Sudah menjadi naluri manusia bahwa jika hendak kedatangan tamu, tempat yang akan disambangi harus dalam kondisi terbaik. Hal demikian juga terjadi di kota Tokyo, Jepang, sebelum dan selama Olimpiade Tokyo 2020 berlangsung.
Saat diadakannya Olimpiade Tokyo yang tengah berlangsung seperti sekarang, ada banyak sekali perbaikan yang dilakukan pemerintah setempat, termasuk pembangunan fasilitas baru dan pembersihan wilayah kota.
Sama seperti kota pada umumnya, tunawisma atau orang yang tidak memiliki hunian layak pasti tetaplah ada. Guna mengoptimalisasi kota. Adanya hal tersebut, membuat sejumlah tunawisma yang biasa bermukim di sekitar venue olimpiade, serta fasilitas umum lainnya seperti stasiun kereta, hingga taman terpaksa harus dipindahtempatkan terlebih dahulu oleh pemerintah selama Olimpiade Tokyo 2020 berlangsung.
Dalam video wawancara yang diunggah resmi melalui kanal YouTube BBC News Indonesia (30/7/2021), seorang tunawisma mengungkapkan bahwa pemerintah setempat tengah berusaha keras menyembunyikan mereka demi penyelenggaraan olimpiade.
"Mereka ingin menyembunyikan kami dari kota ini," ujar Tetsuo Ogawa, seorang tunawisma yang telah bermukim di jalanan selama 20 tahun itu.
Para tunawisma akhirnya saling membantu membawa barang, karena jika tidak segera pindah, barang-barang mereka akan segera disita. Beberapa tunawisma juga melakukan aksi demo kepada pemerintah setempat meminta keadilan dan menuntut hak kemanusiaan. Mereka menganggap otoritas bersikap keras melakukan pengusiran tanpa memberikan solusi.
Sementara dari pihak pemerintah menyebutkan bahwa mereka sudah menyediakan tempat penampungan bagi para tunawisma. Namun, penampungan itu dianggap tidak layak dengan ruangan yang terlalu kecil dan tempat tidur bertumpuk.
Di sisi lain para tunawisma jalanan belum mendapatkan vaksinasi yang justru akan membahayakan mereka jika harus ditempatkan di tempat tersebut. Mereka juga merasa lebih aman tidur di jalanan terutama di masa pandemi seperti sekarang ini.
Referensi :
BBC News Indonesia, 'Mereka ingin menyembunyikan kami': Nasib tunawisma Jepang saat Olimpiade. 30 Juli 2021. YouTube. Diakses pada 2 Agustus 2021
Baca Juga
-
Ramai Dibicarakan, Apa Sebenarnya Intrusive Thoughts?
-
Menjamurnya Bahasa 'Gado-Gado' Sama dengan Memudarnya Jati Diri Bangsa?
-
7 Tips Efektif Menjaga Hubungan agar Tetap Harmonis saat Pacar PMS, Cowok Wajib Tahu!
-
Sering Merasa Lelah Akhir-akhir Ini? 5 Hal ini Bisa Jadi Penyebabnya
-
Kuliah sambil Healing, 2 Universitas Negeri Terbaik di Malang Versi THE WUR 2023
Artikel Terkait
News
-
Ratusan Warga Antusias Ikuti Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis di Sunrise Mall Mojokerto
-
Lari dari Adiksi Gawai dan Stres Domestik: Para Ibu di Klabu Temukan Kewarasan Lewat Literasi
-
RM Cempaka Sari: Oase Kuliner Minang di Jambi yang Menjaga Keaslian Resep Turun-Temurun
-
Pesta 15 Tahun MAPPA: Banjir Pengumuman Anime Kelas Berat yang Wajib Masuk Daftar Tonton!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
Terkini
-
Kejutkan Publik! Anne Hathaway Pamer Baby Bump untuk Anak Ketiga
-
Tuhan, Aku Ingin Sembuh: Buku Healing Bernuansa Spiritual yang Menguatkan
-
Piala Dunia 2026: Tunduk di Tangan Jepang, Tunisia Jadi Tim Ketiga yang 'Mudik'
-
Sisi Lain Piala Dunia 2026: Mengapa Fanwar di Media Sosial Susah Diredam?
-
Gaya Bahasa Jakselan di Kampus yang Bikin Logika Bahasa Baku Jadi Korban