Dari perhelatan babak kualifikasi Piala Asia Wanita 2022, dua negara memastikan dua tiket ke putaran final yang akan dihelat di India pada tahun depan. Thailand dan Iran memastikan kelolosan mereka selepas sukses menjadi pemuncak klasemen akhir babak grup yang mereka tempati.
Dari grup H, Thailand yang bertanding melawan Malaysia dan Palestina, berhasil mencatatkan nilai sempurna dengan memenangi seluruh laga. Sementara Iran yang menempati grup G, harus melewati pertandingan dramatis sebelum akhirnya memastikan langkah ke India tahun depan.
Dari Grup H, Thailand yang merupakan salah satu kekuatan utama persepakbolaan Wanita di benua Asia tersebut dapat dikatakan tak menemui perlawanan berarti dari dua lawannya, Malaysia dan Palestina.
Pada pertandingan pertama melawan Malaysia, tim Gajah Perang mampu menghantam Malaysia dengan skor telak empat gol tanpa balas. Sementara di pertandingan kedua melawan Palestina, mereka mampu melumat habis tuan rumah babak kualifikasi tersebut dengan gelontoran tujuh gol tanpa mampu dibalas.
Enam poin yang dikumpulkan Thailand, tak mampu dikejar oleh Malaysia yang pada pertandingan kedua berhasil menang melawan Palestina dengan skor 2-0.
Pertarungan sengit terjadi di grup G yang mempertemukan dua negara asal Timur Tengah, Iran melawan Jordania. Kedua kesebelasan yang pada pertandingan pertama mereka melawan Bangladesh sama-sama menang 5-0, harus saling berhadapan untuk memastikan satu tiket ke putaran final tahun depan.
Meski menurunkan skuat terbaik, kedua negara hanya mampu bermain imbang tanpa gol hingga waktu pertandingan usai. Karena kedua negara memiliki selisih gol yang sama dan juga poin yang sama (Ingat, Iran dan Jordania sama-sama menang 5-0 dari Bangladesh), maka pemenang pun harus ditentukan dengan melalui adu tendangan penalti.
Iran pada akhirnya mampu memenangi adu tendangan penalti dengan skor 4-2 dan membuat sejarah dengan melaju ke putaran final Piala Asia Wanita untuk kali pertama sepanjang pagelaran.
Tambahan 2 negara, Thailand dan Iran membuat negara yang sudah memastikan diri lolos ke putaran final kini berjumlah 8 negara.
Sebelumnya, dua negara telah memastikan diri lolos dari babak kualifikasi, yakni Filipina yang menjadi juara grup F, dan Korea Selatan yang menjadi juara grup E.
Sementara tiga negara lainnya, lolos melalui “jalur prestasi”, yakni Jepang yang menjadi juara edisi 2018, Australia yang menjadi runner up 2018 dan China yang menjadi tim peringkat 3 di gelaran tahun 2018.
Sementara 1 tim lainnya, lolos melalui “jalur afirmasi”, yakni India yang akan bertindak sebagai tuan rumah, sehingga total negara yang sudah memastikan diri di putaran final adalah 8 negara.
Baca Juga
-
Selaku Bapak-Bapak yang Kerap PP Rembang-Tuban, Saya Menaruh Kejengkelan terhadap Hal-Hal Ini!
-
Cerita Bapak-Bapak PP Rembang-Tuban: Mengapa Saya Selalu Mengelus Dada Setiap Melintas di Jalur Ini?
-
Saya Memihak Menteri PPPA: Menempatkan Lelaki di Depan Bukan Diskriminasi, Tapi Logika Perlindungan
-
Jadi Guru Pembimbing Sekaligus Juri adalah Dilema, Ibarat Sudah Kalah Duluan Sebelum Mulai Lomba
-
Emansipasi atau Eksploitasi? Menggugat Seremonial Tahunan untuk Kartini di Bulan April
Artikel Terkait
News
-
Secangkir Kopi: Antara Jeda, Ambisi Anak Muda, dan Dompet yang Kritis
-
Bukan Sekadar Objek Politik: Saatnya Anak Muda Jadi Mitra Strategis Kawal Isu Daerah
-
IHR: Perebutan Piala Raja Mangkunegaran dan Laga Krusial Triple Crown di Tegalwaton
-
Berburu Hidden Gem Modest Fashion di Tengah Kota: Last Stock Sale 2026 Resmi Dibuka!
-
Main Karet di GBK Bareng Komunitas Bermain: Nostalgia Seru yang Kadang Terbentur Ribetnya Izin
Terkini
-
Review Film Home Sweet Home: Menonton Kenyataan Pahit Profesi Caregiver di Denmark
-
Antara Idealisme dan Realita: Susahnya Hidup Less Waste di Era Serba Cepat
-
Toko Kenangan yang Tertukar
-
Mengapa Menonton Film 'Pesta Babi' dan Membagikannya di Medsos Tidak Akan Mengubah Apa pun
-
Banjir Air Mata, Nonton Duluan Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan, Sukses Mengharu Biru