Banyak tekanan sebelum mengerjakan ujian dapat membuat ketegangan di tubuh dan pikiran Anda. Bahkan jika Anda telah belajar dengan giat, kecemasan tetap mengikuti.
Untuk lepas dari kekhawatiran dan ketakutan sebelum ujian, Anda dapat bersantai dengan mengambil napas dalam-dalam. Hal lain yang bisa kamu lakukan adalah makan makanan yang meningkatkan otak sebelum Anda mengikuti ujian.
1. Blueberry
Blueberry memiliki antioksidan yang dapat menetralisir radikal bebas di otak dan tubuh. Ini dapat memperlambat penuaan otak dan membantu menjaga elastisitas otak sehingga dapat menerima dan menyimpan informsi sebagai memori. antioksidan juga bertindak melawan peradangan yang dapat berkontribusi pada penuaan otak dan penyakit neurodegeneratif.
Mengonsumsi blueberry secara teratur, tidak hanya sebelum ujian, memungkinkan antioksidan untuk membangun dan meningkatkan komunikasi antara sel-sel otak. Suatu penelitian pada hewan, menunjukkan kemungkinan bahwa blueberry dapat meningkatkan daya ingat dan menunda hilangnya memori jangka pendek.
2. Makanan Kaya Lemak Omega-3
Menurut Pusat Medis Universitas Maryland, makanan apa pun yang kaya lemak omega-3 sangat bagus untuk daya ingat, konsentrasi, dan fungsi otak secara keseluruhan.
Tubuh manusia tidak dapat membuat asam lemak omega-3 sendiri, jadi ia harus berasal dari makanan kita. Mengkonsumsi makanan seperti kacang-kacangan, ikan, atau alpukat pada hari-hari sebelum ujian sebenarnya dapat membuat otak unggul dalam konsentrasi dan menghafal.
3. Brokoli
Brokoli adalah sayuran yang memiliki kandungan antioksidan kuat. Brokoli juga sangat tinggi kandungan vitamin K, yang merupakan vitamin larut lemak penting untuk pembentukan sphingolipid, jenis lemak penting yang ditemukan dalam sel-sel otak.
Beberapa penelitian pada orang dewasa yang menunjukkan orang dengan asupan vitamin K yang tinggi dapat membuat daya ingat yang lebih baik. Brokoli juga mengandung sejumlah senyawa antiinflamasi yang membantu memerangi peradangan dan melindungi dari kerusakan otak.
4. Cokelat Hitam
Manfaat cokelat hitam sangat banyak karena di dalam cokelat hitam terdapat senyawa peningkat otak, termasuk flavonoid, kafein, dan antioksidan. Flavonoid cenderung berkumpul di area otak yang terkait dengan pembelajaran dan memori, meningkatkan daya ingat dan membantu memperlambat penurunan terkait penuaan.
Satu penelitian besar terhadap lebih dari 900 orang menemukan bahwa mereka yang makan cokelat lebih sering, melakukan lebih baik pada serangkaian tugas mental yang melibatkan ingatan dan cenderung lebih bahagia.
5. Kafein
Kafein adalah stimulan yang sangat umum dikonsumsi banyak orang dewasa setiap hari. Mengonsumsi kafein dapat merampingkan konsentrasi Anda, meningkatkan kewaspadaan, dan meningkatkan produktivitas secara keseluruhan. Itu tidak bertahan sepanjang hari, tetapi mudah-mudahan, tes Anda juga tidak.
Jika Anda mendapatkan kafein dalam bentuk kopi, Anda akan mendapatkan dosis kafein yang baik serta nutrisi penting riboflavin (Vitamin B2), asam pantotenat (Vitamin B5), mangan, kalium, magnesium, dan niasin (B3) . Teh, di sisi lain, memiliki kafein lebih sedikit tetapi tinggi antioksidan dan theanine, yang dikenal untuk mengurangi tekanan mental.
Tag
Baca Juga
-
8 Cara Menghilangkan Bau Mulut, Jangan Makan Permen!
-
5 Cara Screenshoot di Laptop, Bisa Screenrecord Juga
-
Daftar 5 Film Horor yang Pernah Masuk Nominasi Best Picture Oscar
-
Sukses dengan Part 1 dan 2, A Quiet Place Part 3 Akan Hadir 31 Maret 2023
-
Fitur Baru Business Suite: Penjadwalan Story Instagram dan Facebook
Artikel Terkait
News
-
Tragedi Lansia di Pekanbaru: Ketika 'Mantan Keluarga' Rancang Skenario Maut Demi Harta
-
Di Tengah Ramainya Malioboro, Komunitas Andong Ini Terhubung Lewat Selapan
-
Hari Buruh Sedunia: Perjuangan Pekerja Melawan Jam Kerja yang Mencekik
-
Sisi Gelap Internet: Ketika Privasi Menjadi Ruang Nyaman bagi Para Predator
-
Rekor Baru! Sabastian Sawe Jadi Manusia Pertama Lari 42 Km di Bawah 2 Jam
Terkini
-
Menertawakan Hidup ala Drunken Marmut: Catatan Humor yang Tak Sekadar Lucu
-
Review Novel Talon: Ketika Naga Jatuh Cinta pada Manusia
-
Kisah Nyata: Aa Korban Tumbal
-
Mentalitas Kebal Penjajah: Rahasia Ketangguhan Suku Karo di Era Kolonial
-
Saya Menemukan Teman Bicara di Balik Lembaran Kertas 'Self-Talk Journal'