Di tengah semakin ramainya pasar tablet Android, kehadiran Xiaomi Pad 8 dan OnePlus Pad Go 2 seperti membuka pilihan baru bagi pengguna yang ingin perangkat serbaguna, bisa untuk kerja ringan, hiburan, hingga produktivitas harian. Keduanya hadir di segmen yang mirip, namun menawarkan pendekatan yang cukup berbeda.
Kalau dilihat sekilas, keduanya tampak sama-sama menarik. Tapi begitu mulai diperhatikan lebih dalam, karakter masing-masing tablet mulai terasa jelas.
Xiaomi Pad 8 tampil dengan gaya yang lebih rapi dan modern. Bodinya tipis dan ringan, hanya sekitar 5,8 mm dengan bobot sekitar 485 gram, membuatnya nyaman digenggam dalam waktu lama. Sementara OnePlus Pad Go 2 sedikit lebih besar dan berat, sekitar 599 gram, karena memang membawa layar yang lebih luas.
Perbedaan ukuran ini langsung terasa ketika menyalakan layar. OnePlus Pad Go 2 mengusung panel 12,1 inci dengan resolusi 2.8K dan refresh rate 120Hz, memberikan pengalaman visual yang luas dan nyaman untuk menonton atau multitasking.
Di sisi lain, Xiaomi Pad 8 hadir dengan layar 11,2 inci, resolusi lebih tinggi (3.2K), dan refresh rate 144Hz. Walhasil, tampilannya terasa lebih tajam dan lebih halus, terutama saat scrolling atau bermain game.
Untuk performa, Xiaomi mulai menunjukkan taringnya. Tablet ini dibekali chipset kelas lebih tinggi dengan clock speed hingga sekitar 3.2 GHz, membuatnya lebih unggul untuk multitasking berat maupun gaming.
Sebaliknya, OnePlus Pad Go 2 menggunakan chipset kelas menengah (Dimensity 7300 Ultra), yang sebenarnya sudah cukup untuk kebutuhan sehari-hari seperti streaming, browsing, dan pekerjaan ringan. Namun untuk performa intensif, Xiaomi Pad 8 jelas lebih bertenaga.
Ketika bicara baterai, OnePlus justru lebih unggul. Kapasitas baterainya mencapai sekitar 10.050 mAh, lebih besar dibanding Xiaomi Pad 8 yang berada di kisaran 9.200 mAh.
Dalam penggunaan nyata, ini berarti OnePlus Pad Go 2 cenderung lebih tahan lama, terutama untuk konsumsi media atau penggunaan santai sepanjang hari.
Sementara itu, untuk kamera, meskipun bukan fitur utama tablet, Xiaomi Pad 8 tetap unggul dengan sensor 13 MP, dibandingkan OnePlus yang hanya 8 MP.
Perbedaannya mungkin tidak terlalu terasa untuk penggunaan kasual, tetapi tetap memberi nilai tambah.
Lalu bagaimana dengan harga?
Di pasar India, Xiaomi Pad 8 dibanderol sekitar 30.999 hingga 33.999, yang jika dikonversi ke rupiah berada di kisaran Rp5,8 juta sampai Rp6,4 juta. Sementara OnePlus Pad Go 2 dijual mulai sekitar 26.999 hingga 29.999, atau sekitar Rp5,1 juta sampai Rp5,7 juta.
Selisih harga ini cukup menjelaskan posisi keduanya. OnePlus Pad Go 2 lebih ramah di kantong dan fokus pada pengalaman multimedia yang nyaman, sedangkan Xiaomi Pad 8 sedikit lebih mahal karena menawarkan performa yang lebih tinggi dan layar yang lebih tajam.
Mengenai pilihan di antara keduanya, dikembalikan sesuai kebutuhan pengguna. Jika yang dicari adalah tablet untuk hiburan, layar besar, dan baterai tahan lama, OnePlus Pad Go 2 terasa lebih rileks dan menyenangkan. Namun jika menginginkan perangkat yang lebih kencang, lebih tajam, dan lebih fleksibel untuk produktivitas, Xiaomi Pad 8 menjadi opsi yang lebih masuk akal.
Dua tablet ini tidak benar-benar saling mengalahkan. Keduanya hanya menawarkan pengalaman yang berbeda, dan di situlah justru letak menariknya.
Baca Juga
-
Realme P4 Lite 5G Resmi Meluncur: HP Rp2 Jutaan dengan Baterai 7000 mAh
-
Xiaomi Pad 8 Resmi Meluncur, Tablet Flagship Tipis dengan Snapdragon 8s Gen 4 dan Layar 3.2K 144Hz
-
Mengapa Banyak Orang Rela Sewa iPhone Saat Mudik Lebaran: Menguak Ironi di Balik Gengsi
-
Tren Sewa iPhone Jelang Lebaran: Antara Kebutuhan Digital dan Gengsi Sosial
-
Harmoni dalam Perbedaan: Refleksi Nyepi dan Dinamika Idulfitri di Indonesia
Artikel Terkait
Lifestyle
-
5 Promo Kuliner Lebaran 2026 yang Bikin Hemat, Cocok Buat Kumpul Bareng!
-
Bosan dengan Kue Kering? Coba 5 Dessert Hits Ini untuk Hampers Lebaran!
-
Bosen Nangis Pas Masak? Ini 5 Siasat Ngiris Bawang Biar Mata Gak Kelilipan Air Mata
-
5 Minuman Herbal yang Bikin Tubuh Tetap Fit saat Mudik
-
Anti Telat! 6 Tips agar Tidak Kesiangan Sholat Ied yang Bisa Kamu Terapkan
Terkini
-
Absolute Value of Romance: Kim Hyang Gi Tulis Kisah BL Empat Guru Tampan
-
Jujutsu Kaisen Siapkan Episode Panjang untuk Akhiri Culling Game Part 1
-
Novel Teka-Teki Terakhir: Ketika Matematika Menjadi Petualangan Seru
-
Lebaran di Perantauan: Saat Sinyal Video Call Tak Sanggup Membayar Rindu
-
Review Rumah Kaca: Akhir Tragis Perjuangan Minke di Tangan Pangemanann