Ketemu stopkontak di mana pun berada terkadang bikin suasana hati jadi senang dan gembira, apalagi saat perangkat gawai kita sedang dalam kondisi darurat untuk mengisi daya. Tetapi, kamu juga perlu tahu kalau penggunaan stopkontak di kereta api memiliki aturan tersendiri.
Tak semua perangkat elektronik bisa di-cas karena stopkontak yang disediakan hanya untuk perangkat dengan konsumsi daya rendah, contohnya: gawai, power bank, laptop, konsol gim, tablet, dan TWS.
Stopkontak tersebut memiliki kapasitas daya yang terbatas, sehingga para penumpang diimbau untuk dapat memeriksa kembali barang atau perangkat yang akan di-cas termasuk berkapasitas rendah atau tidak.
Jika tetap memaksakan, maka akan terjadi gangguan pada stabilitas sistem kelistrikan kereta api. Berikut ini adalah beberapa jenis barang yang tidak dapat dicolok/di-cas di stopkontak kereta api:
1. Hair Dryer (Pengering Rambut)
Kapasitas daya yang digunakan oleh hair dryer tergolong tinggi mulai dari 400 - 1.800 watt ke atas. Berbeda halnya dengan pengisi daya gawai yang standar antara 5 - 20 watt.
Sebagai perbandingan hair dryer bisa memakai daya 90x lebih besar dibanding gawai, jika tetap digunakan di kereta api maka bisa saja merusak perangkat kereta dan pemicu kebakaran yang dapat mengancam keselamatan penumpang.
2. Catokan (Setrika Rambut)
Selain hair dryer, biasanya perempuan suka menggunakan catokan untuk meluruskan rambut. Keduanya memiliki kesamaan yaitu mengeluarkan panas.
Kapasitas catokan bisa mendekati 20 hingga 60 watt. Hal tersebut diakibatkan karena panas yang dihasilkan begitu tinggi sehingga membutuhkan banyak daya listrik. Oleh karena itu, menggunakan hair dryer dan catokan di rangkaian kereta api sama sekali tidak disarankan.
3. Ketel Listrik
Peralatan rumah tangga yang satu ini berfungsi untuk memanaskan air. Panas yang dihasilkan juga berasal dari aliran listrik yang cukup besar.
Kapasitas daya sekitar 500 - 1800 watt yang dibutuhkan oleh ketel listrik untuk mendidihkan air dengan waktu yang singkat. Bagi kamu yang ingin menyeduh mi di perjalanan, sebaiknya membawa air panas sendiri di dalam tumbler agar lebih praktis.
4. Rice Cooker (Penanak Nasi)
Jika kamu tidak bekal nasi dari rumah ketika sedang menempuh perjalanan di kereta, kamu bisa langsung pergi ke gerbong restorasi atau kereta makan. Di gerbong ini menyediakan layanan makanan dan minuman, termasuk nasi sebagai bagian dari menu yang ada.
Maka tidak perlu membawa rice cooker untuk memasak nasi, karena daya listrik yang diperlukan sangat besar sekitar 300 - 1.300 watt lebih.
5. Setrika
Setrika dikategorikan sebagai barang elektronik yang lumayan memakai daya listrik sangat besar antara 300 - 1.000 watt, karena setrika membutuhkan energi panas yang begitu besar untuk melicinkan pakaian.
Jika akan melicinkan pakaian maka tidak diperbolehkan untuk menggunakan setrika, hair dryer, dan catokan. Kamu bisa menggunakan tangan untuk sementara dengan menggulung atau melipat baju.
6. Konsol Gim PS5
Konsol gim memang boleh untuk di-cas di kereta api karena tidak memerlukan daya listrik besar, contohnya Nintendo Switch sekitar 18 watt. Berbeda dengan konsol gim PS5 yang membutuhkan 190 - 220 watt. Intinya, konsol gim yang berkapasitas daya rendah dan tidak berdampak buruk pada listrik perkeretaapian maka diperbolehkan.
7. Sepeda Listrik
Umumnya sepeda listrik memerlukan sekitar 250 hingga 750 watt untuk penggunaan sehari-hari, bahkan bisa sampai 500 watt atau lebih. Oleh sebab itu, tidak disarankan untuk di-cas menggunakan stopkontak kereta api karena terbatas. Lebih baik untuk sepeda listrik sudah diisi daya sejak di rumah untuk dapat digunakan.
Secara ringkas, maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan stopkontak kereta api tidak bisa digunakan sembarangan. Ada beberapa aturan yang tidak memperbolehkan beberapa jenis barang untuk dicolok atau di-cas.
Selain jenis barang-barang atau peralatan elektronik yang telah disebutkan, seperti power bank yang memerlukan daya di atas 20 watt, laptop gaming yang membutuhkan lebih dari 100 watt, dan barang lainnya yang tidak berkapasitas rendah maka lebih lebih baik tidak di-cas pada stopkontak kereta api karena khawatir berdampak buruk.
Baca Juga
-
Review Film Mata Jiwa: Potret Kaum Marginal dan Akar Empati Tiyo Ardianto
-
6 Poin Kritis dr. Tirta di Tengah Carut-Marut Kebijakan: Dari Pertamax hingga Makan Bergizi Gratis
-
Ketika Masyarakat Apatis, Siapa yang Mengawasi Kebijakan Negara?
-
Dibalik Murahnya Harga Cilok dan Batagor, Ada 'Bom Waktu' Ekonomi yang Mengintai
-
Mungkinkah Prabowo Dua Periode Lewat Politik Gentong Babi?
Artikel Terkait
-
Kabar Gembira, LRT Jabodebek Tambah Perjalanan Mulai 1 Juli
-
Simak Aturan Perlintasan Kereta Api untuk Menjaga Keselamatan di Musim Libur Sekolah
-
YLKI Soroti Banjir Keluhan Barang Palsu & Refund Macet saat Belanja Online
-
Revolusi Hidrogen di Jalur Kereta Api Cili: Mungkinkah Kereta Cina Ini Jadi Solusi, atau Sekadar Mimpi?
-
Fariz RM Terancam 20 Tahun Penjara dan Denda Miliaran Rupiah! Ini Dakwaan Lengkapnya
Lifestyle
-
ASUS ExpertBook Ultra 2026 Masuk Indonesia, Laptop Pebisnis Sultan dengan Intel Core Ultra Series 3
-
5 Rekomendasi Sabun Cair Anti Jerawat untuk Mengatasi Bruntusan di Badan
-
Qualcomm Snapdragon X2 Elite atau Nvidia RTX Spark, Mana Chip ARM Terbaik untuk Laptop?
-
Praktis dan Unik, Ini 5 Rekomendasi Sabun Muka Bertekstur Bubuk
-
Honor X7e Plus 5G Lolos Sertifikasi Global,Usung Daya Tahan Ekstra dan Jaringan 5G
Terkini
-
Dari Tumbler ke Paylater: Kontradiksi Gaya Hidup Ramah Lingkungan Anak Muda
-
Niatnya Healing, Kok Malah Berujung Kantong Kering?
-
IHR: Naga Sembilan Rebut Piala Paku Alam, Karnaval Meriah dan Inul Daratista Hibur Ribuan Penonton
-
Aksi Memukau Joe Taslim dan Yayan Ruhian dalam Film 'The Furious', Kapan Tayangnya?
-
Kisah Romansa Antara Mei Li dan Lung di Film Bangkok Traffic (Love) Story