Apakah kamu calon orang tua atau justru sudah mengemban status sebagai orang tua? Penulis paham betul betapa menjadi orang tua tidaklah mudah.
Segunung kekhawatiran terhadap pergaulan anak masa kini, pasti sangat membuat kamu cemas. Tapi jangan sampai kecemasanmu itu justru membuat anak malah menjadi semakin jauh darimu ya!
Nah, berikut 5 alasan yang menyebabkan anak tidak mau terbuka terhadap orang tuanya sendiri. Yuk, disimak!
1.Orang tua pasif
Orang tua pasif adalah mereka yang jarang mengajak anaknya berbicara. Anak diam, ya orang tua juga diam. Saat makan bersama misalnya. Masing-masing sibuk dengan gadget, selesai makan langsung ke kamar.
Cobalah untuk lebih sering merangsang komunikasi dengan anak. Dengan kamu yang memulai bertanya tentang kesehariannya, atau sekedar membahas makanan yang sedang disantap saja, sudah cukup untuk membuka topik yang hangat.
2.Malas dan acuh terhadap cerita anak
Giliran anaknya lebih aktif dalam berkomunikasi, kamu sebagai orang tua jangan sampai malah menunjukan respon yang malas atau acuh saat mendengarkannya bercerita ya. Seaktif apapun anak, jika sering kamu cuekin saat ia sedang bercerita, jangan heran kalau anakmu tidak akan lagi mau bercerita.
Jangan pula kecewa kalau kamu selalu jadi orang paling akhir yang mengetahui tentang masalah apapun tentang anakmu.
3.Bocor
Jangankan anak. Kamu aja pasti akan kesal dan kapok untuk bercerita sama orang yang 'bocor'. Kalau kamu ingin menjadi seorang yang bisa dijadikan wadah bagi anak untuk berkeluh kesah, bercerita sekalipun tentang hal paling memalukan dalam hidupnya, mulailah dengan menjadi sosok yang bisa dipercaya.
Dengarkan ceritanya. Jadilah penengah baginya untuk menentukan pilihan saat ia sedang kebingungan. Maka dijamin, anakmu nggak akan butuh buku diary, temen curhat, apalagi cerita ke sosial media. Karena ia merasa sudah memiliki seseorang yang bisa menerima ceritanya. Tanpa harus takut ceritanya akan bocor kemana-mana.
4.Otoriter
Kalau kamu tipe orang tua dengan pola didik yang otoriter, mudah marah, dan cenderung tidak mau mendengar pendapat anak, maka sudah jelas anak tidak akan mau terbuka untuk bercerita apapun kepadamu.
Alih-alih mendapat solusi dari masalahnya, anak justru lebih khawatir mendapat masalah baru jika memilih menceritakan sesuatunya kepada orang tua.
5.Negative thinking
Anak baru cerita sedikit, belum juga sampai ke isi cerita, masih judul, lho! Kamu sudah memotong ceritanya dengan langsung menghakimi anakmu dengan tuduhan-tuduhan negative.
Coba deh, dengarkan dulu ia bercerita sampai selesai, sekalipun kesimpulan dari ceritanya adalah anakmu di posisi bersalah, jangan lakukan hal-hal yang mengintimidasi.
Anak bercerita, bukan untuk mendapat penghakiman atau vonis bersalah darimu. Ia kerap sudah menyadari betul jika bersalah. Justru anak berbagi cerita dengan harapan ia akan mendapat keberanian saat mengakui kesalahan, dan mendapat 'suntikan' motivasi dari orang tuanya agar hatinya bisa merasa jauh lebih baik.
Itulah 5 alasan yang menyebabkan anak kerap tertutup terhadap orang tuanya. Kamu tentu ingin jadi teman yang nyaman dan bisa ia percaya untuk dibagikan cerita-cerita kesehariannya, bukan?
Baca Juga
-
6 Pahlawan Indonesia yang Namanya Diabadikan Menjadi Nama Jalan
-
3 Kesalahan yang Paling Sering Dilakukan Saat Mengalami Luka Bakar
-
Para Ayah Wajib Tahu! Hindari Lakukan 5 Hal Ini Jika Nggak Mau Dijauhi Anak
-
Rutin Minum Perasan Jeruk Nipis Bikin Cepat Hamil, Mitos atau Fakta?
-
Masih Populer! 5 Mitos Jadul, yang Masih Banyak Dipercaya
Artikel Terkait
News
-
Atasi Masalah Ini, Mahasiswa KKN Alternatif 104 UAD Sukseskan Program Bank Sampah di Sorosutan
-
Trakindo Gelar Misi Hijau Bersama Trash Ranger Indonesia, Edukasi Lingkungan Lewat Aksi Nyata
-
Ruang Bercakap #25: Belajar Menulis Artikel Sepak Bola yang Menarik Bersama Yoursay
-
Penelitian Ungkap Mikroplastik Kini Ditemukan di Awan, Berpotensi Pengaruhi Iklim
-
Bukan Lagi Kejadian Langka: Suhu 41,7C Lumpuhkan Eropa dan Renggut 1.300 Nyawa
Terkini
-
Masuk Nominasi Manga Terbaik, 'Soara and the House of Monsters' Resmi Dapatkan Adaptasi Anime
-
Peluang Produksi Film Cruella 2 Makin Menguat, Ini Kata Sutradara
-
Lebih dari 600 Drone Disita FBI, Apa yang Sebenarnya Terjadi di Balik Layar Piala Dunia 2026?
-
Brasil vs Norwegia: Momentum Vinicius Jr Salip Catatan Gol Erling Haaland
-
Realita Validasi Digital: Mengapa Gen Z Semakin Sulit Lepas dari Layar?