Universal Studios Japan akhirnya dengan resmi telah mengumumkan pembukaan Super Nintendo World di Osaka melalui akun media sosialnya. Taman hiburan tersebut akan dibuka untuk publik tanggal 18 Maret mendatang dengan pembatasan untuk mencegah penyebaran virus Corona.
Sebelumnya, pembukaan sempat dijadwalkan pada tahun 2020 bersamaan dengan Olimpiade Musim Panas 2020 di Tokyo. Akan tetapi, mempertimbangkan keadaan darurat pandemi Covid-19 akhirnya dilakukan penundaan demi penundaan.
Pengunjung akan menikmati virtual tour dengan berkeliling di taman hiburan yang dilengkapi ornament bertema Super Mario dan video animasi wahana yang bergerak.
Berdasarkan informasi dari laman resmi Nintendo Japan dan Universal Studios Japan, terdapat beberapa atraksi seperti Mario Kart: Koopa’s Challenge dan Yoshi’s Adventure yang siap untuk menyambut para pengunjung. Wahana Mario Kart ini dapat dinikmati melalui teknologi augmented reality (AR) yang akan menyajikan berbagai elemen karakter fevorit penggemar seperti Mario, Princess Peach, Yoshi, Goombas, Koopa Troopers, dan Piranha Plants. Sedangkan, Yoshi’s Adventure merupakan permainan melewati Mushroom Kingdom yang cocok dimainkan bersama keluarga.
Setiap pengunjung akan memperoleh Magnetic Powerup Bands. Gelang tersebut berfungsi untuk fitur berkendara, penyimpanan skor peringkat di taman, dan penyimpanan poin untuk koin dan bintang.
Super Nintendo World dibuka dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, seperti wajib menggunakan masker dan persyaratan sanitasi tangan yang sering bagi setiap pengunjung. Hal ini dilakukan demi menghindari penyebaran virus Corona, mengingat dalam taman hiburan ini terdapat berbagai aktivitas fisik yang dapat dilakukan di wahana, kafe, dan gift shop.
Baca Juga
-
Wanita Harus Tahu, 4 Penyebab Badan Lemas saat Menstruasi
-
Hindari dari Sekarang, Ini 4 Kebiasaan Penyebab Sahabat Pergi Menjauh
-
Mudah Tergiur? Ini 4 Tips Ampuh Tahan Godaan Makan Junk Food
-
4 Kesalahan Mencuci Wajah, Bisa Bikin Jerawatan
-
Belajar Memasak, Ini 4 Kesalahan Penyebab Donat Tidak Mengembang
Artikel Terkait
News
-
Ancaman El Nino 2026: Luas Area Terindikasi Terbakar Capai Tiga Kali Lipat Daratan Jakarta
-
Pariwisata Maju, Lalu Lintas Mundur: Sisi Gelap di Balik Viralnya Situ Kamojing Cikampek
-
Garam Palungan Desa Les: Menjaga Warisan Leluhur di Bawah Matahari Bali Utara
-
Syiar Muhammadiyah di Papua Barat: Rektor UMPB Pastikan RTL Baitul Arqam Berjalan Tuntas
-
Riset Terbaru: Siram Atap dengan Air Hujan Terbukti Tekan Penggunaan AC saat Gelombang Panas
Terkini
-
Ijazah atau Skill? Memaknai Ulang Kemerdekaan Pendidikan bagi Gen Z
-
Paris, Luka, dan Kesempatan Kedua dalam Satu Musim Panas di Paris
-
Niat Curhat ke Sahabat untuk Cari Ketenangan, Ujungnya Malah Jadi Adu Nasib
-
5 Fakta Menarik Ggeomeoksali: Pemberi Warna di Tengah Gelapnya Drama The East Palace
-
Sebelum Ikut Tren, Ketahui 5 Cara Mengolah Kimpul agar Aman Dikonsumsi