M. Reza Sulaiman | Anugrah Ibrani
ilustrasi skeptis digital. (unsplash/Alex Shuper)
Anugrah Ibrani

Apakah kamu pernah merasa ragu ketika membaca berita yang sangat sensasional di media sosial? Atau mungkin kamu pernah tertipu oleh berita palsu yang membuatmu merasa bodoh?

Jika ya, kamu tidak sendirian! Dalam era digital yang semakin maju, informasi dapat menyebar dengan sangat cepat, namun tidak semua informasi itu benar. Mari kita bahas cara melakukan fact-check mandiri dalam 5 menit.

1. Periksa Sumber Berita

Langkah pertama dalam melakukan fact-check adalah memeriksa sumber berita. Pastikan kamu mengetahui siapa yang menulis berita tersebut dan apa latar belakangnya. Apakah berita yang ditulis oleh penulis tersebut memiliki kredibilitas yang baik? Apakah sumber beritanya dapat dipercaya?

Periksa juga apakah berita tersebut memiliki tanggal publikasi yang jelas. Berita yang sudah lama tidak relevan lagi mungkin tidak perlu dipercaya karena kajian jurnal juga memiliki masa berlaku lima tahun ke belakang. Selain itu, periksa juga apakah berita tersebut memiliki referensi yang jelas.

2. Cari Konfirmasi dari Sumber Lain

Langkah kedua adalah mencari konfirmasi dari sumber lain. Jika berita tersebut benar, maka pasti ada sumber lain yang juga melaporkan berita tersebut. Cari berita yang sama dari sumber lain yang dapat dipercaya, seperti BBC, CNN, atau Al Jazeera.

Jika kamu tidak menemukan konfirmasi dari sumber lain, hal tersebut perlu diwaspadai. Berita yang benar biasanya memiliki konfirmasi dari beberapa sumber tepercaya.

3. Periksa Fakta dan Data

Langkah ketiga adalah memeriksa fakta dan data yang digunakan dalam berita. Pastikan kamu memeriksa apakah fakta dan data tersebut benar dan relevan dengan topik berita. Periksa juga apakah sumber data tersebut dapat dipercaya.

Jika kamu menemukan kesalahan fakta atau data, kamu patut curiga. Berita yang benar biasanya menyajikan fakta dan data yang akurat.

4. Periksa Bahasa dan Nada

Langkah keempat adalah memeriksa bahasa dan nada yang digunakan dalam berita. Berita yang benar biasanya menggunakan bahasa yang objektif dan nada yang netral. Jika berita tersebut memiliki bahasa yang sensasional atau nada yang emosional, maka perlu diwaspadai.

Periksa juga apakah berita tersebut memiliki tujuan yang jelas. Berita yang benar biasanya memiliki tujuan informasi yang jelas dan tidak memiliki agenda tersembunyi.

Dalam era digital yang semakin maju, berpikir skeptis digital menjadi sangat penting. Dengan melakukan fact-check mandiri dalam 5 menit, kamu dapat melindungi diri dari berita palsu dan membuat keputusan yang lebih tepat.

Sebagai kesimpulan, berpikir skeptis digital adalah kemampuan yang sangat penting dalam era digital. Dengan melakukan fact-check mandiri dalam 5 menit, kamu dapat melindungi diri dari berita palsu dan membuat keputusan yang lebih tepat. Maka, mari kita mulai berpikir skeptis digital dan bertindak lebih cerdas dalam menyerap informasi!