Tahukah kamu bahwa kopi merupakan tanaman asal Etiopia lho, yang masuk ke Indonesia sejak tahun 1696 oleh Belanda. Kini di semua sisi Indonesia kita selalu menjumpai minuman kopi bukan?
Ya, ini membuat Indonesia sekarang menjadi negara ke-4 penghasil kopi terbesar dunia. Kopi sudah sangat menjamur di Indonesia. Kopi dapat menjadi favorit semua umur karena memiliki rasa dan aroma yang unik. Meminum kopi sudah menjadi aktivitas yang favorit dari segala usia secara turun-temurun.
Oleh karena begitu banyak konsumsi kopi di Indonesia, maka tahukah kamu apa saja manfaat dari meminum kopi?
Manfaat Konsumsi Kopi
Saat ini masih banyak yang mengira bahwa meminum kopi hanya sebagai pelengkap aktivitas sehari-hari dan hanya untuk menghilangkan kantuk saja bukan? Padahal, di luar 2 keuntungan itu masih terdapat beberapa manfaat lain bagi tubuh yang khalayak umum jarang tahu lo. Nah, yuk kita bahas apa saja ya beberapa manfaat konsumsi kopi yang lain.
- Sebagai Antioksidan
Nah, selama ini kita hanya mengira bahwa kandungan antioksidan hanya terdapat pada buah-buahan saja bukan?. Tapi, siapa sangka bahwa kandungan antioksidan yang sangat bermanfaat bagi tubuh ini juga terdapat pada kopi yang menjadi minuman favorit sebagian besar orang. - Merangsang Kinerja Otak
Konsumsi kopi juga dapat memberikan manfaat berupa merangsang kinerja otak, nah tahukah kamu bagaimana bisa kopi dapat merangsang kinerja otak?. Kafein yang terkandung dalam kopi dapat mempengaruhi otak dan menghasilkan respons yang baik bagi tubuh. Kafein dari kopi akan diserap darah dan akan sampai ke otak, yang akan menyebabkan otak bekerja secara maksimal. - Menstimulasi Sistem Saraf
Selain dua manfaat di atas dan memiliki rasa yang nikmat, konsumsi kopi dengan kandungan kafein yang rendah juga dapat memberikan manfaat berupa stimulasi sistem saraf lo, juga akan memberikan aroma serta cita rasa yang lebih baik.
Nah, banyak bukan? Sekarang tak perlu khawatir dengan manfaat kopi yang hanya itu saja, karena ternyata masih banyak manfaat selain menghilangkan kantuk. Tentunya dengan takaran konsumsi yang cukup, tidak berlebihan ya.Sekian, semoga bermanfaat! :) Referensi :Hastuti DS. Kandungan Kafein Pada Kopi dan Pengaruh Terhadap Tubuh. 2018
Baca Juga
Artikel Terkait
-
1 Oktober Hari Apa? Makna, Sejarah, dan Peringatan Penting di Tanggal Ini
-
Dulu Harus ke Kedai, Kini Secangkir Kopi Bisa Menghampiri Konsumen Lewat Gerobak Listrik
-
Wamendag Soroti Kopi Indonesia yang Lebih Dikenal sebagai Java hingga Sumatra
-
Pagi Hari Nongkrong di Warkop, Mengapa Petani Bojonegoro Sering Dikira Pengangguran?
-
Kopi Dingin vs Panas, Mana yang Lebih Bikin Melek? Ini yang Lebih Tinggi Kafeinnya
News
-
Curah Hujan Tinggi tapi Kekeringan, Ahli UGM Ungkap Masalah Air Jawa Barat
-
Merasa Bersalah Kalau Lagi Istirahat? Saatnya Belajar Seni Memberi Jeda Lewat Tulisan Reflektif
-
Mengenal TRIPTIS: Ruang 'Haha-Hihi' Buat Dewasa Muda yang Mulai Kehilangan Teman Nongkrong
-
Unik! Festival Musik 'Padepopan: Sweet Escape' Siap Guncang Terminal Jatijajar Depok
-
Hidup Jadi Terasa Seperti Konten: Personal Branding atau Personal Pressure?
Terkini
-
Menyikapi Rasa Posesif dengan Kegenitan Elegan ala Syahrini, 'Seperti Itu?'
-
Review Never After Dark: Licik Memainkan Formula Horor yang Sudah Familier
-
Jadi Series Baru Netflix, 5 Fakta Pride and Prejudice, Tayang Desember!
-
4 Serum Witch Hazel Andalan Kulit Berminyak Kontrol Sebum dan Atasi Jerawat
-
Winter aespa Absen Konser di Dallas karena Didiagnosis Shingles