Sekar Anindyah Lamase | Desyta Rina Marta Guritno
Wisuda (Pixabay/Trương Hoàng Huy Ngân)
Desyta Rina Marta Guritno

Wisuda menjadi salah satu momen yang paling ditunggu setelah bertahun-tahun berjuang menyelesaikan pendidikan. Tak heran jika banyak orang ingin tampil maksimal dan mengabadikan hari spesial tersebut bersama keluarga dan sahabat.

Namun, di balik momen bahagia itu, ada sesuatu yang kadang menjadi beban pikiran. Menjelang wisuda mahasiswa zaman sekarang perlu menyiapkan berbagai hal seperti outfit, makeup, fotografer, hingga buket bunga.

Nah, kebutuhan jelang wisuda inu sering kali membuat pengeluaran membengkak meskipun wisudanya sendiri tidak dipungut biaya.

Satu hal yang perlu disadari, wisuda tetap bisa terasa berkesan tanpa harus menguras tabungan. Kamu bisa menyiasati pengeluaran agar wisudamu jadi tetap keren seperti yang lain, tapi tetap hemat. Berikut beberapa tips yang bisa kamu terapkan.

1. Tentukan Anggaran Sejak Awal

Setelah selesai sidang skripsi, mulailah menentukan kebutuhan apa saja yang kamu butuhkan untuk wisuda, kemudian tulis juga estimasi biaya yang dibutuhkan.

Buat daftar kebutuhan utama yang tidak bisa ditawar, seperti biaya ke kampus (jika lokasi rumah dan kampus beda kota), baju wisuda, dan make up. Lalu, sesuaikan dengan anggaran yang kamu punya.

Jangan lupa tetapkan batas pengeluaran agar tidak mudah tergoda membeli hal yang sebenarnya tidak perlu.

2. Sewa/Pinjam

Untuk beberapa barang yang masih bisa disiasati dengan menyewa atau meminjam, sebaiknya kamu tidak perlu beli. Kebaya, jas, toga, bahkan sepatu formal bisa disewa dengan biaya yang lebih murah dibanding membeli.

Barang-barang tersebut juga biasanya hanya digunakan sekali atau di momen tertentu saja, sehingga kalau beli dengan harga mahal agak disayangkan.

3. Gunakan Barang yang Sudah Ada

Kadang kita suka lupa kalau barang yang kita punya masih bisa digunakan, kecenderungan beda momen beda baju menjadikan wisuda seperti mengharuskan kita menggunakan baju baru.

Kamu bisa gunakan sepatu, baju, atau aksesoris yang sudah ada untuk momen wisuda agar menghemat pengeluaran. Untuk menyiasati agar tampilannya terkesan baru, kamu bisa memadukan pakaian yang sudah dimiliki dengan aksesori baru yang harganya lebih terjangkau.

4. Makeup Sendiri atau Dibantu Teman

Zaman sekarang, rasanya para mahasiswi sudah pandai berdandan sendiri tanpa bantuan MUA. Jika sudah terbiasa dan mahir, dandan saja sendiri atau minta bantuan ke temanmu yang bisa.

Cara ini bisa menghemat ratusan ribu rupiah karena biaya MUA adalah salah satu yang paling besar saat wisuda. Kalau tidak, kamu harus pintar mencari MUA yang menawarkan harga lebih miring.

5. Patungan Fotografer dan Manfaatkan HP

Menyewa fotografer sebenarnya menjadi kebutuhan yang penting tapi juga tidak terlalu penting. Wisudawan pastinya ingin mengabadikan momen bahagianya, tapi besarnya biaya kadang menjadi PR.

Caranya, kamu bisa menyewa fotografer untuk beberapa orang sekaligus, ini biasanya lebih hemat daripada sesi pribadi.

Cara lainnya, bisa juga dengan memanfaatkan kamera HP. Dengan pencahayaan yang bagus dan teknik pengambilan foto yang tepat, hasil kamera HP saat ini sebenarnya sudah sangat memadai.

6. Bouquet Sederhana

Biaya yang cukup besar untuk wisuda biasanya dikeluargan untuk beli buket bunga, karena sifatnya hanya pelengkap, kamu bisa pesan buket sederhana yang harganya lebih murah, seperti yang ukurannya lebih kecil, buket bunga sintetis, buket rajut, atau buket snack.

Nah, itu tadi beberapa tips yang bisa kamu terapkan untuk membuat wisuda yang kekinian, tapi tetap hemat budget. Pada akhirnya, wisuda bukan tentang seberapa mahal pakaian yang dikenakan atau seberapa mewah perayaannya.

Yang paling berharga adalah momen merayakan keberhasilan menyelesaikan satu tahap penting dalam proses pendidikan kamu bersama orang terdekat.

Dengan perencanaan yang matang dan pengeluaran yang bijak, momen wisuda tetap bisa menjadi momen spesial tanpa meninggalkan beban.