Menjadi salah salah satu karakter pendukung dalam anime Kimi wa Houkago Insomnia, Yui Shiromaru diperlihatkan sebagai gadis bertubuh mungil dan berambut putih. Dia adalah alumnus dari SMA yang sama dengan Ganta Nakami dan Isaki Magari.
Sebab dimintai tolong untuk membantu Nakami dan Magari terkait Klub Astronomi, Shiromaru mulai menjalin pertemanan dengan mereka. Tak bisa ditampik bahwa dia belum lama mengenal mereka. Meskipun begitu, dia telah menunjukkan kepedulian terhadap mereka sejak pertama kali bertemu. Hal itu pun bisa terlihat dalam daftar berikut.
1. Menawarkan diri untuk berkunjung ke ruang klub Astronomi setiap hari
Sebagai seorang alumnus, Shiromaru sebenarnya tak lagi memiliki kewajiban untuk mengurus hal-hal yang berkaitan dengan sekolah, seperti kegiatan klub. Namun, ketika didatangi oleh dua anggota Klub Astronomi yang sekarang, dia bersedia untuk menjawab setiap pertanyaan mengenai kegiatan klub yang diajukan oleh mereka.
Tak hanya itu, Shiromaru pun sengaja meluangkan waktu untuk mengajari Nakami perihal kamera dan seluk-beluknya. Karena Nakami tak mungkin langsung piawai menggunakan kamera, dia sengaja menawarkan diri untuk berkunjung ke ruang klub. Dengan begitu, dia bisa menyalurkan ilmu yang dia miliki kepada Nakami dan Magari.
BACA JUGA: 8 Cara Menghindari Penghapusan Akun Gmail oleh Google
2. Meyakinkan Nakami agar percaya diri
Setelah membahas kegiatan klub yang rencananya akan diselenggarakan, Nakami diberi tahu oleh guru pembimbing klub mengenai lomba fotografi. Ketika disarankan untuk mengikuti lomba itu, dia segera menolak sambil berkata bahwa dia baru saja belajar menggunakan kamera kemarin.
Setelah mendengar saran Shiromaru agar mencoba untuk memotret langit saat mengikuti pariwisata nanti, Nakami bertanya pada dirinya sendiri, apakah dia bisa. Usai mengucapkan itu, dia diyakinkan oleh Shiromaru bahwa dia pasti bisa. Saat tak percaya diri, dia didukung oleh Magari, guru pembimbing, dan Shiromaru, yang belum lama dia kenal.
3. Memberikan pekerjaan yang dibutuhkan oleh Nakami
Setelah meminta persetujuan dari ketua OSIS untuk kamp pelatihan Klub Astronomi, Nakami mengetahui bahwa mereka harus mencari anggaran sendiri. Dia pun mulai berpikir bagaimana dia mendapatkan biaya untuk kamp pelatihan, apalagi dia harus berusaha ekstra sebab Magari memiliki dua ekskul sehingga tak bisa membantu.
Beberapa hari kemudian, Nakami mendapatkan satu panggilan wawancara. Namun, dia tak berhasil diterima. Saat mengunjungi toko gim Shiromaru, dia bercerita tentang kegagalannya. Tak dia sangka, dia malah ditawari pekerjaan oleh Shiromaru, tanpa harus menjalani wawancara.
Shiromaru sebenarnya memiliki kepribadian yang tak jauh berbeda dengan Nakami. Namun, dia tak ragu untuk menunjukkan kepeduliannya kepada sesama, seperti tiga hal yang dia lakukan di atas. Jika dilihat dari tiga kepeduliannya di atas, dia sangat patut untuk dicontoh, bukan?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Review Gundam Hathaway 2: Intrik Cinta Segitiga dan Bayang Trauma Masa Lalu
-
Ulasan The Detective Is Already Dead Vol 1-4: Dialog Menggigit, Eksekusi Plot Bikin Menjerit
-
5 Pesan Moral Bisa Dipelajari dari Karakter Je Moon-jae di Drakor Mousetrap
-
JoJo STEEL BALL RUN 2nd STAGE Rilis Pratinjau Jelang Tayang di Netflix
-
5 Alasan The Ramparts of Ice Jadi Anime Romance yang Wajib Ditonton!
Artikel Terkait
Lifestyle
-
Proteksi Double! 4 Sunscreen Lokal PDRN Ini Bikin Wajah Awet Muda dan Sehat
-
Lebih Higienis! 4 Pelembap Korea Kemasan Tube Buat Perkuat Skin Barrier
-
5 Alasan Tak Terduga Kenapa Tanganmu Gatal Ingin Terus Buka HP
-
Anti-Kusam! Ini 5 Rekomendasi Skin Tint Lokal yang Bebas Oksidasi
-
Kurang Bersyukur Tidak Menjadi Jawaban atas Persoalan Kesehatan Mental
Terkini
-
Merayakan Rindu dan Kegelisahan lewat Puisi di Buku Kidung Para Pencari
-
Sukses Gelar Konser Solo di Seoul, Onew SHINee Umumkan Comeback Album Baru
-
Mary and The Witch's Flower: Kita Tak Butuh Sihir untuk Menjadi Istimewa
-
Ramai saat Demo, Sunyi setelahnya: Mengapa Gerakan Rakyat Terjebak Musiman?
-
Aksi Boikot Raffi Ahmad: Menyoal Efektivitas Cancel Culture di Media Sosial