Viralnya kawasan Situ Kamojing di Cikampek yang menjadi sebuah destinasi wisata mini bagi ribuan warga lokal justru menimbulkan keresahan bagi pengendara mobil. Saat pengunjung memadati area situ untuk bersantai, ruas jalan tanggul lumpuh akibat deretan sepeda motor yang memarkirkan kendaraan sembarangan di bahu jalan.
Jalan yang seharusnya menjadi akses vital lalu lintas kini menyempit drastis dan menyandera kendaraan roda empat dalam kemacetan panjang demi mengalah karena keegoisan mereka. Semenjak viral, kawasan ini setiap Minggu sore selalu dipadati oleh pengunjung. Namun, ironisnya mereka memarkirkan kendaraan dengan cara serampangan karena lahan parkir yang minim.
Padahal jalan tanggul tersebut sudah sejak lama bisa dilewati kendaraan roda empat tanpa ada hambatan apa pun. Alhasil, parkir liar ini membuat rute alternatif penghubung Kabupaten Karawang dan Purwakarta menjadi lumpuh. Inilah akibatnya ketika pemerintah tidak mampu mengantisipasi dampak dari viralnya sebuah destinasi.
Jalan umum yang sejatinya dibangun untuk menjamin kelancaran mobilitas publik kini kalah oleh egoisme sesaat. Pengendara mobil yang melintas terpaksa mengelus dada, merayap di antara celah-celah sempit, dan menghela napas saat berpapasan dari dua arah. Popularitas Situ Kamojing yang bisa membawa dampak positif dan menjadi kebanggaan daerah justru tidak lagi ramah akan ketertiban fasilitas publik karena pengelolaan yang buruk.
Saya berharap kepada seluruh jajaran pemerintah dan pengelola untuk segera membenahi tata kelola kawasan di situ tersebut. Sebab ketika saya sempat melewati jalan tanggul Situ Kamojing di Minggu sore, kawasan tersebut benar-benar seperti lautan manusia. Motor berjejer di mana-mana, orang berjualan tak tahu tempat, hingga sampah jajanan yang berserakan. Warga lokal yang bertamasya kecil-kecilan ini memang menyuburkan UMKM, tetapi juga secara tidak langsung membawa bencana bagi kondisi lalu lintas.
Selain itu, pemerintah setempat perlu menyediakan area parkir untuk kendaraan agar jalan tanggul tidak lagi dijadikan tempat parkir liar. Harapannya, setiap area parkir yang sudah ada ataupun nantinya diperluas tetap menjadi perhatian karena para oknum atau juru parkir ilegal mudah menyusup untuk memungut tarif tanpa menyetor retribusi resmi. Poin ini penting untuk ditegaskan agar pemerintah segera bertindak tegas.
Apabila sulit untuk menyediakan area parkir, menurut saya pemerintah bisa menerapkan sistem rekayasa lalu lintas di jam-jam sibuk. Di samping itu, pemuda setempat juga bisa dilibatkan secara resmi untuk mengelola area parkir di lokasi sehingga destinasi wisata yang mendadak viral ini dapat berjalan secara teratur. Tidak ada lagi warga yang marah karena kemacetan atau bahkan menyalahkan pengendara mobil yang melintas.
Perlu diingat pula bahwa jalan tanggul situ yang fungsi utamanya sebagai fasilitas penampung air dan fasilitas irigasi kini dipaksakan menahan beban deretan sepeda motor secara bersamaan dalam waktu dua hingga tiga jam di bahu jalan yang pada akhirnya berisiko merusak struktur fisik tanggul. Terlebih lagi, belum adanya pembatas jalan yang memadai makin memperbesar risiko celaka, baik kendaraan yang terperosok maupun dari segi aktivitas anak-anak.
Sebelum destinasi ini makin ramai dikunjungi, tindakan penertiban dari dinas dan aparat terkait di lapangan sangat dibutuhkan. Jangan sampai menunggu timbulnya hal-hal yang tidak diinginkan. Mari kita jaga keamanan serta kenyamanan bersama karena Situ Kamojing adalah simbol kebanggaan bagi warga Cikampek dan sekitarnya. Carilah area parkir yang sesuai pada tempatnya, buanglah sampah pada tempatnya, dan prioritaskan keselamatan bersama di atas kenyamanan pribadi.
Baca Juga
-
Menakar Skenario Gila: Bisakah WNI Tiru Warga Maroko yang Kabur Lewat Laut?
-
Membaca Buku Barat vs Lokal: Benarkah Karya Penulis Indonesia Selalu Subjektif?
-
Cermin Politik Hari Ini: Ketika Fanatisme Memaklumi Etika yang Terabaikan
-
Pajak Ada di Mana-mana, Kapan Manfaatnya Benar-benar Dirasakan Kita Semua?
-
Proyek 10 Kampus URI: Solusi Cetak Birokrat atau Pemborosan Dana APBN?
Artikel Terkait
-
Buntut Viral Video Viola Putri, DPR Cium Dugaan Sindikat di Kasus Curanmor Bekasi
-
Selamat Datang di Era Attention Economy: Ketika Kebenaran Kalah Penting dari Sensasi Viral
-
Kimpul Itu Apa? Mengenal Umbi Lokal yang Lagi Viral Lewat Tren 'Saya Ganti Kimpul'
-
Viral Tersangka Tambang Ilegal Foto Bareng Presiden, Diduga Mangkir Pemeriksaan
-
Remaja 14 Tahun Jadi Aktor Pembunuhan Berencana, Jasad Korban Dibakar
News
-
Garam Palungan Desa Les: Menjaga Warisan Leluhur di Bawah Matahari Bali Utara
-
Syiar Muhammadiyah di Papua Barat: Rektor UMPB Pastikan RTL Baitul Arqam Berjalan Tuntas
-
Riset Terbaru: Siram Atap dengan Air Hujan Terbukti Tekan Penggunaan AC saat Gelombang Panas
-
Disuruh Jajan demi Selamatkan Negara? Dompet Kita: Giliran Gue Lagi?
-
Konsolidasi Kaderisasi di Tanah Papua, UNIMUTU Gelar Baitul Arqam Pertama Kali
Terkini
-
5 Brightening Serum Vitamin C untuk Kulit Cerah dan Glowing
-
Dibintangi Robert Pattinson, Film Primetime Soroti Skandal Sebuah Acara TV
-
Ulasan Ghost Doctor: Menggali Makna Empati dan Kemanusiaan di Dunia Medis
-
5 HP RAM 12 GB Terbaik, Multitasking Anti-Lemot Cocok untuk Content Creator
-
Perempuan Era Digital: Merdeka Memilih atau Masih Terbebani Standar Medsos?