Hikmawan Firdaus | Dea Pristotia
Ilustrasi orang melakukan konseling [Pexels/Cottonbro Studio]
Dea Pristotia

Sebuah pilihan yang baik jika kalian merasa tidak baik-baik saja dan memutuskan untuk menemui profesional. Semuanya tergantung pilihan masing-masing. Apakah menemui psikolog untuk melakukan konseling wicara atau memutuskan menemui psikiater agar bisa mendapatkan resep atas gejala yang kalian alami.  

Melansir dari Riliv, Selasa (8/8/2023) ada 5 hal yang harus dipahami sebelum memutuskan untuk menemui profesional untuk melakukan konseling. Seseorang harus menyadari hal-hal ini agar memiliki pandangan yang benar tentang konseling dan tidak patah semangat di tengah jalan. 

1. Bukan Solusi Instan Mengatasi Trauma

Walaupun memberikan efek positif, konseling tidak akan memberikan solusi instan untuk mengatasi trauma yang sudah lama berjalan. Jadi hanya berkunjung sekali tidak akan menyelesaikan truama seseorang. Semua harus pelan-pelan untuk menguraikan trauma yang sudah lama dihadapi.

2. Bukan Media Menghilangkan Masalah

Konseling akan membantu seseorang untuk paham bagaimana cara mengatasi masalah. Bukan serta-merta menjadi cara menghilangkan masalah. Konseling mungkin akan membantu menguraikan masalah yang kalian hadapi dan apa yang sebenarnya terjadi dengan diri kalian. 

3. Konselor Adalah Mediator

Konselor hanya akan membantu untuk mengeksplor pilihan, bukan ikut menentukan keputusan. Konselor berperan sebagai mediator untuk memahami diri kalian sendiri dan apa yang sedang kalian hadapi. Keputusan sepenuhnya ada di tangan kalian karena kalian yang akan menghadapi hidup kalian sendiri.

4. Butuh Waktu untuk Berproses

Butuh waktu dan keterbukaan supaya setelah konseling kalian bisa healing dan growing. Mungkin seseorang memerlukan konseling beberapa kali pertemuan hingga merasa lebih baik. Jadi kalian harus menyiapkan diri, waktu, dan upaya untuk melakukan sesi konseling selama beberapa waktu ke depan. 

5. Proses Kolaboratif

Intinya, konseling itu harus kolaboratif. Kalau dari diri sendiri tidak ada kemauan
untuk berubah, lalu bagaimana prosesnya bisa mudah? Meskipun telah dibantu oleh profesional, jika tidak berusaha memperbaiki diri dan justru menyangkal, maka konseling yang kalian lakukan menjadi sia-sia. Jadi memang perlu menyiapkan diri dan hati ya.

Itu adalah 5 hal yang harus dipahami sebelum melakukan konseling dengan profesional. Pastikan kalian punya kelima mindset tersebut ya. 

Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.