Para netizen atau warganet di media sosial belakangan ini sedang ramai membicarakan topik tentang cek khodam. Sebenarnya apa, sih, makna dari khodam itu sendiri? Kenapa hal ini bisa jadi topik yang ramai dibicarakan di berbagai media sosial, bahkan sempat trending di Twitter?
Semua ini bermula dari seorang pengguna atau user TikTok yang mengadakan live dengan membuka jasa cek khodam. Awalnya para netizen hanya menganggapnya sebagai hiburan semata. Mereka iseng minta dicek khodamnya dengan cara mengetikkan nama mereka di kolom komentar.
Jawaban yang diberikan pun biasanya cenderung nyeleneh dan tidak masuk akal, karena memang bertujuan untuk hiburan semata. Namun, belakangan ini topik cek khodam semakin ramai menjadi perbincangan. Bahkan, sampai ada aplikasi dan website untuk cek khodam.
Dilansir dari postingan akun Instagram @insertlive beberapa waktu yang lalu, menurut buku Misteri Khodam yang ditulis oleh Nur Prabawa Wijaya, para ahli menyebutkan bahwa khodam merujuk pada pembantu, pengawal, penjaga, atau jin muslim yang menjadi sahabat seseorang.
Pandangan Islam terhadap Khodam
Lantas, bagaimana hukum kepemilikan khodam ini terutama dalam Islam itu sendiri? Masih dari postingan yang sama, dikutip dari buku yang berjudul Penyembuhan Kesurupan yang disusun oleh Farid Hasan, dalam Islam diperbolehkan untuk memiliki khodam, asalkan pelakunya disiplin syariat serta mantra yang digunakan tidak bertentangan dengan syariat Islam.
Salah satu tokoh Islam, yakni Buya Yahya, menjelaskan pandangan Islam terkait cek khodam yang sedang menjadi tren belakangan ini. Beliau menyampaikan bahwa hal semacam ini sama sekali tidak ada baiknya.
“Kawan itu manusia, kalau ingin ibadahmu kuat, cari istri yang benar, pasangan yang benar, jangan berurusan dengan jin,” ujar Buya Yahya seperti dikutip dari laman suara.com.
Lebih lanjut, Buya Yahya juga menjelaskan bahwa orang yang berurusan dengan khodam atau jin berpotensi dapat terjerumus ke dalam hal negatif.
“Jin punya hawa nafsu, dia bisa melihatmu namun kamu tak bisa melihatnya. Teman itu penting, agama itu tergantung siapa sahabat. Secara pilih sahabat itu tidak dibenarkan dari sisi ini. Kalau tidak, nanti masuk terjerumus. Jangan kalian berurusan dengan jin dan khodam-khodaman apa itu, kalau anda baik, tidak akan diganggu oleh siapapun. Allah lah yang menjaga anda” pungkas Buya Yahya lebih lanjut seperti dikutip dari channel YouTube Al-Bahjah TV.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Ikuti Perjalanan Hampa Kehilangan Kenangan di Novel 'Polisi Kenangan'
-
3 Novel Legendaris Karya Penulis Indonesia, Ada Gadis Kretek hingga Lupus
-
Geram! Ayu Ting Ting Semprot Netizen yang Hujat Bilqis Nyanyi Lagu Korea
-
Haji Faisal Akui Sempat Syok dengan Konten Atta Halilintar yang Disebut Netizen Sentil Fuji
-
Outfit Bandara Seowon UNIS Jadi Sorotan, K-netz Perdebatkan Usia Debut
Artikel Terkait
Lifestyle
-
Jakarta Lengang, Saleh Husin dan Pramono Anung Gowes 60 Km Bakar Lemak Usai Libur Lebaran
-
Xiaomi SU7 Generasi Baru Resmi Meluncur: Sedan Listrik Rasa Supercar, Jarak Tembus 900 Km
-
Misi Menolak Jadi Kaum Rebahan: 6 Cara Memaksimalkan Waktu Libur Lebaran
-
4 Tone Up Cream SPF untuk Kulit Sensitif Auto Cerah saat Lebaran Idulfitri
-
Rahasia Kulit Cerah: 5 Day Cream untuk Glow Up Maksimal
Terkini
-
Jung Woo dan Krystal Jung Bintangi Film Jjanggu, Tayang 22 April
-
Memaksimalkan Potensi di Tengah Keterbatasan, Belajar dari Novel Rasa
-
Review The Defects: Ketika Anak Bisa 'Diretur' seperti Barang Rusak
-
Menjaga Kebiasaan Baik Pasca-Ramadan dan Lebaran: Tantangan Konsistensi
-
8 Rekomendasi Drama China Berlatar Republik untuk Temani Libur Lebaran