Menangis diartikan sebagai respon fisik manusia untuk meluapkan emosi, kesedihan, kehilangan, frustasi, atau kegembiraan. Menangis bukanlah suatu hal yang aneh untuk dilakukan. Baik pria, wanita, dan anak-anak dapat menangis ketika merasakan gejolak emosi yang tak tertahankan, seperti dilansir pada lama. WebMD.com
Tetapi, adapula orang yang menangis saat dalam kondisi tertidur. Meski terbilang aneh, tetapi hal ini bisa dijelaskan secara ilmiah. Lantas, apa saja penyebab seseorang menangis saar tidur? Melansir dari laman Healthline.com dan Verywellhealh.com, berikut lima diantaranya.
1. Night Terror
Night terror atau teror malam hari merupakan jenis gangguan tidur yang menimbulkan rasa takut dan menangis. Kondisi ini biasanya berlangsung selama beberapa detik hingga beberapa menit tergantung tingkat keparahan gangguan tidur tersebut. Penelitian menyebutkan bahwa night terror umumnya terjadi pada anak-anak dan berkurang intensitasnya seiiring pertambahan umur.
2. Mimpi Buruk
Berbeda dari night terror, mimpi buruk umumnya terjadi sementara waktu dan tidak digolongkan sebagai gangguan tidur. Kondisi ini biasanya dipicu oleh pengalaman yang tidak menyenangkan, seperti perundungan atau kebiasaan menonton film horror yang terbawa sampai ke mimpi.
3. Kesedihan
Kesedihan yang mendalam dan terjadi secara berlarut-larut juga berpotensi menyebabkan seseorang menangis saat tidur. Sebab, ketika memasuki waktu malam hari, pikiran menjadi terfokus pada hal-hal penting termasuk kesedihan. Akibatnya rasa sedih ini ikut terbawa ke mimpi.
BACA JUGA: 4 Tips Menghilangkan Embun dalam Kaca Jam Tangan, Cukup Dijemur Saja!
Stres dan depresi seringkali memicu perubahan kebiasaan dalam tidur. Kondisi ini ditandai dengan insomnia, tidur yang terbangun secara terus-menerus, menangis saat tidur, ataupun kelelahan saat bangun tidur.
5. Diurnal Mood Variation
Diurnal Mood Variation merupakan salah stu gejala depresi yang ditandai dengan suasana hati yang lebih buruk terutama di pagi hari. Kondisi ini akan membuat penderitanya merasa sangat lesu dan sedih ketika pagi hari tiba.
Namun seiring dengan berjalannya hari, gejala akan berangsur membaik. Gejala depresi jenis ini berkaitan dengan masalah pada ritme sirkadian atau jam biologis tubuh yang mengatur pola tidur serta hormon yang berpengaruh pada mood dan juga energi.
Itulah tadi pembahasan tentang lima penyebab seseorang menangis saat tidur. Semoga bermanfaat!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
6 Penyebab Penis Berdarah yang Perlu Anda Waspadai, Pernah Mengalaminya?
-
6 Penyebab Mata Kaki Bengkak, Mulai dari Cedera hingga Penyakit Ginjal
-
Catat! Ini 4 Posisi Tidur yang Dianjurkan bagi Ibu Hamil
-
Jangan Anggap Remeh, Ini 5 Dampak Negatif Telat Makan bagi Kesehatan
-
5 Manfaat dan Aturan Penggunaan Minyak Ikan untuk Kucing
Artikel Terkait
Lifestyle
-
Cari HP dengan Kamera Terbaik 2026? Ini 3 Pilihan Flagship yang Setara Kamera iPhone!
-
Sebelum Beli, Yuk Simak 5 Tips Menemukan Serum Wajah yang Pas untukmu!
-
Cozy Girl Vibes! 4 OOTD Effortless Chic ala Kim Sejeong yang Stylish Abis
-
Photo Assist Samsung Galaxy S26 Series: Solusi Praktis Menghilangkan Objek Mengganggu di Foto
-
4 Padu Padan OOTD Versatile Classic ala Gawon MEOVV yang Timeless Banget!
Terkini
-
Iduladha dan Generasi Muda: Makna Lama yang Masih Relevan di Era Modern
-
Mengapa Tuduhan Amien Rais soal Teddy Mudah Dipercaya Publik?
-
Ulasan Novel Periculo, Citra Sempurna, Pengkhianatan, dan Misteri Kematian
-
Polemik Kurban 1.098 Sapi dari APBN Rp100 Miliar: Uang Presiden atau Rakyat?
-
Senja dan Cinta yang Berdarah: Ketika Sastra Jadi Cara Melawan Pembungkaman