Inilah poster mengenai covid-19 yang dibuat oleh mahasiswa UMM untuk masyarakat Desa Senden. Adanya poster tersebut mahasiswa UMM membagikan informasi melalui door to door kepada masyarakat Desa Senden. Memberikan informasi dan edukasi seputar covid-19 kepada masyarakat yang telah mengetahui bahwa pemerintah telah menetapkan corona sebagai bencana nasional non alam yang menyangkut wabah atau pandemi.
Penyebaran covid-19 di beberapa wilayah Indonesia perlu dicegah untuk mengurangi jumlah terkonfirmasi. Ada beberapa langkah yang bisa diterapkan, termasuk physical distancing. Di mana warga diminta menjaga jarak dengan orang lain, namun masih bisa berkomunikasi melalui teknologi.Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tetap di rumah atau stay at home. Dimaksudkan untuk memutus penyebaran covid-19 di Indonesia.
Berbagai upaya terus dilakukan oleh mahasiswa UMM kepada Desa Senden untuk mengurangi potensi menyebarnya virus Corona, salah satunya dengan mengimbau kepada masyarakat melalui poster tersebut. "Hingga saat ini sudah ada 45 kartu keluarga yang sudah kami kunjungi dengan memberikan himbauan tentang COVID-19 melalui poster yang kami bawa di rumah warga masing masing," ujar salah satu Koordinasi mahasiswa PMM UMM, Almeida Angelina.
Tag
Baca Juga
Artikel Terkait
News
-
Nonton Pee Nak 5: Siap-siap Ketawa di Antara Jump Scare yang Bikin Jantungan!
-
Salah Kaprah Soal JHT: Bukan Cuma Dana Hari Tua, Bisa Jadi Penyelamat Finansialmu!
-
Lebih dari Sekadar Panutan: Cara Anak Sulung Mengembangkan Diri Bersama di Persulungan
-
Metode Baca Bareng di Taman: Cara Ibu-Ibu Jagakarsa Mengajarkan Anak Mencintai Buku Tanpa Paksaan
-
Lebih Dari Sekadar Rasa, CommuniTaste 2026 Buktikan Makanan Adalah Media Komunikasi Budaya
Terkini
-
Menggugat Orkestrasi Dukungan MBG: Gerakan Murni atau Pertunjukan Politik?
-
Dari Fort Du Bus hingga Trikora: Membaca Papua dari Arsip Kolonial
-
Anime THE ONE PIECE Rilis Teaser Perdana, Mayumi Tanaka Kembali jadi Luffy
-
Sisi Gelap Sirkus Media di Serial Dokumenter Michael Jackson: The Verdict
-
Memoar Getir Vabyo: Ketika Eksploitasi Kerja Dibungkus Ironi Komedi