Setiap 26 November, dunia merayakan Hari Pohon Zaitun Sedunia (World Olive Tree Day). Pohon zaitun bukan hanya menjadi simbol perdamaian atau umur panjang, tapi juga bahan rahasia di dapur modern.
Selain buahnya yang gurih, minyak zaitun jadi bintang yang membuat salad sederhana terasa jauh lebih hidup.
Aromanya lembut, rasanya halus, dan yang paling penting adalah gampang dipadukan dengan sayuran apa pun.
Minyak zaitun sudah lama jadi bagian dari tradisi kuliner Mediterania. Banyak riset kuliner juga mencatat bahwa extra virgin olive oil (EVOO) mengandung antioksidan alami dan lemak baik yang ramah untuk tubuh.
Oleh karena itu, tidak heran tren memasukkan EVOO ke salad terus meningkat beberapa tahun terakhir, apalagi di kota besar yang mulai mengadopsi gaya makan lebih clean.
Rasanya lebih ringan dibanding minyak lain, dan finishing nya memberikan sensasi segar tapi creamy yang bikin salad nggak terasa hambar.
Nah, untuk yang ingin mencoba meracik salad lebih serius di rumah, berikut tiga rekomendasi minyak zaitun yang layak dicoba, baik dari segi rasa maupun kualitasnya.
1. Filippo Berio Extra Virgin Olive Oil
Filippo Berio sering masuk daftar rekomendasi media kuliner internasional. Rasanya seimbang banget, nggak terlalu tajam, tapi tetap punya aroma segar khas zaitun.
Ada aroma zaitun yang lembut dan sedikit peppery di belakang, tapi tidak sampai menabrak rasa sayuran. Cocok untuk dressing sederhana seperti lemon ditambah dengan lada hitam.
Wadahnya juga tahan lama, jadi pas untuk penggunaan rutin tanpa cepat habis. Harganya sekitar Rp80.000 hingga Rp185.000
2. Borges Extra Virgin Olive Oil
Minyak yang satu ini sering disukai karena punya aroma yang lebih fruity sedikit seperti apel hijau dengan sedikit rasa kacang yang ringan.
Rasanya lebih halus dan tidak terlalu pahit, jadi cocok untuk salad yang menggabungkan sayur dan buah, atau untuk dressing yang ingin tetap ringan tanpa kehilangan aroma segar.
Harganya mulai dari 90 ribuan. Banyak pengguna bilang Borges memberi efek segar, terutama untuk salad yang butuh sentuhan manis dan asam.
3. Bertolli Extra Light Olive Oil
Pilihan ketiga ini hadir dalam ukuran jumbo 2 liter (dengan hitungan harga yang jauh lebih ekonomis per mililiternya). Buat kamu yang mau coba-coba, ada harga sekitar Rp80.000 untuk ukuran 250 ml.
Rasanya lebih netral, jadi cocok kalau kamu sudah pakai bahan yang punya rasa kuat seperti tomat ceri atau sayuran segar.
Untuk pemakaian rutin, varian 250 ml ini jadi opsi hemat tanpa mengorbankan kualitas.
Momentum Hari Pohon Zaitun Sedunia hari ini bisa jadi alasan kecil untuk mencoba hal baru di dapur. Kadang, semangkuk salad segar hanya butuh minyak zaitun yang tepat. Dengan pilihan yang pas, salad sederhana bisa berubah jadi hidangan yang lebih hidup, sehat, dan bikin nagih.
Baca Juga
-
Dari Lumpur Pantai Baros: Mengubah Aksi Tanam Mangrove Jadi Seni dan Refleksi Diri
-
Lebih dari Sekadar Angkat Senjata, Ini Cara Bela Negara di Kehidupan Sehari-hari
-
Restitusi untuk Korban Tindak Pidana Masih Sulit Direalisasikan
-
Dirut ANTAM dari Eks Tim Mawar, Negara Tutup Mata soal Rekam Jejak HAM
-
Rp17 Miliar Terkumpul, Musisi Indonesia Peduli bagi Korban Bencana
Artikel Terkait
-
Ulasan Buku My Olive Tree: Menguak Makna Pohon Zaitun bagi Rakyat Palestina
-
4 Rekomendasi Toner Mengandung Olive untuk Kulit Lembap dan Bebas Kerutan
-
Apakah Minyak Zaitun Bisa Bikin Wajah Glowing? Ini Fakta dan 5 Rekomendasi Produknya
-
5 Rekomendasi Minyak Zaitun Terbaik: Skincare Alami, Bikin Kulit Sehat dan Glowing
-
PBB Kecam Israel: Serangan Terhadap Petani Palestina Ancam Kedaulatan Pangan dan Hak Asasi
Lifestyle
-
Kulit Kepala Gatal? Ini 5 Sampo Ampuh untuk Dermatitis Seboroik
-
Advan Macha: HP 5G Tipis yang Diam-Diam Punya Banyak Kejutan
-
4 Sunscreen Lokal Kandungan Calendula, Rahasia Kulit Sehat Bebas Iritasi
-
7 Mitos Salah Perawatan Sepatu yang Bikin Cepat Rusak, Kamu Masih Percaya?
-
4 Mix and Match Daily OOTD ala Wooyoung ATEEZ, Street Style ke Formal Look
Terkini
-
Anime Coming-of-age The Ramparts of Ice Siap Tayang April di Netflix
-
Terseret Isu Penelantaran Anak, Denada Unggah Pesan Haru untuk Mendiang Ibu
-
Psikologi Perubahan Iklim: Mengapa Kita Sadar Lingkungan tapi Malas Bertindak?
-
Kepekaan Perempuan Terhadap Bencana, Mengapa Kepedulian Dianggap Ancaman?
-
Mata Istri