Sebagian cewek, terbiasa banting tulang dan jadi tulang punggung keluarga. Maka titdak jarang banyak hal pribadi yang harus ia korbankan. Waktu luang bersama teman-teman, hingga merasakan manisnya punya pasangan.
Melihatnya terkadang menimbulkan iba. Tapi jangan salah, para cewek yang kuat justru tak suka dikasihani. Berikut ini beberapa alasannya.
1. Masih ada yang jauh lebih sengsara
Alasan yang kerap membuat cewek merasa benci dikasihani, karena ia merasa meskipun saat ini kondisinya masih jauh dari ideal, tapi di luar sana ada yang jauh lebih menderita darinya.
Walaupun ia harus menjalani hidup dengan tertatih-tatih, tapi tak membuatnya lupa bersyukur akan berbagai nikmat yang telah Tuhan beri.
2. Derita ini hanya sementara
Sudah jadi suratannya, kehidupan itu kadang di atas dan ada kalanya di bawah. Begitulah ia memaknai derita yang ia alami.
Ia percaya, bahwa kesulitan saat ini tak akan selamanya. Selama ia tak menyerah dan terus berusaha, akan ada waktunya senang itu datang. Seperti kata pepatah, “tak ada pelangi jika hujan tak menghampiri, akan ada bahagia setelah tetesan air mata”.
3. Jadi pilihan sendiri
Bagi para cewek kuat, bekerja keras sehingga kebutuhan orang tua dan adik-adiknya terpenuhi jadi prioritas sebelum memutuskan untuk menikah dan memiliki keluarga sendiri.
Melihat orang tuanya tersenyum dan adik-adiknya bisa sekolah dengan tenang adalah sebuah kebahagiaan hakiki meski statusnya yang sendiri sering jadi bahan omongan orang kurang kerjaan.
4. Mengasihani sama saja merendahkan
Semua orang memiliki ego yang kadarnya berbeda-beda. Ada yang tidak masalah selalu diberi dan dibantu orang lain, ada yang malah membuat batinnya tersiksa. Dan cewek yang kuat, biasanya tak suka dikasihani karena membuatnya merasa direndahkan.
Karena itu sebelum mengasihani orang, pastikan dulu karakternya seperti apa. Jangan sampai niat baik malah bisa membuat dia tersinggung.
5. Tak tulus
Hal lain yang membuat cewek kuat enggan dikasihani karena bisa merasakan bahwa perasaan orang tersebut tak tulus. Rasa empati yang dia tunjukkan hanyalah terpaksa disebabkan tidak mau dianggap pelit yang kemudian merusak pencitraan dirinya.
Dari penjabaran di atas, bisa jadi pelajaran bagi kita bahwa tak selamanya rasa kasihan harus ditampakkan. Ada kalanya jauh lebih baik dan tak membuat tersinggung jika disembunyikan.
Atau kamu bisa mendukungnya dengan memberinya semangat dan terus mendoakan dalam setiap ibadah, agar dia bisa melalui masa sulit dengan segera.
Baca Juga
-
Netflix Hadirkan Dokumenter Baru: Sisi Rentan Elvis Presley Terungkap!
-
Dokumenter 'Madaniya': Cara Mohamed Subahi Suarakan Revolusi tanpa Senjata
-
Blossom in Darkness: Drama China Romantis Horor yang Dibintangi Li Hongyi dan Sun Zhenni
-
Kabar Gembira! Aktor Song Joong-ki Umumkan Kelahiran Putri Keduanya di Roma
-
16 Tahun Vakum, Oasis Umumkan Konser Perdana di Korea
Artikel Terkait
News
-
Petir Cup 2026 Usai, Semangat Menendang Masih Menggelegar
-
Tak Sekadar Riding, Begundal War Wer Tunjukkan Sisi Positif Komunitas Motor
-
Generasi Peduli Iklim, Komunitas yang Ubah Keresahan Jadi Aksi Nyata
-
Bukan Sekadar Seni: Bagaimana Teater Jaran Abang Mengubah Remaja Jogja Menjadi Sosok Berdaya
-
Membaca Kelakar Madura Buat Gus Dur: Sebuah Buku Tentang Indonesia yang Menggelitik
Terkini
-
Perebutan Takhta Kruger-Brent dan Ambisi Membunuh di Mistress of the Game
-
4 Skin Tint SPF 40 Lindungi Kulit dari Sinar Matahari agar Cegah Flek Hitam
-
Sinopsis The Crash, Film Dokumenter tentang Kecelakaan Maut yang Gegerkan Amerika Serikat
-
Taeyong NCT Luapkan Insting, Ambisi, dan Kebebasan Artistik di Lagu WYLD
-
Pecinan Kota Malang dan Luka Panjang Etnis Tionghoa Pasca G30S