Sasa memulai perjalanan karir dalam dunia pro scene Mobile Legends pada tahun 2018. Sasa memulai debut pertamanya di Indonesia bersama tim ONIC NV. Orang yang berjasa membawa Sasa ke Indonesia adalah James, walaupun kemudian James harus berpindah haluan ke tim RRQ dan memilih jalan berbeda dengan Sasa.
Keputusan Sasa untuk meniti karirnya di Indonesia salah satunya disebabkan karena, dahulu menjadi seorang pro gamer tidak memiliki kesempatan yang jelas di negara asalnya Malaysia. Pemerintah disana belum mendukung sepenuhnya kegiatan gamer sebagai profesi, dan orang-orang yang bermain game masih dipandang negatif.
Dengan keputusan bulat Sasa yang kala itu masih berusia 23 tahun ketika merantau ke Indonesia dan bergabung dengan tim ONIC NV bersama James. Sasa lahir pada tanggal 21 Agustus 1996, tepatnya saat tulisan ini dibuat Sasa berumur 25 tahun (2021).
Sasa bersama tim Onic pada tahun 2019 sempat menjadi tim yang paling ditakuti. Setelah terbentuk komposisi pemain terkuat Onic yaitu Sasa, Drian, Antimage, Udil dan Psychoo. 5 pemain ini disebut-sebut sebagi 5 kage terkuat.
Sasa dalam komposisi 5 kage berhasil mendapatkan juara pertama pada kompetisi MPL ID season 3, MSC tahun 2019 dan Piala Presiden 2019 juga beberapa kompetisi lainnya.
Tapi di tahun-tahun berikutnya, pada season ke-4 MPL ID, tim Onic mulai mengalami penurunan. Akhirnya beberapa anggota 5 kage memutuskan untuk berpisah dengan Onic. Mulai dari Udil yang berpindah ke Alter Ego, Antimage memilih ke Evos dan Psychoo yang direkrut RRQ.
Setelah 5 kage berpencar tim Onic mulai kehilangan keseimbangan, dan muncul meta baru serta pemain-pemain baru yang lebih menonjol, hal ini membuat Sasa mulai terlupakan dan hanya disimpan di bangku cadangan.
Karena hal tersebutlah mungkin Sasa akhirnya memutuskan untuk kembali ke kampung halamannya dan melanjutkan karir disana. Setelah pengumuman perpisahan Sasa dengan Onic, tim SMG dari Malaysia mengumumkan bahwa Sasa telah bergabung bersama mereka.
Seperti itulah perjalanan karir Sasa sebagai pro player Mobile Legends, mari kita terus mendukung Sasa walaupun sudah tidak menjadi pemain tim dari Indonesia lagi.
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Cerita Pemain Jepang Yusuke Sasa Main di Tangerang, Depok hingga Jadi Mualaf di Bogor
-
Kisah Inspiratif Lipay Xia, dari Titik Terendah hingga Sukses di Dunia Cosplay dan E-Sport
-
Gamers Wajib Hadir! Indonesia Game Week 2025 Kembali Digelar
-
Dukung Atlet Muda Berprestasi, Raffi Ahmad Janjikan Bonus Jika Indonesia Juara
-
Raffi Ahmad Dukung Atlet Esports Berlaga di HOK World Cup 2025, Janjikan Bonus
News
-
Bukan Bikin Rileks, Ini 3 Dampak Mematikan Etomidate pada Paru-paru dan Otak
-
Niti Rumat: Ketika Kurator Seni Rupa Tak Hanya Pameran, tapi Juga Merawat Sejarah
-
Darurat ISPA di Wilayah Karhutla: Mengapa Mitigasi Preventif untuk Anak Selalu Terlambat?
-
Drakor Makin Pendek, Benarkah Efek Samping TikTok Bikin Penonton Susah Fokus?
-
Indonesia Comic Con Rayakan Satu Dekade, Digelar 3-4 Oktober 2026 di JIExpo Kemayoran
Terkini
-
Usung Tema Eksorsisme, Manga Phantom Busters Dapat Adaptasi Anime pada 2027
-
Hapus Makeup Waterproof! 4 Cleansing Balm Tube Mini Anti-Ribet Buat Liburan
-
Sang Pemenang Berdiri Sendirian: Ketika Kesuksesan Berujung pada Kehampaan
-
Walk Out di PBB: Protes Moral Perkasa, tapi Apakah Taktis?
-
Gaji Luar Biasa, Jiwa Nelangsa: Derita Ikut Pilihan Karier Orang Tua