Viral video seorang siswi yang mengadukan teman sekelasnya kepada guru karena asyik bercanda sampai telat mengumpulkan tugas. Belum ada satu hari, video ini diunggah sudah ditonton sebanyak 9, 7 juta kali.
Pernah tidak kalian telat mengumpulkan tugas? Tak sedikit siswa pasti pernah telat mengumpulkan tugas yang diberikan oleh guru. Namun, apa jadinya jika yang telah mengumpulkan tugas adalah siswa sekelas? Pengguna media sosial TikTok us3rbilaa mengadukan teman sekelasnya ke guru karena mereka telat mengumpulkan tugas.
"Tolong diserbu teman sekelas," tulis pengunggah dalam caption videonya seperti dikutip oleh Yoursay.id, Kamis (24/03/2022).
Siswi ini mengadukan langsung ke guru di hadapan teman sekelasnya yang belum selesai mengerjakan tugas. Dia mengadukan bahwa teman sekelasnya yang belum selesai mengerjakan tugas sebab mereka keasyikan bercanda.
"Seharusnya mereka ini sudah selesai namun dia sangat lama. Karena mereka malah bercanda bapak," ucap siswi itu kepada guru.
Mendengarkan aduan dari siswi tersebut, teman sekelasnya langsung mengomeli dia. Mereka tidak setuju dengan apa yang diadukan oleh siswi ini kepada sang guru.
Suara mereka pun bersahutan merespons ucapan siswi yang mengadu kepada guru karena telat mengumpulkan tugas. Satu orang siswi yang memakai jilbab putih tepat di belakangnya tidak ketinggalan untuk memberikan tanggapan.
Ia memberi tanggapan cukup pedas terhadap aduan yang diucapkan siswa itu kepada guru yang mengajar di kelas.
"Banyak omong ai sia," kata siswi berjilbab putih dengan ekspresi tidak suka.
Meskipun teman sekelas yang dia adukan mengomelinya, tetapi siswi ini tidak berhenti mengutarakan pendapatnya. Dia justru menambah aduan kepada sang guru sebab dirinya diserang oleh teman sekelas.
"Itu pak, dia sangat kasar kepadaku pak. Tolonglah aku," ujarnya.
Siswi itu juga menyampaikan pesan dari gurunya agar teman sekelas mengerjakan tugas sampai selesai. Apabila belum selesai mereka tidak boleh pulang.
"Kata guru PKN kalau kalian yang belum selesai tidak diperbolehkan untuk pulang, kerjakan sekarang juga," ungkapnya.
Teman sekelasnya langsung refleks memprotes apa yang disampaikan oleh siswi tersebut kepada sang guru.
Warganet yang menonton video ini dibuat salah fokus dengan ucapan dari siswi berjilba putih.
"Itu yang di belakang sudah greget banget," tulis seorang warganet.
"Banyak omong ai sia, plis ngakak banget hahaha," sahut yang lain.
"Cewek yang di belakang plis ngakak," imbuh lainnya.
"Yang pakai kerudung putih (emot menangis)" timpal warganet lain.
Baca Juga
-
Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
Review Dream To You: Romansa Hangat Cinta Pertama, Luka dan Impian
-
Gen Z Fasih Bahasa Inggris, tapi Makin Asing dengan Bahasa Ibu, Mengapa?
-
The Last House: Pesan Moral Mendalam tentang Hubungan Manusia dan Alam
Artikel Terkait
News
-
Desa Les Buleleng: Saat Tradisi Garam Kuno Berpadu dengan Inovasi Modern
-
Merawat Syiar Islam Berkemajuan: Peringatan 666 Tahun Islam Masuk Papua di Fakfak
-
Ancaman El Nino 2026: Luas Area Terindikasi Terbakar Capai Tiga Kali Lipat Daratan Jakarta
-
Pariwisata Maju, Lalu Lintas Mundur: Sisi Gelap di Balik Viralnya Situ Kamojing Cikampek
-
Garam Palungan Desa Les: Menjaga Warisan Leluhur di Bawah Matahari Bali Utara
Terkini
-
Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
Review Dream To You: Romansa Hangat Cinta Pertama, Luka dan Impian
-
Gen Z Fasih Bahasa Inggris, tapi Makin Asing dengan Bahasa Ibu, Mengapa?
-
The Last House: Pesan Moral Mendalam tentang Hubungan Manusia dan Alam