Laga perdana babak play off kualifikasi Piala Asia 2023 melawan Taiwan membawa korban di tubuh skuat Garuda, Timnas Indonesia. Permainan keras yang diperagakan oleh pemain Taiwan, membuat para pemain Indonesia bertumbangan dan tak mampu melanjutkan pertandingan hingga laga selesai.
Setidaknya, dalam laga tersebut terdapat empat pemain yang mendapatkan cedera. Pemain pertama yang dipapah keluar lapangan adalah wonderkid dan pencetak gol pertama, Ramai Melvin Rumakiek (menit ke-26). Kemudian Miftah Anwar Sani (digantikan di awal babak kedua), dan Ricky Kambuaya (ditarik pada menit ke-71).
Selain itu, ada pula Asnawi Mangkualam Bahar yang mampu menyelesaikan pertandingan, tetapi harus mendapatkan perban di kepalanya.
Dari keempat pemain tersebut, Miftah Anwar Sani menjadi pemain yang tidak terlalu mengkhawatirkan kondisinya. Pasalnya, sang pelatih Shin Tae-Yong mengganti Anwar Sani ketika tanda-tanda cedera mulai terlihat, sehingga sang pemain tak perlu mendapatkan bantuan ketika ditarik keluar lapangan.
Berbeda dengan tiga pemain lainnya yang harus dan sempat ditangani medis timnas Indonesia karena mendapatkan cedera di lapangan, setelah dihantam dengan cukup keras oleh pemain lawan.
Kabar baik akhirnya berhembus dari official timnas Indonesia yang mengabarkan tentang kondisi terkini Asnawi Mangkualam Bahar, Ramai Melvin Rumakiek dan Ricky Kambuaya.
Dokter timnas Indonesia, Ahmad Nizar, melalui laman federasi menyatakan, ketiga pemain tersebut kini telah mulai menjalani latihan, dan cedera yang didapatkannya tak begitu parah.
"Alhamdulillah, setelah dilakukan pemeriksaan kepada tiga pemain tersebut, mereka hanya cedera ringan saja. Untuk Asnawi kepalanya sudah kami jahit. Ramai Rumakiek kemarin cedera otot kakinya serta bengkak, dan Ricky mengalami kram," ungkap Ahmad Nizar seperti dikutip dari laman pssi.org
Dengan demikian, setidaknya kabar ini membuat para pendukung dan pecinta timnas Indonesia menjadi lega. Pasalnya, ketiga pemain tersebut mampu memberikan peran yang signifikan dalam permainan Timnas Indonesia.
Bahkan, Ramai Melvin Rumakiek yang berstatus sebagai debutan, mampu mencetak gol pembuka bagi kemenangan timnas Indonesia di menit ke-19 setelah memanfaatkan umpan terukur pemain debutan lainnya, Miftah Anwar Sani, dari sisi kiri penyerangan Indonesia.
Tag
Baca Juga
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
-
Surat Terbuka untuk Ketua DPR: Jangankan Ngopi, ASN Guru Mau Liburan Saja Serba Salah!
Artikel Terkait
News
-
Desa Les Buleleng: Saat Tradisi Garam Kuno Berpadu dengan Inovasi Modern
-
Merawat Syiar Islam Berkemajuan: Peringatan 666 Tahun Islam Masuk Papua di Fakfak
-
Ancaman El Nino 2026: Luas Area Terindikasi Terbakar Capai Tiga Kali Lipat Daratan Jakarta
-
Pariwisata Maju, Lalu Lintas Mundur: Sisi Gelap di Balik Viralnya Situ Kamojing Cikampek
-
Garam Palungan Desa Les: Menjaga Warisan Leluhur di Bawah Matahari Bali Utara
Terkini
-
Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
Review Dream To You: Romansa Hangat Cinta Pertama, Luka dan Impian
-
Gen Z Fasih Bahasa Inggris, tapi Makin Asing dengan Bahasa Ibu, Mengapa?
-
The Last House: Pesan Moral Mendalam tentang Hubungan Manusia dan Alam