Berkat perpanjangan waktu, Brazil berhasil mendapatkan medali emas sepakbola putra karena menundukan Spanyol dengan skor tipis 2-1 di Olimpiade Tokyo 2020. Mereka dapat mempertahankan medali emasnya yang diperoleh di Olimpiade Rio De Janeiro tahun 2016 yang lalu.
Gol pertama diciptakan oleh Brazil. Melalui umpan Dani Alves pada babak pertama injury time, yang dimanfaatkan oleh tendangan kaki kanan Cuncha sehingga mencetak sebuah gol.
Sebenarnya pada bapak pertama, Brazil mempunyai kesempatan untuk menambah skor jadi 2-0. Namun sayang, hadiah tendangan pinalti untuk Brazil gagal dieksekusi oleh pemain tengahnya, Richarlison. Bola melayang jauh di atas mistar yang digawangi oleh kiper Spanyol, Simon Unai.
Pertandingan final sepakbola putra yang digelar di Nissan Stadium, Yokohama, Tokyo pada hari Sabtu petang WIB (7/8/2021) berlangsung sangat ketat.
Namun, di babak kedua, akhirnya Spanyol dapat menyamakan skor imbang 1-1. Tendangan voli Oyarzabal berhasil menembus gawang Brasil yang dijaga Santos.
Kedudukan skor tetap sama 1-1 sampai babak kedua usai. Begitupun perpanjangan waktu babak pertama, meskipun keduanya gigih saling menyerang, tetap tanpa gol lanjutan.
Baru di perpanjangan waktu babak kedua ada kemajuan permainan. Spanyol bermain makin agresif, namun tetap tanpa gol. Nah, setelah mendapatkan serangan balik, pemain Brazil tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Akhirnya, gol kedua Brazil pun tercipta lewat pemain pengganti, Malcolm. Sehingga kedudukan menjadi 2-1 untuk Brazil sampai peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan ditiup oleh wasit.
Selama perjalanan dari awal sampai menuju final, para pemain sepakbola putra Brazil tidak mengalami kekalahan. Hanya satu kali imbang, ketika Dani Alves sebagai kapten bersama timnas bermain melawan timnas dari Afrika Pantai Gading di saat masih dalam babak penyisihan.
Sementara bagi Spanyol, menjadi juara kedua turut menambah koleksi medali peraknya menjadi tiga buah selama menjadi peserta dalam cabang olahraga sepakbola putra di Olimpiade. La Furia Roja (Julukan Timnas Sepakbola Spanyol) sebelumnya diketahui berhasil meraih perak di Olimpiade Antwerp tahun 1920 dan Olimpiade Sydney tahun 2000.
Baca Juga
-
Sering Dianggap Buruk, Ini 5 Kelebihan Menjadi Orang Pemalu
-
Diperpanjang Lagi sampai 4 Oktober, PPKM Level 2-3 Berlaku di Jawa dan Bali
-
Jalan Keluar Suatu Masalah Jadi Pemantik Masalah Selanjutnya
-
Gelisah jelang Hari Senin, Ini 5 Cara Jitu Menanggulangi Lunaediesophobia
-
5 Minuman Berkhasiat yang Bisa Membakar Lemak di Tubuh Kamu
Artikel Terkait
-
Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating
-
vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo
-
AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital
-
realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari
-
Ekonomi Digital RI Diproyeksi Capai 340 Miliar USD di 2030, UMKM Mulai Ikut Andil
News
-
Indonesia Comic Con Rayakan Satu Dekade, Digelar 34 Oktober 2026 di JIExpo Kemayoran
-
Belajar Menjaga Sungai dari Tradisi Lubuk Larangan Malako Kociak
-
Efek Domino Kenaikan Avtur: Ancaman Nyata Mahalnya Tiket Pesawat bagi Pariwisata
-
Humor yang Membunuh Sains: Menyoal Sentilan Prabowo dan Narasi Anti-Intelektual
-
World Cleanup Day 2026, Trash Ranger Menggerakkan Anak Muda Peduli Sampah
Terkini
-
4 Low pH Cleanser Berbahan Probiotic Buat Perkuat Skin Barrier Kulit Kering
-
Gen Z dan Conscious Unbossing: Saat Karier Tidak Harus Naik secara Vertikal
-
Ilusi Kesantunan Pejabat: Di Balik Permintaan Maaf Wapres soal MBG
-
Kerasnya Aspal dan Tugas Domestik: Membedah Beban Ganda Ojol Perempuan
-
Side Hustle Kini Jadi Tren: Solusi Finansial atau Malah Bikin Kewalahan?