keputusan mereka, janganlah untuk memaksakan.
4. Katakan kebutuhannya apa
Biasakan kalau mau cerita kepada orang lain, katakan kamu butuhnya apa terhadap mereka. Butuh saran? Butuh solusi? Atau hanya butuh didengarkan saja sama mereka? Ini penting untuk kamu lakukan agar mereka bisa memposisikan diri harus apa dan bagaimana.
BACA JUGA: 4 Zodiak Paling Egois Menurut Astrologi, Kamu Termasuk?
5. Terbuka untuk saran
Biasakan untuk bersikap terbuka atas semua saran, pendapat, atau respon dari orang lain. Ini penting untuk kamu lakukan karena kamu yang datang dan butuh kepada mereka, jadi kamu harus terbuka sama semua responnya.
6. Ucapkan terima kasih
Biasakan untuk mengatakan terima kasih kepada mereka karena sudah bersedia meluangkan waktu untuk mendengarkan cerita kamu. Ini penting kamu lakukan karena kamu sudah minta waktu mereka dan biar mereka juga jadi merasa dihargai oleh kamu.
Nah, itulah setidaknya ada enam etika dasar yang wajib kamu lakukan kalau mau bercerita kepada orang lain. Etika itu penting diterapkan karena melalui itu akan bisa diprediksi apakah orang yang mau diajak untuk mendengarkan cerita bisa atau tidak, lagi sibuk atau tidak.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Sampah dan Dosa Kecil yang Dianggap Biasa
-
Dompet Tak Berbunyi, Saldo Diam-Diam Mati: Dilema Hidup Serba Digital
-
Niat Jahat yang Tidak Sampai: Ketika Hukum Tidak Selalu Perlu Ikut Panik
-
Uang Tidak Bisa Membeli Kebahagiaan Adalah Kebohongan Terbesar yang Kita Percaya
-
Menonton Sirkus Kemiskinan: Sisi Gelap Konten Sedekah di Media Sosial
Artikel Terkait
Lifestyle
-
4 Gaya OOTD Retro Casual ala Yeonjun TXT yang Bikin Look Makin Berkarakter!
-
Lagi Booming di Korea! Mainan Bola Lilin 'Wakppubol' Ampuh Usir Stres, Kok Bisa?
-
Cari Laptop Rp5 Jutaan? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Kuliah dan Kerja
-
5 Rekomendasi Novel Keigo Higashino Terbaik, Sang Masterpiece Misteri Jepang
-
5 Lipstik Lokal untuk Bibir Hitam di Bawah Rp50 Ribu, Pigmentasinya Juara!
Terkini
-
Review How to Say You're Sorry, Buku Anak tentang Arti Permintaan Maaf
-
Ip Man: Kung Fu Legend, saat Film Bela Diri Modern Hilang Momen Ikoniknya
-
Magang Berkepanjangan: Bekal Karier atau Bentuk Eksploitasi Anak Muda?
-
Mengapa Transportasi Umum Adalah Jawaban Buat Bumi Kita
-
Healing Murah Meriah: Keliling Jakarta Naik Transum