Banyaknya tren makanan yang bermunculan belakangan ini membuat peluang usaha kuliner ikut terbuka lebar. Namun, sebelum memulai bisnis makanan, bukan cuma inovasi yang perlu dipikirkan, tetapi juga modal dan potensi keuntungannya. Belakangan ini, makanan kukusan tradisional seperti ubi, singkong, jagung, hingga pisang rebus mulai kembali digemari, terutama oleh anak muda yang sedang menerapkan gaya hidup sehat.
Menariknya lagi, usaha ini tidak membutuhkan modal yang terlalu besar sehingga cocok untuk pemula maupun UMKM. Nah, kalau kamu sedang mencari ide bisnis kuliner, berikut lima alasan kenapa usaha makanan kukusan tradisional layak dicoba.
1. Modal Awal Relatif Kecil
Salah satu alasan terbesar bisnis makanan kukusan ini wajib kamu coba adalah karena modal awalnya yang lumayan kecil. Bahan-bahan makanannya yang sangat mudah ditemui di pasar tradisional. Peralatan yang digunakan pun relatif mudah ditemui di dapur, seperti kompor dan panci kukusan. Investasi awal yang kecil ini cocok untuk kamu yang baru memulai bisnis, usaha rumahan, maupun untuk penghasilan sampingan dengan risiko yang minim.
2. Bahan Baku yang Mudah Didapat
Menu makanan kukusan ini umumnya berisi jagung, ubi, singkong, atau kacang tanah. Bahan-bahan ini sangat mudah tumbuh di Indonesia sehingga mudah pula ditemui dipasaran. Ketika barang melimpah, harga jualnya juga lebih murah. Kalau kamu ingin menekan budget, kamu bisa membeli bahan-bahan tersebut di pasar tradisional. Secara tidak langsung, kamu juga membantu keberlangsungan petani lokal, loh.
3. Target Pasar yang Luas
Makanan kukusan termasuk camilan yang bisa dinikmati hampir semua kalangan, mulai dari anak-anak, mahasiswa, hingga orang lanjut usia bisa mengonsumsinya. Selain itu, makanan kukusan juga banyak dipilih oleh orang yang sedang menjalani pola makan sehat. Karena target pasarnya luas, peluang untuk mendapatkan pelanggan pun semakin besar. Kamu juga bisa menjualnya di berbagai lokasi strategis, seperti dekat sekolah, kantor, hingga pasar.
4. Margin Keuntungan yang Menggiurkan
Ide bisnis makanan kukusan ini punya modal awal yang bisa dibilang kecil dengan bahan baku lokal dan peralatan rumahan. Selain itu, target marketnya juga luas yang membuat sajian ini bisa dinikmati semua kalangan. Dengan begini, bisnis kuliner ini punya kemungkinan margin laba yang cukup bagus.
Tetapi, ini tetap bergantung dengan strategi jualanmu, ya. Propeksnya akan semakin baik kalau kamu bisa melihat peluang dari lingkungan serta customer behaviour pelanggan-pelangganmu.
5. Peluang DIkembangkan Menjadi Brand Makanan Sehat
Jika kamu sudah menjalankan bisnis kukusan ini dan mendapat keuntungan yang bagus, usaha makanan kukusanmu tidak harus berhenti pada menu seperti ubi, singkong, atau jagung rebus saja. Seiring bertambahnya pelanggan, kamu bisa mengembangkan konsep bisnis menjadi brand makanan sehat dengan menambah variasi menu lain, seperti minuman herbal atau buah potong. Kamu juga bisa membuat varian dalam bentuk paket untuk memudahkan customer memilih menu.
Usaha makanan kukusan memang terlihat sederhana. Tapi jangan salah, justru itu yang jadi poinnya. Dengan bahan dan peralatan lokal yang sederhana, ternyata malah bisa jadi peluang untuk mendatangkan cuan. Apalagi kalau dipasarkan dan dikemas secara menarik, akan membuat daganganmu terlihat berbeda. Jadi, kapan mau mulai jualan?
Baca Juga
-
4 Isu Sosial dalam Novel Klasik Pride and Prejudice,Tak Hanya Kisah Cinta!
-
Konten Mindfulness Maudy Ayunda Dikritik Tone Deaf, di Mana Letak Masalahnya?
-
Suicide Awareness Month: 5 Novel yang Mengajarkan Pentingnya Support System
-
5 Tokoh Perempuan di Novel Klasik yang Punya Karakter Kuat, No Menye-Menye!
-
Bikin Bangga, 4 Film Indonesia Ini Masuk Lineup BIFF 2026, Ada Favoritmu?
Artikel Terkait
Lifestyle
-
Capek Pantau Medsos tapi Susah Berhenti? Kenali yang Namanya Doomscrolling!
-
Kulit Remaja Bebas Jerawat Tanpa Kuras Dompet! 4 Acne Serum Rp30 Ribuan
-
Auto Glowing! 5 Rekomendasi Brightening Ampoule Pembasmi Noda Jerawat
-
5 Sunscreen Korea untuk Kulit Sensitif: Aman, Tanpa Alkohol dan Parfum
-
Hempas Kusam dan Noda Gelap! Ini 4 Sabun Muka Korea Kandungan Brightening
Terkini
-
Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur
-
Mekanisme Reshuffle Kabinet: Hak Prerogatif atau Batas Konstitusi?
-
4 Isu Sosial dalam Novel Klasik Pride and Prejudice,Tak Hanya Kisah Cinta!
-
Sinopsis Haiwaan, Film Kriminal Dibintangi Saif Ali Khan dan Akshay Kumar
-
Menolak Lupa September Hitam: Membedah Rentetan Pelanggaran HAM Indonesia