Sebuah pilihan yang baik jika kalian merasa tidak baik-baik saja dan memutuskan untuk menemui profesional. Semuanya tergantung pilihan masing-masing. Apakah menemui psikolog untuk melakukan konseling wicara atau memutuskan menemui psikiater agar bisa mendapatkan resep atas gejala yang kalian alami.
Melansir dari Riliv, Selasa (8/8/2023) ada 5 hal yang harus dipahami sebelum memutuskan untuk menemui profesional untuk melakukan konseling. Seseorang harus menyadari hal-hal ini agar memiliki pandangan yang benar tentang konseling dan tidak patah semangat di tengah jalan.
1. Bukan Solusi Instan Mengatasi Trauma
Walaupun memberikan efek positif, konseling tidak akan memberikan solusi instan untuk mengatasi trauma yang sudah lama berjalan. Jadi hanya berkunjung sekali tidak akan menyelesaikan truama seseorang. Semua harus pelan-pelan untuk menguraikan trauma yang sudah lama dihadapi.
2. Bukan Media Menghilangkan Masalah
Konseling akan membantu seseorang untuk paham bagaimana cara mengatasi masalah. Bukan serta-merta menjadi cara menghilangkan masalah. Konseling mungkin akan membantu menguraikan masalah yang kalian hadapi dan apa yang sebenarnya terjadi dengan diri kalian.
3. Konselor Adalah Mediator
Konselor hanya akan membantu untuk mengeksplor pilihan, bukan ikut menentukan keputusan. Konselor berperan sebagai mediator untuk memahami diri kalian sendiri dan apa yang sedang kalian hadapi. Keputusan sepenuhnya ada di tangan kalian karena kalian yang akan menghadapi hidup kalian sendiri.
4. Butuh Waktu untuk Berproses
Butuh waktu dan keterbukaan supaya setelah konseling kalian bisa healing dan growing. Mungkin seseorang memerlukan konseling beberapa kali pertemuan hingga merasa lebih baik. Jadi kalian harus menyiapkan diri, waktu, dan upaya untuk melakukan sesi konseling selama beberapa waktu ke depan.
5. Proses Kolaboratif
Intinya, konseling itu harus kolaboratif. Kalau dari diri sendiri tidak ada kemauan
untuk berubah, lalu bagaimana prosesnya bisa mudah? Meskipun telah dibantu oleh profesional, jika tidak berusaha memperbaiki diri dan justru menyangkal, maka konseling yang kalian lakukan menjadi sia-sia. Jadi memang perlu menyiapkan diri dan hati ya.
Itu adalah 5 hal yang harus dipahami sebelum melakukan konseling dengan profesional. Pastikan kalian punya kelima mindset tersebut ya.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Rilis Teaser Perdana, Drama Korea 'Crushology 101' Siap Tayang April 2025
-
Jadi Comeback Seo Kang Joon, Drama Undercover High School Raih Popularitas
-
Rating Merosost, Gong Hyo Jin Ungkap Pemikiran Ending When the Stars Gossip
-
Tayang April, Kim Hye Ja dapat Hadiah dari Surga di Drama Korea 'Heavenly Ever After'
-
Sidang Usai, Yoo Ah In Comeback Lewat Film 'The Match' dengan Lee Byung Hun
Artikel Terkait
-
Stop Self Diagnosis! Mahasiswa Jambi Ikuti Literasi Kesehatan Mental
-
Anak Pinkan Mambo Sempat Didampingi Psikolog Usai Alami Pelecehan Seksual
-
6 Daftar Warna yang Membuat Ruanganmu Semakin Epik!
-
Pinkan Mambo Punya 2 Karakter Berbeda akibat Tertekan Masalah Ekonomi, Butuh ke Psikolog Nggak ya?
-
Temuan Psikolog Polda Sumut Terhadap Begal: Muncul Rasa Bangga dan Ingin Diakui Eksistensi
Lifestyle
-
Bye Bibir Kering! Ini 5 Lip Balm Madu yang Ampuh Melembapkan
-
4 Serum Korea Berbahan Rice Extract, Rahasia Wajah Tampak Glowing dan Mulus
-
3 Body Serum Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Kusam dalam 7 Hari
-
4 Pelembap Beta Glucan Jaga Skin Barrier dan Kulit Lembap, Cuma Rp80 Ribuan
-
5 Rekomendasi Shampoo Affordable untuk Rambut Kering dan Sulit Diatur
Terkini
-
Solusi Disrupsi AI, UGM dan Uni Eropa Dorong Kolaborasi di EHEF 2026
-
Review Novel Resign, Ketika Angkat Kaki dari Kantor Jadi Bahan Taruhan
-
Runtuhnya Kejayaan Maritim Nusantara di Novel Arus Balik
-
Netflix Umumkan Tanggal Tayang Blue Eye Samurai Season 2, Simak Sinopsisnya
-
Kisah Tanah Jawa: Mengungkap Mitos dan Sejarah Kelam di Balik Pulau Jawa