Menyusul ube dan ubi cilembu, umbi kimpul viral di jagat maya setelah diolah menjadi panganan kekinian oleh akun blacksheep.8208 di Instagram dan Tiktoknya. Jenis umbi yang sebelumnya jarang dibahas ini disulapnya menjadi seblak, cheese cake, hingga Dubai chewy cookie. Secara ajaib, kimpul menjadi primadona dan banyak dicari di pasaran.
Sekilas, kimpul sangat mirip dengan talas. Memang, kimpul dan talas termasuk dalam keluarga talas-talasan atau Araceae. Meskipun begitu, kedua umbi ini tetap punya perbedaan signifikan dari segi fisik hingga rasanya. Ini dia 4 cara mudah membedakan kimpul dengan talas agar tak salah memilih.
1. Bentuk Kimpul yang Bulat dan Talas yang Memanjang
Perbedaan paling awal terlihat adalah bentuknya. Jika diperhatikan dengan saksama, kimpul punya bentuk umbi yang oval dan agak bulat, sedangkan kebanyakan talas lebih memanjang.
Umbi kimpul memiliki kulit tipis berwarna cokelat dengan sedikit tekstur kasar. Di sisi lain, talas memiliki kulit cokelat tua dengan ruas-ruas kasar bekas pelepah daun.
2. Warna Umbi Setelah Dikupas
Setelah kulitnya dikupas, perbedaan kimpul dan talas juga bisa dilihat dari warna serta tekstur daging umbinya. Kimpul umumnya memiliki daging berwarna putih bersih dengan semburat hangat kekuningan. Sementara itu, talas cenderung berwarna putih dengan bintik-bintik ungu.
Kedua jenis umbi ini memiliki zat oksalat yang menyebabkan gatal pada kulit saat proses pengupasan. Jadi, hati-hati dan jangan lupa gunakan sarung tangan untuk hindari getahnya, ya.
3. Tekstur yang Berbeda Setelah Matang
Kimpul dan talas sama-sama akan menjadi lunak setelah dimasak, tetapi keduanya memiliki karakter tekstur yang berbeda.
Setelah matang, talas cenderung lebih padat daripada kimpul. Kimpul punya tekstur yang lebih pulen, sedikit lengket, berpasir, dan mudah hancur saat dilumatkan. Keduanya memiliki waktu masak yang hampir sama, yaitu dengan pengukusan atau perebusan di kurun waktu 20 - 30 menit. Ingat, kedua jenis umbi ini harus matang sempurna sebelum dikonsumsi.
4. Rasa Setelah Direbus atau Kukus
Tentu saja, kimpul dan talas punya rasa utama khas umbi-umbian. Namun, umbi kimpul memiliki rasa yang cenderung netral dengan sedikit rasa gurih alami yang ringan. Karena rasanya yang netral, kimpul sering dijadikan olahan asin maupun manis seperti keripik dan getuk kimpul.
Berbeda dari kimpul, talas memiliki sedikit rasa manis yang lembut. Talas sering diolah menjadi dessert atau makanan penutup yang manis, seperti kue dan kolak.
Meski sekilas terlihat mirip, kimpul dan talas ternyata punya sejumlah ciri yang bisa diamati dengan mudah. Mulai dari bentuk umbi hingga teksturnya setelah dimasak. Mengenali perbedaannya bisa membantu kamu agar tidak salah saat membeli maupun mengolahnya.
Baca Juga
-
5 Fakta tentang Intoleransi Laktosa, Ternyata Beda dari Alergi Susu Sapi?
-
Intoleransi Laktosa? Coba 5 Alternatif Susu Nabati Ini, Lebih Aman di Perut
-
Jeongyeon TWICE akan Debut Film di New Recruit: Haunted Military Hospital
-
Sinopsis Klara and The Sun, Film Jenna Ortega yang akan Tayang Oktober 2026
-
Awas Ketagihan! 5 Street Food Legendaris Korea yang Paling Dicari Saat Musim Gugur
Artikel Terkait
-
Tiket Sudah di Tangan, Kok Diusir? Viral Video Suporter Timnas Indonesia Terusir demi Paspampres
-
Mas Pluk Pluk dan Mbak Pluk Pluk Bongkar Perjalanan Jadi Konten Kreator Sukses
-
Sensasi Berburu Jajanan Viral ala Chatuchak Bangkok Kini Bisa Dirasakan di Kelapa Gading
-
Viral Karyawan SPPG Bikin Parodi Amnesia MBG Tolak Minta Maaf Tak Meras Salah, Anggota DPD: Pecat!
-
Sosok Mbah Leginah, Nenek Viral yang Sering Ngonten Bareng Cucu Meninggal Dunia
Lifestyle
-
Saat Hidup Terasa Melelahkan, 5 Lagu Ini Jadi Pengingat untuk Berhenti Sejenak
-
Bye Dehidrasi! 4 Hydrating Pad Berikan Efek Wajah Auto Lembap dan Sehat
-
5 Eyeshadow Nude di Bawah 50 Ribu, Cocok Buat Daily Makeup Fresh & Natural!
-
Tak Hanya Enak Dimakan, 5 Sheet Mask Alpukat Korea Ini Buat Kulit Glowing!
-
Kemewahan Jeda: 10 Menit Tidak Produktif Bukan Berarti Membuang Waktu
Terkini
-
Jeda Bukan Berarti Berhenti: Makna Self-Care di Tengah Hidup Serba Cepat
-
The Final Problem: Penghormatan Indah untuk Detektif Klasik di Tahun 50-an
-
Sinopsis Avatar: Seven Havens, Kisah Petualangan Pavi Sang Pengendali Tanah
-
Backstreet Rookie: Ketika Dewasa Berarti Berani Perjuangkan Hidup Sendiri
-
Akhiri Puasa Gelar 35 Tahun! Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Tekuk Thailand