Di zaman sekarang ini, kecerdasan buatan (Artificial Intellgence/AI) telah diintegrasikan hampir pada semua aplikasi. Salah satu paling populer penggunaan AI, yakni untuk mengambil foto dan mengedit foto.
Akan tetapi, foto hasil dari editan aplikasi yang menggunakan AI dirasa kurang natural. Terlalu banyak sentuhan digital sehingga foto yang dihasilkan menegasikan unsur-unsur natural.
Alhasil, ada beberapa orang yang justru lebih memilih aplikasi pengedit foto yang tidak terlalu mengandalkan fitur AI. Artinya mereka justru lebih memilih mengedit foto secara manual. Salah satu tujuannya, yakni untuk menghasilkan editan foto yang tidak terlalu berbeda dengan aslinya.
Dengan begitu, bagi kamu yang mau mengedit foto tanpa menggunakan AI yang terlalu berlebihan, berikut ada 3 aplikasi patut kamu coba yang melansir dari berbagai sumber:
1. Captura One
Ketika kamu bekerja sebagai bagian dari tim atau ingin berbagi foto dengan sang kolaborator, aplikasi Captura One menjadi salah satu pilihan. Perangkat lunak ini memungkinkan kamu bisa memotret gambar langsung dari desktop, iPad, atau iPhone, tanpa mengunduhnya.
Captura One menampilkan semua alat pengeditan yang diharapkan, dan juga berbagai filter dan gaya prasetel. Walaupun Captura One ini menggabungkan AI, namun kamu bisa memilih integrasi level sehingga bisa menghemat waktu untuk sentuhan artistic.
Dengan menggunakan aplikasi ini, kamu bisa memanfaatkan uji coba gratis 30 hari, setelah itu tersedia berbagai paket berbayar, supaya tetap bisa menggunakan aplikasi Captura One.
2. Affinity Photo 2
Affinity Photo 2 adalah aplikasi pengeditan yang telah banyak memenangkan penghargaan yang dapat digunakan di macOS, Windows, dan iPad. Kamu bisa mengerjakan file yang sama menggunakan salah satu perangkat ini.
Salah satu fitur yang sangat menonjol dari Affinity Photo 2 ini termasuk retouching kulit dan menghilangkan noda, perpustakaan filter dan efek yang sangat besar, serta opsi pena dan kuas yang sangat presisi.
Affinity Photo 2 memiliki tata letak antarmuka pengguna yang jauh lebih baik, lebih halus dan lebih intuitif. Selain itu, pembaruan terbaru memungkinkan pengeditan file RAW tanpa destruktif.
3. VSCO
VSCO bisa dibilang hampir mirip dengan aplikasi Instagram, aplikasi ini bisa berbagi dan mengedit gambar yang berfungsi di perangkat Android, iOS, dan desktop. Aplikasi ini bisa memungkinkan fotografer berbagi foto dengan pengguna lain di platform.
Untuk memanfaatkan lebih dari 200 filter preset dan alat pengeditan lanjutan, kamu harus membeli langganan bulanan atau tahunan. Salah satu fitur menonjol dari VSCO ini termasuk akses ke efek pencitraan dan GIF yang tidak ditemukan di perangkat lain.
Nah, itulah setidaknya ada 3 aplikasi pengedit foto tanpa terlalu mengandalkan fitur AI. Semoga informasi ini bermanfaat dan selamat mencoba.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Laki-Laki Tidak Boleh Nangis? Siapa Sih yang Buat Aturan Aneh Itu?
-
Sampah dan Dosa Kecil yang Dianggap Biasa
-
Dompet Tak Berbunyi, Saldo Diam-Diam Mati: Dilema Hidup Serba Digital
-
Niat Jahat yang Tidak Sampai: Ketika Hukum Tidak Selalu Perlu Ikut Panik
-
Uang Tidak Bisa Membeli Kebahagiaan Adalah Kebohongan Terbesar yang Kita Percaya
Artikel Terkait
-
Menjaring Generasi Muda Berbakat di Dunia Teknologi Berbasis Kecerdasan Buatan Lewat Kompetisi Talenta AI
-
Indosat Siap Beri Layanan dan Fasilitas Canggih Berbasis AI
-
Ngeri, Begini Penampakan Pesawat yang Jatuh di Brasil
-
Meriah! Transaksi Viding Melonjak, Pasar Pernikahan Digital Kian Bersinar
-
Gaet Google, Seri Xiaomi 15 akan Gunakan Gemini AI
Lifestyle
-
5 Body Wash dengan Scrub Halus untuk Perawatan Kulit Bersih Menyeluruh
-
Samsung Galaxy S26 FE Segera Hadir, Bawa Exynos 2500 dan Baterai 4.900 mAh
-
Bye Kulit Berminyak dan Kusam! Ini 4 Pelembap Brightening Berlabel Oil Free
-
itel VistaTab 30 Pro: Tablet Layar 13 Inci dengan Baterai 10.000 mAh dan Bonus Keyboard
-
5 Merek Sepatu Lokal dengan Visual Keren dan Harga Terjangkau
Terkini
-
Ulasan Drama Mother and Mom: Kritik terhadap Obsesi Menjadi Ibu Ideal
-
Review Serial Silo Season 1: Adaptasi Novel Wool yang Penuh Teka-Teki Seru!
-
Dari Maryamah Karpov ke Maryam Mah Kapok Garapan Asma Nadia dkk
-
Ironi di Negeri Tropis: Buah Melimpah, Harga Tak Ramah
-
Review Novel Jejak Langkah: Ketika Pena Menjadi Senjata Perlawanan