Bimo Aria Fundrika | Nugraha Nugraha
COLORFUL EVOL X15-XS 22 (shopee)
Nugraha Nugraha

Pasar laptop gaming pada 2026 sedang tidak ramah untuk kantong tipis. Harga rata-rata naik, stok makin terbatas, dan di kelas Rp10 jutaan pilihan dengan GPU mumpuni semakin langka. Banyak brand mulai menurunkan spesifikasi grafis demi menekan harga. Di tengah situasi seperti itu, COLORFUL EVOL X15-XS 22 justru hadir sebagai opsi yang masih rasional.

Walau bukan model baru karena dirilis pada 2025, laptop ini tetap relevan. Alasannya sederhana: kombinasi spesifikasinya masih kompetitif, terutama karena masih membawa RTX 3050 di harga yang relatif terjangkau. Saat kompetitor mulai bergeser ke RTX 2050, keberadaan RTX 3050 di kelas ini terasa seperti angin segar.

Dari segi tampilan, EVOL X15-XS 22 mengambil pendekatan berbeda. Tidak ada garis agresif atau logo mencolok di bagian cover. Desainnya polos, minimalis, bahkan cenderung seperti laptop kantoran biasa. Bagi sebagian gamer, ini mungkin terasa kurang “garang”. Namun justru di situlah daya tariknya.

Laptop ini terasa lebih fleksibel digunakan di ruang publik, kampus, atau kantor tanpa menarik perhatian berlebihan. Material bodinya menggunakan plastik ABS dengan bobot sekitar 2,1 kg dan ketebalan 22 mm. Memang bukan yang paling tipis, tetapi masih masuk kategori wajar untuk laptop gaming 15 inci.

Di sektor visual, laptop ini menggunakan panel IPS Full HD dengan refresh rate 144 Hz. Untuk gaming kompetitif seperti Valorant atau CS2, refresh rate tinggi jelas memberi keuntungan dalam hal respons dan kelancaran animasi.

Akurasi warnanya memang belum masuk kategori profesional. Cakupan sRGB berada di kisaran 61 persen, sehingga untuk pekerjaan color grading serius mungkin kurang ideal. Namun untuk editing ringan, desain kebutuhan kuliah, menonton film, hingga konsumsi konten harian, kualitasnya masih nyaman di mata.

Kecerahan layar juga cukup memadai untuk penggunaan indoor. Viewing angle khas IPS membuat tampilan tetap stabil dari berbagai sudut.

Bagian paling menarik tentu ada di dapur pacu. EVOL X15-XS 22 dibekali Intel Core i5-12500H generasi ke-12 yang dikenal memiliki performa kuat di kelas menengah. Prosesor ini dipadukan dengan RTX 3050 4GB GDDR6.

Untuk gaming 1080p, kombinasi ini masih sangat layak. Game esports bisa berjalan stabil di pengaturan tinggi dengan frame rate mulus. Game AAA modern pun masih nyaman dimainkan pada pengaturan medium hingga high dengan bantuan DLSS jika tersedia.

Untuk kebutuhan non-gaming, performanya juga terasa lega. Editing video Full HD, rendering ringan, pemrograman, hingga multitasking berat dapat dijalankan tanpa kendala berarti. RAM 16GB DDR4 bawaan sudah dalam konfigurasi dual channel dan masih bisa di-upgrade hingga 64GB. Penyimpanan 512GB SSD juga menyediakan satu slot tambahan dengan dukungan hingga 2TB. Artinya, laptop ini memiliki ruang ekspansi yang cukup untuk beberapa tahun ke depan.

Laptop gaming murah sering kali bermasalah pada suhu. Namun EVOL X15-XS 22 membawa sistem pendingin dual fan dengan empat jalur pembuangan panas. Dalam pengujian beban berat, suhu puncaknya berada di kisaran 47 derajat Celsius. Angka ini masih tergolong aman untuk kelasnya.

Melalui Control Center bawaan, pengguna dapat mengatur mode performa dan kecepatan kipas sesuai kebutuhan. Saat ingin performa maksimal untuk gaming, sistem bisa dipacu penuh. Ketika digunakan untuk pekerjaan ringan, kipas bisa dibuat lebih tenang. Strategi ini membuat performa relatif stabil tanpa throttling berlebihan.

Keyboard full-size dengan tombol power terpisah memberikan pengalaman mengetik yang nyaman. Tombolnya empuk dan cukup responsif untuk mengetik panjang maupun gaming. RGB one-zone dengan 15 pilihan warna memang tidak sekompleks per-key RGB di kelas atas, tetapi sudah cukup memberi sentuhan gaming.

Touchpad-nya responsif meski posisinya sedikit condong ke kiri mengikuti layout keyboard. Untuk konektivitas, laptop ini sudah mendukung Wi-Fi 6 dan Bluetooth 5.2. Port yang tersedia juga lengkap di sisi kiri, kanan, dan belakang sehingga tidak memerlukan dongle tambahan untuk kebutuhan dasar.

Webcam 720p 30fps tergolong standar. Untuk meeting online sudah cukup, tetapi bagi yang sering streaming mungkin akan lebih nyaman menggunakan webcam eksternal.

Dengan kapasitas 54Wh, daya tahannya berada di kisaran 2 hingga 3 jam untuk penggunaan ringan tanpa charger. Ini memang tipikal laptop gaming yang lebih fokus pada performa dibanding mobilitas. Untungnya, charger yang disertakan tidak terlalu besar sehingga masih praktis dibawa.

Paket penjualannya juga cukup lengkap, termasuk tas bawaan dan garansi resmi dua tahun yang menjadi nilai tambah di kelas harga ini.

Jika melihat pesaing terdekat seperti Axioo Pongo 725 V2, perbandingannya cukup menarik. Axioo menawarkan prosesor Intel Core i7 Gen 13 yang lebih tinggi secara CPU. Namun di sisi grafis, masih menggunakan RTX 2050. Di sinilah EVOL X15-XS 22 unggul karena RTX 3050 memberikan performa gaming yang lebih kuat. Bagi gamer yang memprioritaskan GPU, pilihan Colorful terasa lebih seimbang di harga yang sama.

COLORFUL EVOL X15-XS 22 membuktikan bahwa laptop gaming Rp10 jutaan belum sepenuhnya kehilangan daya saingnya pada 2026. Dengan i5-12500H, RTX 3050, RAM 16GB, layar 144 Hz, serta opsi upgrade luas, laptop ini masih sanggup menangani kebutuhan gaming dan produktivitas berat.

Desainnya mungkin tidak mencolok, baterainya bukan yang paling awet, dan layarnya belum ideal untuk profesional warna. Namun bagi pengguna yang mencari performa maksimal dengan bujet terbatas, seri ini masih menjadi salah satu opsi paling masuk akal saat ini.