Persiapan tim pelatih timnas Indonesia U-23 tampaknya mengalami sedikit kendala. Pasalnya, salah satu pemain yang digadang-gadang memperkuat lini tengah skuat Garuda Muda, Khuwailid Mustafa, belum menunjukkan minat untuk membela panji-panji merah putih di ajang Internasional. Pemain berdarah Indonesia asal Aceh tersebut belum merespon panggilan untuk membela timnas Indonesia yang merupakan negara kelahirannya.
Melalui akun Instagram pribadinya, asisten pelatih timnas U-23, Nova Arianto menyatakan sang pemain yang kini membela klub Qatar SC di Liga Qatar tersebut belum memberikan respons atas permintaannya untuk memperkuat timnas Indonesia.
Melalui akun Instagram @novarianto30, mantan palang pintu Persib Bandung dan Timnas Indonesia tersebut menyatakan, Kuwailid Mustafa tidak memberikan respon atas permintaan yang telah ditujukan kepadanya. “tidak ada respon”, tulis Nova Arianto. Sebuah jawaban singkat yang menyiratkan jika sang pemain saat ini tidak menggubris panggilan untuk memperkuat timnas.
Tentu saja hal ini membuat publik pecinta sepakbola nasional menjadi penasaran. Pasalnya, belakangan ini performa sang pemain tengah menanjak dan karirnya kian bersinar di Liga Qatar.
Dengan menarik sang pemain ke timnas Indonesia tentu menjadikan permainan lini tengah skuat Garuda menjadi lebih berwarna karena selama ini kita ketahui bersama, lini tengah Indonesia juga dihuni oleh para pemain yang memiliki kualitas yang tak kalah mumpuni dengan Khuwailid Mustafa. Akan menjadi sebuah hiburan tersendiri jika nantinya, pemain ini mau bergabung dan berkolaborasi dengan para pemain tengah skuat Indonesia Muda dalam berkreasi dan menciptakan peluang bagi barisan penyerang di timnas.
Sekedar Informasi, Khuwailid Mustafa saat ini masih berusia 21 tahun dan masuk dalam radar tim pelatih timnas Indonesia U-23 untuk persiapan Sea Games 2022 mendatang. Pemain yang berposisi sebagai midfielder ini meninggalkan Indonesia saat berusia 6 tahun, dan bergabung dengan Qatar SC pada musim 2020/2021 lalu.
Berdasarkan data dari transfermakt.com, saat ini Khuwailid Mustafa memiliki harga pasaran di angka 25ribu Euro, atau sekira 421 juta rupiah. Kira-kira, pemain ini bakalah berubah pikiran dan akhirnya menerima pinangan untuk mengenakan jersey Merah Putih atau tetap bersikukuh dengan penolakannya saat ini ya?
Baca Juga
-
Kampanye Less Waste More Future dan Cara Yoursay Kirimkan Paket yang Bikin Saya Pengin Meniru
-
Selaku Bapak-Bapak yang Kerap PP Rembang-Tuban, Saya Menaruh Kejengkelan terhadap Hal-Hal Ini!
-
Cerita Bapak-Bapak PP Rembang-Tuban: Mengapa Saya Selalu Mengelus Dada Setiap Melintas di Jalur Ini?
-
Saya Memihak Menteri PPPA: Menempatkan Lelaki di Depan Bukan Diskriminasi, Tapi Logika Perlindungan
-
Jadi Guru Pembimbing Sekaligus Juri adalah Dilema, Ibarat Sudah Kalah Duluan Sebelum Mulai Lomba
Artikel Terkait
-
TC Timnas Indonesia U-18 Cuma Sebentar dan 4 Berita Bola Terkini
-
TC Timnas Indonesia U-18 Cuma Sebentar, Setelah Itu Fokus ke Timnas Senior
-
Pulih dari Cedera, Ruy Arianto Bertekad Unjuk Gigi di TC Timnas Indonesia U-18
-
PSSI Setujui Tiga Asisten Pelatih yang Direkomendasikan Shin Tae-yong
-
Timnas Indonesia U-18 Gelar TC Tahap Kedua, PSSI Panggil 36 Pemain Lagi
News
-
Ferry Irwandi Bongkar Pertumbuhan Ekonomi 5,61%: Benarkah Cuma Angka di Atas Kertas?
-
GIVERS: Menjembatani Ketimpangan, Membawa Senyum Melalui Surplus Pangan
-
Secangkir Kopi: Antara Jeda, Ambisi Anak Muda, dan Dompet yang Kritis
-
Bukan Sekadar Objek Politik: Saatnya Anak Muda Jadi Mitra Strategis Kawal Isu Daerah
-
IHR: Perebutan Piala Raja Mangkunegaran dan Laga Krusial Triple Crown di Tegalwaton
Terkini
-
4 Sheet Mask Mengandung Soybean untuk Atasi Kulit Kering dan Kusam
-
5 Sheet Mask Premium Mulai Rp100 Ribuan untuk Wajah Glowing Tanpa Treatment
-
4 Hal Menarik di MotoGP Prancis 2026: Jorge Martin Tampil Sempurna!
-
5 Cleansing Oil Korea untuk Kulit Sensitif yang Lembut dan Anti Iritasi
-
Ambisi, Dendam, dan Pengkhianatan dalam Novel Rencana Paling Sempurna