Indonesia mampu meraih hasil positif pada laga pertama babak play off kualifikasi Piala Asia 2023 melawan China Taipei. Bermain melawan tim dari Asia Timur, anak asuh pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae-Yong tersebut berhasil menundukkan sang lawan dengan skor ketat 2-1.
Gol kemenangan skuat Garuda disumbangkan oleh pemain muda asal Persipura Jayapura, Ramai Melvin Rumakiek pada menit ke-19, dan sumbangan sang kapten tim, Evan Dimas pada menit ke-51.
Gol kedua Indonesia yang dicetak oleh Evan Dimas, diciptakannya setelah mendapatkan umpan cut back dari pemain Arema, Kushedya Hari Yudo. Berawal dari permainan cepat dari bek kiri Pratama Arhan yang melakukan penetrasi di sisi kanan pertahanan Taiwan, Pratama Arhan menyodorkan bola ke Kushedya dan membawanya menembus jantung pertahanan Taiwan.
Dalam posisi yang kurang menguntungkan untuk mencetak gol, bomber utama Timnas Indonesia tersebut mengirimkan cut back ke tengah kotak penalti, dan dikonversi dengan baik oleh Evan Dimas menjadi gol kedua Indonesia.
Gol yang diciptakan oleh gelandang yang kini memperkuat Bhayangkara FC tersebut tampaknya menjadi sebuah gol yang spesial. Selain mengantarkan Indonesia meraih kemenangan di laga pertama ini, gol dari bintang Timnas U-19 yang memenangi AFF U-19 pada 2013 lalu itu juga semakin menahbiskan dirinya sebagai pencetak gol terbanyak dalam skuat.
Menyadur dari laman transfermarkt, gol ke gawang Taiwan pada pertandingan play off ini merupakan gol ketujuh Evan Dimas bersama dengan skuat Merah Putih. Jumlah yang dicetak oleh pemain yang berposisi sebagai gelandang tengah tersebut menjadi yang terbanyak di antara 29 pemain yang dibawa oleh Shin Tae Yong ke Thailand, mengalahkan para pemain yang berposisi sebagai penyerang seperti Irfan Jaya ataupun Kushedya Hari Yudo.
Dari sumber yang sama, Irfan Jaya saat ini baru mengemas 2 gol dari 6 penampilannya bersama dengan timnas Indonesia. Sementara Kushedya Hari Yudo, hingga pertandingan kelimanya malam hari ini, belum menyumbangkan sebiji gol pun untuk timnas Garuda.
Tag
Baca Juga
-
Bagi Sebagian Warga Rembang Asli, Gaji UMR adalah Sebuah Impian dan Pencapaian Prestasi
-
Realita Pahit Lulusan SMK: Niatnya Bantu Keluarga, Malah Terjebak Gaji Kecil di Luar Kota
-
Penerapan UU Transfer Daerah dan Nasib Remang Masa Depan PPPK: Efisiensi Berujung Eliminasi?
-
April Mop: Selain Bukan Budaya, Juga Tak Cocok dengan Rakyat Indonesia yang Nanggung Literasinya
-
Maaf Pendukung Timnas Indonesia! Kali Ini Saya Sepakat dengan Komentar Bung Towel
Artikel Terkait
News
-
Studi: Perluasan Ruang Hijau Kota Hanya Redam Sebagian Kecil Kenaikan Suhu, Bagaimana Solusinya
-
Harga Beras Bikin Jantungan? Di Penggilingan Turun, Eh di Pasar Malah Melambung!
-
Berkah Pion di Warung Kopi: Ketika Perang di Papan Hitam Putih Ternyata Bisa Lawan Pikun
-
Bukan Sekadar Melindungi Rakyat, Ini Alasan Pemerintah Menahan Kenaikan BBM
-
STY Hadir! Intip Keseruan Pacuan Kuda Triple Crown 2026 di Jogja Bareng 12 Ribu Penonton
Terkini
-
Problematika Finansial Generasi Muda dalam Kami Bukan Jongos Berdasi
-
Validasi Terbaik Saat Ingin Nyerah: Review Buku Aku Bukannya Menyerah, Hanya Sedang Lelah
-
Seni Menikmati Segala Kenyataan Hidup; Belajar Ikhlas di Setiap Keadaan
-
Ruang Nyaman Pribadi: Tidak Masalah Kalau Tidak Semua Orang Suka Kamu
-
3 Face Wash Zinc PCA Terbaik untuk Pria, Lawan Minyak Tanpa Bikin Ketarik