Sejumlah mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang tergabung dalam Program Pegabdian Masyarakat (PMM) Kelompok 69 Gelombang 3 mengadakan kegiatan bagi-bagi masker di Desa Poncokusumo, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. Kegiatan bagi-bagi masker ditujukan untuk masyarakat yang akan melakukan kegiatan posyandu lansia dan balita di Blok Sabtu dan Minggu di desa Poncokusumo. Pembagian masker dilakukan Ketika lansia dan balita akan memasuki Kegiatan Posyandu tersebut. Kegiatan bagi-bagi masker diberikan kepada setiap bapak, ibu maupun anak yang akan melakukan posyandu dan diwajibkan untuk memakai masker sebelum mengikuti kegiatan Posyandu tersebut guna untuk meminimalisir Penyebaran Covid-19.
Dengan adanya pembagian masker gratis ini, harapannya semakin banyak masyarakat yang sadar untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah dan kelompok kami juga berharap dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya penggunaan masker sebagai salah satu pelindung diri dan secara tidak langsung dapat mendukung pemerintah untuk menekan angka penyebaran Covid-19. Masker yang dibagikan kepada kegiatan posyandu adalah masker non-medis yang dapat dicuci dan digunakan secara berulang. Proram pembagian masker ini berlangsung sejak awal Agustus hingga akhir Agustus 2020.
Kelompok Program Pegabdian Mahasiswa (PMM) 69 juga ikut serta dalam kegiatan posyandu lansia dan balita dengan membantu kegiatan seperti tensi darah, penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan. Program Pengabdian Masyarakat (PMM) merupakan kegiatan pengganti Kuliah Kerta Nyata (KKN) yang berada dibawah naungan Direktorat Penelitian dan Program Pengabdian Masyarakat (PMM). Program tersebut terdiri dari beberapa jenis yang salah satunya adalah Program Pengabdian Masyarakat Bhaktimu Negeri.
Kegiatan Program Pegabdian Masyarakat (PMM) kami diawasi dan dibimbing langsung oleh Dosen Pendamping Lapangan (DPL) Lilis Setyowati, S.Kep., MSc. selaku dosen Prodi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Malang. Kegiatan Program Pegabdian Masyarakat (PMM) yang dilakukan oleh kelompok kami selama kuranglebih 31 hari, selain bagi-bagi masker gratis, ada juga pembagian tempat cuci tangan beserta sabun gratis di setiap posyandu tersebut, dan masih banyak berbagai kegiatan menarik yang kami lakukan di Desa Poncokusumo.
"Kami mengupayakan masyarakat untuk selalu mencuci tangan dan menggunakan masker guna mengurangi penyebaran covid-19, kurangnya kesadaran akan hal ini kami mahasiswa PMM 69 UMM membagikan masker" ujar mahasiswa PMM 69 UMM
Selama Kegiatan Program Pegabdian Masyarakat (PMM) di Desa Poncokusumo, kelompok kami tidak lupa untuk menerapkan protokol-protokol Kesehatan dalam menjalani New Normal selama Pandemi pasalnya Desa Poncokusumo tercatat tidak ada kasus positif Covid-19.
Baca Juga
Artikel Terkait
-
20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor
-
Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk
-
KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto
-
Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026
-
Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?
News
-
Kisah Juni Bangun Fun English for Ladies, Bukti Nyata Semangat Women Support Women
-
Mengenal Proyeksi Gall-Peters: Mengungkap Distorsi Geografis di Peta Mercator
-
Generasi Muda Harus Melek Tradisi: Bagaimana Topeng Blantek Tetap Eksis?
-
Tinggalkan Gawai Sejenak, Nikmati Akhir Pekan yang Tenang Bersama The Write and Wonder Club
-
Menangkis Label Generasi Sial, Gen Z Impact Fest Bedah Ketahanan Finansial
Terkini
-
Dianggap Cacat, Jaksa di Bad Prosecutor Justru Melawan Penegak Hukum Korup
-
Ulasan Toy Story 5: Ketika Gadget Perlahan Mengambil Alih Masa Kecil Anak
-
Bukan Kisah Menyeramkan, Ini Keunikan Persahabatan di Buku The Skeleton and the Cat
-
Auto Glowing! 5 Rekomendasi Brightening Ampoule Pembasmi Noda Jerawat
-
Konten Mindfulness Maudy Ayunda Dikritik Tone Deaf, di Mana Letak Masalahnya?