Pertarungan timnas Indonesia melawan Taiwan pada laga pertama babak play off kualifikasi Piala Asia 2023 berkesudahan dengan kemenangan pada skuat Garuda.
Pada laga yang digelar di Chang Arena, Buriram, Thailand tersebut, anak asuh Shin Tae-Yong berhasil mengamankan leg pertama dengan skor 2-1 melalui gol yang disumbangkan oleh Ramai Melvin Rumakiek pada menit ke-19 dan lesakan Evan Dimas di menit ke-51.
Sementara itu, gol balasan Taiwan dicetak oleh Hsu Heng Pin ketika pertandingan memasuki masa injury time babak kedua.
Tak sekadar gol yang memenangkan Indonesia, lesakan dua gol tersebut tentu memiliki makna tersendiri bagi para pencetak dan juga arsiteknya. Kira-kira makna apa yang berada di balik 2 gol timnas Indonesia tersebut?
1. Gol pertama
Gol pertama timnas Indonesia yang terjadi pada menit ke-19, berarti sangat penting bagi dua pemain yang terlibat, yakni Ramai Melvin Rumakiek dan juga Miftah Anwar Sani.
Seperti diketahui, di awal laga banyak para pecinta timnas Indonesia yang terkejut dengan dipasangnya dua pemain tersebut sebagai line-up. Dan melalui gol yang tercipta pada menit ke-19 itu, setidaknya dua pemain berstatus debutan tersebut memberikan bukti kepada khalayak bahwa mereka memang pantas mendapatkan kepercayaan coach Shin Tae-Yong sebagai sebelas pertama di pertandingan penting tersebut.
Tak hanya itu, gol pertama Indonesia juga menerbangkan impresi negatif dari para pecinta bola nasional yang pada awalnya masih meragukan kualitas dua pemain tersebut.
2. Gol Kedua
Gol kedua Timnas Indonesia dilesakkan oleh Evan Dimas ketika pertandingan berusia 51 menit. Memanfaatkan umpan cut-back Kushedya Hari Yudo, kapten timnas Indonesia tersebut melontarkan sepakan keras yang tak mampu diantisipasi oleh kiper dan para pemain bertahan Taiwan.
Melalui gol ini, setidaknya ada dua makna yang bisa kita ambil. Yang pertama tentu saja adalah mengenai kualitas Evan Dimas yang kembali menemukan kegarangannya di bawah asuhan coach Shin Tae-yong. Sebelumnya, Evan Dimas juga mampu menciptakan gol ketika bermain imbang 2-2 di laga kualifikasi Piala Dunia 2022 melawan Thailand.
Makna kedua tentu berkenaan dengan seorang Kushedya Hari Yudo sendiri. Sebagai striker utama, Hari Yudo memang belum mampu mencetak gol perdananya hingga pertandingan kelimanya bersama Timnas Indonesia. Namun, dengan satu assist tersebut, setidaknya Hari Yudo mampu memberikan kesan, dirinya bisa menjadi pelayan bagi rekan setimnya untuk mencetak gol.
Nah, semoga saja di pertandingan kedua nanti Indonesia berhasil mencetak gol lagi. Agar kepercayaan diri semakin meningkat, dan tentu saja melangkah ke babak utama kualifikasi Piala Asia 2023.
Tag
Baca Juga
-
Piala Dunia 2026 dan Keberadaan Spanyol yang Kembali Menjadi Cryptonite bagi Superpowernya Prancis
-
Semifinal Piala Dunia 2026: Tak Ada Tempat bagi Juara Baru di Ujung Gelaran
-
Piala Dunia 2026: Ada 2 Alasan Mengapa Saya Tak Heran Argentina Bisa Lolos ke Babak Semifinal
-
Piala Dunia 2026: Kemenangan Argentina dan Perjuangan Swiss yang Dikhianati Pemainnya Sendiri
-
Piala Dunia 2026: Hadapi Inggris, Norwegia Diliputi Pola Bertuah Tim Samurai Biru
Artikel Terkait
News
-
Pemuda Trash Ranger Indonesia sebagai Delegasi Puncak IGYLS 2026
-
Ritel Adalah Cermin Sosial: Membaca Karakter Pelanggan dari Gaya Belanja Mereka
-
Urban Eco Journey: Cara Seru Trash Ranger Rayakan Ulang Tahun Sambil Menyelamatkan Bumi
-
FH UNY Berdayakan UMKM Desa Galuhtimur Lewat Legalitas Hukum & Inovasi Produk
-
Tim FIP UNY Bekali Guru PCM Tonjong Modul Ajar Berbasis Deep Learning
Terkini
-
Spotify Luncurkan Fitur Baru AI Chat, Bisa Diajak Ngobrol hingga Atur Lagu
-
Look Back: Sebuah Cerita Tentang Persahabatan, Impian, dan Perpisahan
-
Ikut Demo? Jangan Lakukan 5 Kesalahan Fatal Ini saat Terpapar Gas Air Mata
-
Lindungi Kulitmu, Ini 5 Skincare Penyelamat saat Cuaca Panas Ekstrem
-
Pedro Pascal Terjun ke Dunia Musik di Film "Behemoth!", Intip Teasernya