Jogja memiliki banyak destinasi wisata yang layak dikunjungi, salah satunya adalah Hutan Pinus Mangunan. Hutan Pinus Mangunan ini telah menjadi primadona baru destinasi wisata serta favorit bagi anak muda untuk bersantai sejenak dari hiruk-pikuknya suasana kota.
Tempat ini memiliki magnet tersendiri bagi wisatawan yang ingin merasakan kedamaian. Di Hutan Pinus Mangunan ini memiliki suasana yang sangat asri, alami, serta menenangkan jiwa. Deretan pohon pinus yang tumbuh subur akan terlihat disepanjang mata memandang.
Hutan ini merupakan daya tarik wisata alam yang berada di perbukitan Bantul di sisi sebelah timur. Hutan Pinus Mangunan ini terletak di dusun Sudimoro, desa Muntuk, kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, D.I. Yogyakarta. Hutan pinus ini merupakan kawasan hutan lindung di Kabupaten Bantul yang dikelola RPH (Resort Pengelolaan Hutan) Mangunan.
Dulunya hutan ini hanya sebatas hutan yang dilindungi oleh Dinas Perhutani. Namun, semakin berkembangnya teknologi hutan ini di buka untuk umum sebagai salah satu pilihan wisata di Jogja. Dengan adanya hutan pinus ini, kita bisa menikmati suasana hutan yang masih asri nan sejuk. Selain itu, Anda dapat menikmati sunrise yang indah di saat cuaca mendukung.
Sangat disarankan bagi wisatawan yang berkunjung ke lokasi wisata untuk menggunakan kendaraan pribadi. Hal ini dikarenakan tidak adanya angkutan umum yang melintansi kawasan wisata tersebut. Lokasi yang tak jauh dari pusat Kota Jogja serta suasana tenang yang ditawarkan menjadikan obyek wisata ini sangat cocok untuk menghabiskan waktu berlibur.
Artikel Terkait
News
-
Bekal Penting Sebelum ke Luar Negeri: Cara Calon Pekerja Migran Hindari Jeratan Love Scam
-
Di Balik Viral Novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati, Ada Psikiater yang Ikut Mengawal Cerita
-
Lewat Lensa Kamera, APC Angkat Cerita Kaum Marginal dalam Pameran Fotografi
-
Dari Novel ke Layar Lebar, Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Bawa Pesan Penting soal Kesehatan Mental
-
25 Tahun Berdiri, Apa Rahasia Komunitas Indo Harry Potter Tetap Eksis di Era Gen Z?
Terkini
-
Senja dan Cinta yang Berdarah: Ketika Sastra Jadi Cara Melawan Pembungkaman
-
Mahoni: Lelaki yang Mengajakku Mencuri Jambu dan Berkeliling Naik Sepeda
-
Tahan dan Tenang, Nanti Datang Senang: Pelukan Hangat saat Hidup Berat
-
Plang Larangan Membuang Sampah Sembarangan: Masihkah Jadi Solusi Efektif?
-
Tren Konten Unboxing Haul: Paket Cepat Datang, Sampah Tertinggal Lebih Lama