Film Indonesia kembali mendapat tempat di panggung internasional. Kali ini, ada 4 film Tanah Air yang lolos seleksi dan bakal tayang di Busan International Film Festival (BIFF) 2026 di Korea Selatan yang akan berlangsung pada 6 - 15 Oktober 2026.
Tak hanya diputar, 2 di antaranya, Laut Bercerita dan IBUKU (My Mother), bahkan masuk ke kategori kompetisi utama event ini. Sementara itu, 2 lainnya termasuk ke dalam program yang tak kalah bergengsi lainnya. Penasaran film apa saja? Berikut 4 film Indonesia yang bakal meramaikan BIFF 2026!
1. Laut Bercerita
Film adaptasi dari novel karya Leila S. Chudori dengan judul yang sama ini akan melangsungkan World Premier di sini sebelum officially tayang di bioskop Indonesia 29 Oktober nanti. Film yang belum tayang ini juga akan bersaing dengan film-film internasional lainnya di jajaran Main Competition BIFF 2026.
Film garapan Yosep Anggi Noen ini menceritakan perjuangan Biru Laut dan sekumpulan aktivis mahasiswa yang mencoba melawan rezim pemerintahan Orde Baru. Namun, perjalanannya yang tidak mulus malah meninggalkan jejak kesedihan yang tak berujung bagi orang-orang di sekitarnya.
2. IBUKU (My Mother)
IBUKU merupakan film arahan Eddie Cahyono yang dibintangi salah satunya oleh aktris senior Christine Hakim dan Ayushita. Cerita berpusat Bu Sumiati yang ingin menemui anaknya, Sri, yang dijatuhi hukuman mati di Arab Saudi karena diduga membunuh majikannya. Namun, putrinya justru menolak karena adanya konflik masa lalu yang belum selesai dengan ibunya.
Sama seperti Laut Bercerita, IBUKU masuk ke kategori kompetisi utama BIFF 2026 dan akan bersanding dengan film internasional lainnya.
3. Empat Musim Pertiwi (Four Seasons in Java)
Bergeser ke kategori A Window on Asian Cinema, dari Indonesia ada film Empat Musim Pertiwi (Four Seasons in Java) karya Kamila Andini. Film ini dibintangi oleh Putri Marino, Arya Saloka, dan Christine Hakim, dengan cerita yang berfokus pada seorang perempuan bernama Pertiwi.
Setelah menghabiskan 20 tahun di penjara karena membunuh pria yang memperkosanya, Pertiwi akhirnya kembali ke kampung halamannya. Namun, kehadirannya di tengah keluarga justru membawa kembali berbagai persoalan yang selama ini terkubur.
4. aLPa
Satu lagi film Indonesia yang masuk lineup BIFF 2026 adalah aLPa, film pendek berdurasi 19 menit karya Dhiwangkara Seta.
Cerita berpusat pada Banyu, yang diperankan oleh Elang El Gibran, seorang vokalis band punk yang dikirim ke sebuah pusat rehabilitasi moral. Di sana, Banyu bertemu dengan Deri, yang diperankan oleh Whani Darmawan, seorang ulama yang ternyata memiliki kaitan masa lalu dengannya.
Film ini mendapat kesempatan untuk masuk ke lineup Wide Angle – Asian Short Film Competition, kategori yang memperkenalkan film-film pendek Asia untuk dipertontonkan ke penonton internasional.
Keempat film yang masuk ke lineup BIFF 2026 membawa kisah yang cukup beragam. Keikutsertaan mereka tak hanya membawa kabar gembira untuk industri film Tanah Air, namun juga membuka jalan bagi film Indonesia dikenal di kancah internasional.
Baca Juga
-
5 Keunikan Novel The Great Gatsby, Diceritakan dari Sudut Pandang Tetangga
-
Sering Terlupakan, 3 Serealia Lokal Ini Bisa Jadi Pengganti Gandum
-
4 Fakta Unik Sayur Genjer, Kenapa Bisa Dikaitkan dengan Stigma G30S/PKI?
-
Ube Ternyata Bukan Ubi Ungu? Simak 3 Perbedaan Mendasarnya!
-
Menelusuri Jejak Patriarki di Korea dalam Novel Kim Jiyeong Born in 1982
Artikel Terkait
-
Irma Rihi Tak Masuk Nominasi FFI 2026, Arie Kriting: Apa Karakter Orang Timur Harus Selalu Miskin?
-
The Assassin(s) Batalkan Seluruh Agenda BIFF 2026 di Tengah Kontroversi
-
Kupu-Kupu Kertas: Bertahannya Cinta di Tengah Kebencian yang Diwariskan
-
Review Film Galaksi: Luka Tersembunyi di Balik Sikap Keras Seseorang
-
Film Horor Misteri Bisikan Desa Gringsing Siap Menghantui Bioskop Mulai 24 September 2026
Entertainment
-
Manga OVERLORD: New World Hiatus Sementara, Ilustrator Jalani Perawatan
-
Sinopsis Kami no Quiz, Drama Mamiya Shotaro dan Iitoyo Marie di Prime Video
-
Manga Nue's Exorcist Resmi Dapat Anime TV, Tayang Musim Panas 2027
-
Lama Menghilang, Sosok Legendaris Lebah Ganteng Akhirnya Ungkap Alasan Berhenti Bikin Subtitle
-
A Dog's Perfect Christmas: Kisah Anjing Bantu Keluarga Pulih dari Duka
Terkini
-
Pet Parents: Mengapa Banyak Lajang Urban Memilih Rawat Hewan?
-
Review Drama King of Comedy, Kelucuan Warga Dalam Mempertahankan Desa
-
Squadron 42 Pamer Trailer Baru, Deretan Bintang Hollywood Bikin Heboh!
-
Ketika Protein Jadi Barang Mewah, Edukasi Gizi Tak Cukup dengan Penyuluhan
-
Cegah Breakout! 4 Low pH Acne Micellar Water Hapus Kotoran Kulit Berminyak