Kafein adalah stimulan kerja cepat yang bekerja pada sistem saraf pusat tubuh. Ini dapat meningkatkan tekanan darah dan detak jantung, meningkatkan energi, dan meningkatkan suasana hati Anda secara keseluruhan.
Anda mungkin mulai mengalami efek kafein sesaat setelah mengkonsumsinya, dan efeknya akan terus berlangsung selama kafein tetap ada di tubuh Anda.
Tetapi berapa lama tepatnya ini berlangsung? Jawabannya tergantung pada berbagai faktor.
Menurut American Academy of Sleep Medicine, paruh hidup kafein adalah hingga 5 jam. Paruh hidup adalah jumlah waktu yang diperlukan untuk mengurangi jumlah suatu zat menjadi setengah dari jumlah aslinya.
Jadi, jika Anda mengonsumsi 10 miligram (mg) kafein, setelah 5 jam, Anda masih memiliki 5 mg kafein dalam tubuh Anda.
Efek dari kafein mencapai tingkat puncak dalam 30 hingga 60 menit konsumsi. Ini adalah saat Anda mengalami efek "gugup" dari kafein.
Anda mungkin juga akan buang air kecil karena volume cairan yang tertelan dan efek diuretik ringan dari kafein.
Separuh kafein yang Anda konsumsi dapat bertahan lebih lama dari 5 jam.
Orang dengan sensitivitas kafein mungkin merasakan gejala selama beberapa jam atau bahkan beberapa hari setelah konsumsi.
Karena efek jangka panjang dari kafein, American Academy of Sleep Medicine merekomendasikan agar Anda tidak mengkonsumsinya setidaknya enam jam sebelum tidur. Jadi, jika Anda tidur jam 10:00 malam, Anda harus minum kafein paling lambat selambat-lambatnya jam 4:00 malam.
Baca Juga
-
8 Cara Menghilangkan Bau Mulut, Jangan Makan Permen!
-
5 Cara Screenshoot di Laptop, Bisa Screenrecord Juga
-
Daftar 5 Film Horor yang Pernah Masuk Nominasi Best Picture Oscar
-
Sukses dengan Part 1 dan 2, A Quiet Place Part 3 Akan Hadir 31 Maret 2023
-
Fitur Baru Business Suite: Penjadwalan Story Instagram dan Facebook
Artikel Terkait
News
-
Menelisik Garam Palungan Desa Les: Saat Warisan Leluhur Bertahan di Tengah Modernisasi
-
Skybar ibis Styles Yogyakarta Kembali Dibuka, Hadirkan Beragam Agenda Rutin
-
Kesaksian Warga Nagekeo Saat Gempa M 7 Guncang NTT: Kami Lari Bawa Lansia dan Tinggalkan Rumah
-
Keberhasilan Transformasi Desa Kemiren bersama Kang Edai dan Astra
-
Jelang HUT RI: Flare Latihan TNI AU Nyasar ke Mobil Warga, Ini Respon TNI
Terkini
-
Arsip Angin dan Janji yang Tertunda
-
Bukan Sekadar Nyanyi dan Tepuk Tangan: Sisi Lain Perjuangan Menjadi Guru TK
-
Gaji Istri Lebih Besar, Apakah Adil Kendali Finansial Tetap di Suami?
-
Desa Les Buleleng Bali Menanam Masa Depan Lewat Konservasi Terumbu Karang
-
Membangun Desa dari Manusianya: Kisah Bli Nyoman dan Desa Sejahtera Astra Les