Sebulan telah berlalu sejak terselenggaranya Petir Cup 2026 pada 5 dan 11 April 2026, tapi semangat yang tercipta dari ajang tersebut masih terasa hingga kini. Kegiatan perdana ini menjadi momen istimewa karena merupakan acara besar perdana yang diselenggarakan oleh Katar Petir (Karang Taruna Kelurahan Pejaten Timur) dengan skala besar.
Petir Cup 2026 secara resmi dibuka oleh Bapak Supriyanto, S.STP., M.Si. sebagai Lurah Pejaten Timur dan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat. Antusiasme peserta dan penonton menjadi bukti bahwa kegiatan ini berhasil menghadirkan ruang kebersamaan yang positif di tengah warga. Mengusung tiga kategori usia, yaitu U13, U16, dan U19, Petir Cup 2026 memberikan kesempatan bagi generasi muda untuk berpartisipasi, menunjukkan kemampuan, dan merasakan pengalaman berkompetisi dalam suasana yang sportif dan suportif.
Ketua Umum Karang Taruna Kelurahan Pejaten Timur, Naufal Kanigoro, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi hadirnya berbagai program positif lainnya di lingkungan Kelurahan Pejaten Timur. Sementara itu, Ketua Pelaksana Petir Cup 2026, Rifan Ramadhan, mengungkapkan apresiasi atas kerja sama seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini. Selama berlangsungnya pertandingan, suasana dipenuhi dengan energi dan dukungan yang mengalir dari para penonton. Sorak sorai yang terdengar di setiap momen menjadi bagian dari pengalaman yang tidak hanya dirasakan oleh pemain, tapi juga seluruh yang hadir. Tampak nyata ketika pengumuman pemenang U16 yang diberikan langsung oleh Ismail Nirwana sebagai Sekretaris Karang Taruna Kota Jakarta Selatan.
“Petir Cup 2026 bukan hanya sebuah acara, tetapi juga awal dari inisiasi Katar Petir yang membawa energi positif bagi masyarakat Pejaten Timur,” ujar Tasya Syahlani.
Lebih dari sekadar ajang kompetisi, Petir Cup 2026 juga menjadi ruang nyata bagi proses yang selama ini tidak selalu terlihat. Usaha, latihan, dan konsistensi para peserta akhirnya menemukan tempatnya untuk diapresiasi. Meski rangkaian kegiatan telah usai, nilai kebersamaan dan semangat yang terbangun diharapkan dapat terus berlanjut di Petir Cup tahun-tahun berikutnya.
Baca Juga
-
5 Sunscreen Korea SPF 50 untuk Base Makeup Harian, Bebas Efek Abu-Abu!
-
Ulasan Drama Key To The Phoenix Heart: Penuh Intrik dan Konflik Kekuasaan
-
Hierarki dalam Selera Buku: Mengapa Bacaan Ringan Kerap Dipandang Rendah?
-
Masjid Agung An-Nur Pare, Bangunan Modern yang Kental dengan Arsitektur Jawa
-
Pulang dan Kisah Eksil yang Tak Pernah Benar-Benar Selesai
Artikel Terkait
-
Budisatrio Djiwandono Siap Hadirkan Para Dubes untuk Simak Sinergi Karang Taruna - Sekolah Rakyat
-
Terdalam 3,5 Meter! Warga Pejaten Timur Terjebak di Lantai Dua, Pemandangan di Dalam Rumah Bikin Syok
-
Pagi Mencekam di Pejaten Timur: Saat Luapan Ciliwung Nyaris Tenggelamkan Pemukiman
-
PNKT-Kemensos Perkuat Sinergi Dukung Program Prioritas Presiden di Daerah
-
Upaya Pemuda Pantai Baros Jaga Ekosistem Pesisir dari Ancaman Abrasi
News
-
Kabinet Bayangan Gelar Upacara Rakyat di Kendeng Pati
-
BERDAYA UPN Veteran Jakarta: Membekali Anak Bantargebang Membayangkan Masa Depan
-
Mengenal Kind Pace, Ruang bagi Perempuan untuk Berlari dan Saling Terhubung
-
Merah Putih Berkibar di 4 Negara, WNI Ikut Doakan Korban Gempa NTT
-
PATRIBERA 2026 Hadirkan AHY hingga Diskoria, Warnai Langkah Awal Mahasiswa Baru UPNVJ
Terkini
-
5 Sunscreen Korea SPF 50 untuk Base Makeup Harian, Bebas Efek Abu-Abu!
-
Ulasan Drama Key To The Phoenix Heart: Penuh Intrik dan Konflik Kekuasaan
-
Hierarki dalam Selera Buku: Mengapa Bacaan Ringan Kerap Dipandang Rendah?
-
Masjid Agung An-Nur Pare, Bangunan Modern yang Kental dengan Arsitektur Jawa
-
Pulang dan Kisah Eksil yang Tak Pernah Benar-Benar Selesai