Salah satu program yang dijalankan oleh PMM Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Balikpapan Kelompok 21 Gelombang 9 yaitu Konseling Online. Tim Konseling Online ini berjumlah empat orang yang merupakan mahasiswa dari Fakultas Psikologi UMM. Konseling Online ini bertujuan sebagai sarana tempat bercerita ataupun curhat tentang berbagai permasalahan yang dihadapi oleh kalangan anak muda.
Beberapa contoh permasalahan yang sering dijumpai adalah tentang pertemanan, keluarga, maupun hubungan asmara. Bagi kebanyakan kalangan anak muda, mereka hanya bercerita tentang permasalahan yang mereka hadapi kepada teman dekat. Beberapa dari mereka bahkan tidak pernah bercerita ataupun berkonsultasi dengan orang lain dan hanya memendam permasalahan itu sendiri.
Dengan adanya program Konseling Online ini diharapkan mereka akan bercerita dan konsultasi tentang permalasahan yang mereka hadapi. Serta dapat mengurangi beban yang mereka punya terkait permasalahan yang ada. Mereka yang ingin ber-konseling online ini tidak perlu cemas maupun khawatir karena melakukan konseling dengan mahasiswa Fakultas Psikologi UMM yang bisa memberikan solusi. dan yang paling penting adalah rahasia peserta konseling online ini akan terjaga.
Saat ini sudah ada 11 orang yang mendaftar sebagai peserta Konseling Online. Sebagian besar dari mereka yang mendaftarkan diri mulai dari siswa SMA yang berada di Balikpapan yang berusia 19-22 tahun. Untuk mekanisme Konseling Online, mereka yang sudah mendaftarkan diri harus mengisi formulir yang telah disediakan. Setelah itu, mereka akan dihubungi oleh tim Konseling Online dan menentukan jadwal mereka untuk berkonsultasi.
Konseling Online pun dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang ditentukan. Diharapkan peserta Konseling Online ini dapat bercerita dan berkonsultasi serta dapat menemukan solusi atas permasalahan yang mereka punya. Serta dapat mengurangi beban di hati yang selama ini ada karena permasalahan yang mereka hadapi.
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Menteri Diktisaintek Ungkap Dampak Kemiskinan: Anak Sulit Dapat Pendidikan, Pilihan Kerja Terbatas
-
Helikopter Milik Stasiun TV Jatuh di Los Angeles, 3 Orang Tewas
-
ESDM Ungkap Alasan RKAB BYAN Belum Terbit, Masih Dievaluasi
-
Ketika 'Bad News' Bagi Kita Adalah Tragedi Pahit Bagi Mereka
-
Belum Turunkan Skuad Terbaik, Shin Tae-yong Bongkar Kondisi Persija Jelang Hadapi Java United
News
-
Pikirannya Nggak Bisa Diam? Kenali 4 Jenis Overthinking dan Cara Mengatasinya
-
Bukan Sekadar Belajar Bahasa Inggris, Ini Cerita Dua Ibu Merawat Kewarasan di Tengah Kesibukan
-
Indonesias Horse Racing: 45 Kuda Raih Posisi Podium di IHR Merdeka Cup 2026
-
Kisah Juni Bangun Fun English for Ladies, Bukti Nyata Semangat Women Support Women
-
Mengenal Proyeksi Gall-Peters: Mengungkap Distorsi Geografis di Peta Mercator
Terkini
-
Jangan Asal Ikut-ikutan Resign! Beda Kasta Antara Privilege Finansial dan Perjudian Ekonomi
-
5 Peptide Sheet Mask untuk Samarkan Garis Halus dan Bikin Kulit Kenyal
-
Di Balik Lucunya Anak Ayam Warna-warni: Nyawa Rentan yang Dijadikan Mainan Murah
-
Kupas Lagu Teh Hijau Tulus, Sulitnya Mencari Rasa yang Hilang
-
Tak Seindah Ekspektasi: Novel 'Sisi Tergelap Surga' Buka-bukaan Fakta Pahit Kerasnya Jakarta